Angsa Tak Bertuan

Angsa Tak Bertuan
BAB 26


__ADS_3

Setelah hari kelulusan tiba aku beserta kawan-kawan yang lainnya telah mendapatkan gelar dan aku dinyatakan lulus dengan predikat comlaude,predikat yang selama ini tidak pernah aku bayangkan akan aku raih namun itu semua membuat ku,sahabat dan orangtua ku bangga.


Setelah kami semua lulus dengan titel masing-masing kemudian kami Aku,dan Echa mendapatkan pekerjaan dan sibuk dengan menggeluti pekerjaan kami. Namun tidak dengan sahabatku Adiba dia memilih untuk tidak bekerja karena tak lama lagi dia akan menikah dengan seorang yang kaya raya memiliki perusahaan dan perkebunan kelapa sawit,betapa terkejutnya aku ketika melihat Adiba bersanding dengan seorang pria yang yang asing lagi.


"cie yang sebentar lagi sah jadi nyonya sultan,mudah-mudahan semuanya berjalan lancar ya Diba" do'a ku pada Adiba.


"amiinn makasih Dila,tetap temani aku ya"pintanya


"ya iyalah,kami kan sahabat kamu jadi kami akan menemanimu sampai acara ini selesai."jawab Echa.


Aku kagum melihat kecantikan Adiba seperti seorang putri,dengan memakai kebaya berwarna putih beserta pasangannya,rambut disanggul dan dihiasi dengan melati membuat Adiba yang semula tomboy menjadi nampak sangat anggun terlebih lagi ini baju pengantin yang dirancang sendiri oleh Echa selaku desainer ternama.

__ADS_1


"ngomong-ngomong kamu nikah sama siapa sih Diba?"tanyaku penasaran karena sudah lama tiada terhembus kabar bahwa dia memiliki seorang kekasih,namun dengan tiba-tiba kami dibuat terkejut karena mendengar kabar bahwa dia telah dipinang oleh seorang pemuda kaya.


"Ada deh,entar kalian juga lihat sendiri siapa dia" jawabnya yang tidak jujur,membuat kami semakin dilanda rasa penasaran


"Iya ni bukannya ngaku aja" sambung Echa.


"Surprise dong" tetap saja dihari bahagianya Adiba masih saja tidak berubah.


"Subhanallah beneran ini suami kamu Diba?" tanyaku heran ingin memastikan bahwa apa yang ku lihat itu nyata.


"Yaa beneran Diba ini ka' Rian" jawab Adiba dengan tersenyum bahagia.

__ADS_1


"Ko' bisa sih,bukannya kalian udah lost contact ya" tanya Echa dengan penuh rasa penasaran. aku juga tidak menyangka dengan apa yang terjadi namun inilah takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah.


(jika ka' Rian yang menikah saat ini disini berarti ka' Azzam juga disini) gumam ku dalam hati,sepertinya Echa bisa mendengar kata hatiku dan seperti dia mengulanginya


"Kalau ka' Rian yang menikah bearti ka' Azzam juga disini dong" ucap Echa.


"Gak Cha,dia gak bisa datang karena ada pekerjaan keluar negeri" jawab Rian.


Mendengar nama Azzam aku tak tau gambaran suasana hatiku saat ini ingin rasanya senang karena ada harapan untuk melihat seseorang yang masih saja aku harapkan dan ada juga sedih karena mengingat bahwa dia dan Echa saling mencintai.


"Kita gak tau deh gimana ceritanya kalian bisa bersama lagi bahkan sekarang statusnya sudah sah jadi suami istri,selamat ya" uxapku kepada kedua pengantin baru ini.

__ADS_1


"Makasih ya Dila,semoga kalian juga cepat menyusul" jawab Rian dengan usil. Mendengar pertanyaan itu aku hanya tersenyum dan mengaminin do'a dari sahabat baru ku ini.


__ADS_2