Angsa Tak Bertuan

Angsa Tak Bertuan
BAB 20


__ADS_3

Di suatu pagi di sekolah Echa sedang jalan menuju ke ruangan tapi secara tidak sengaja dia tersenggol dengan Dimas,seorang siswa yang merupakan ketua Osis. dan Dimas menangkap serta memegang Echa dengan sigap agar echa tidak jatuh


"Ma'af ya Cha,kakak gak sengaja" ucap Dimas


"iya ka' gak papa"


"kamu beneran gak papa? atau ada yang terluka"


"gak kok ka',semua baik-baik aja"


"ya sudah kalau begitu". Kemudian Dimas pergi ke perpustakaan untuk memilih dan mengambil beberapa buku yang akan disumbangkan ke panti asuhan. Setelah bel berbunyi dan waktu istirahat tiba,aku dipanggil bu Siska ke kantor untuk membantunya mengurus berkas- berkas yang akan dikirimkan ke kantor Dinas untuk keperluan olimpiade. Dan pada saat itu hanya Echa saja yang pergi menuju ke perpustakaan sementara Adiba pergi sebentar ke toilet.


"hei Echa" sapa Dimas


"oh hay ka',lagi ngapain ni,lagi sibuk ya?"tanya Echa


"ya lumayan sih,lagi ngurusin buku-buku yang sudah tidak dipakai untuk disumbangin ke panti"


"oo sini biar Echa bantuin"


"gak ngerepotin ni?"


"gak kok kak"


"ya sudah kalau begitu"


kemudian Echa dan Dimas mengurus buku-buku yang akan disumbangkan dan setelah terpilih mereka mengantarkan nya kedalam mobil


"makasih ya Cha udah bantuin"ucap Dimas


"it's ok ka',"


"kamu gak mau ikut sekalian?"


"gak usah ka',biar aku disini saja"


"ya sudah,kalau gitu kami berangkat ya"


"ya ka' hati-hati". lalu mobil itu melaju pergi menuju panti.


tak lama kemudian datang Adiba dan aku menyusul Echa.


"Cha ngapain disini?" tanya ku


"ini,tadi habis bantuin ka' Dimas,angkatin buku-buku yang sudah tidak terpakai katanya mau dibagi ke panti-panti yang membutuhkan buku"jelas Echa


"oo kirain ngapain"


kemudian kami masuk berjalan menuju keruangan namun tiba-tiba ponsel Echa berbunyi,terlihat nama ka' Azzam disana yang memanggil

__ADS_1


"Assalamualaikum kak" kata Echa


"oo boleh ka',dimana?"


"baik,nanti aku kesana"


lalu Echa menutup telpon tersebut.


"ada apa Cha?" tanya ku penasaran


"ka' Azzam ngajak ketemu,tapi dia pengen berdua saja"


"ya sudah,pergi saja mungkin dia rindu pengen ketemu" ucap Diba yang tak sengaja lalu tiba-tiba dia terdiam dan melihat kearah ku dengan rasa bersalah.


Setelah pulang sekolah Echa pergi menemui Azzam ketempat yang telah mereka sepakati


"ada apa kak?,tumben pengen ketemu berdua saja."ucap Echa


"apa kamu ada orang lain selain aku?"tanya Azzam dengan pandangan lurus tapi dia tidak melihat kearah Echa yang datang dan berdiri disampingnya.


"makdsudnya"


"kamu selingkuh dari aku?"tanya Azzam dengan nada yang mulai sedikit naik


"gak ka',aku gak selingkuh"


"terus ini apa?", Azzam menunjukan sebuah foto yang ketika Echa dipegang oleh Dimas sewaku mereka bertabrakan dan foto yang lain juga ketika mereka berduaan di perpustakaan.


"kamu gak perlu tau darimana,siapa dia?"tanya Azzam yang mulai tersulut emosi


"tenang dulu ka' aku bisa jelasin,ini gak seperti yang kakak liat" jelas Echa


"dia siapa?"


"dia Dimas,ketua osis"


"jadi bener kamu selingkuh,kamu tega ya Cha ngelakuin ni semua. salah aku apa?"


"aku gak selingkuh ka',jangan salah paham dulu. biarkan aku jelasin semuanya"


"sudahlah,jujur aku kecewa sama kamu. lebih baik kita putus". Lalu Azzam pergi meninggalkan Echa dengan sangat marah dan rasa kecewa.


Ke esokan harinya disekolah tiba-tiba Echa datang dan memeluk ku sambil menangis.


"Echa kamu kenapa?" tanya ku tapi dia hanya terdiam tidak menjawab apapun namun tetap dalam tangis yang begitu terasa mendalam


"apa ada yang menyakitimu?,siapa dia?" tanya Adiba dengan amarah


"ka' Azzam" jawabnya

__ADS_1


"haah ka' Azzam?,kenapa dengan ka' Azzam?" tanyaku lebih dalam


"dia mutusin aku Dila"


"kenapa?"


"dia liat foto ketika aku sedang dipegang sama ka' Dimas sewaktu kami tertabrak dan aku hampir terjatuh,kemudian foto satu nya lagi ketika kami di perpustakaan sedang mengurus buku-buku yang mau dikirim ke panti" jelas Echa


"terus apa kamu gak jelasin itu semua?" tanyaku


"ka' Azzam gak mau dengar penjelasan ku,dan dia mengambil keputusan untuk putus denganku" dengan menangis tersedu Echa mengeluarkan segala isi hatinya


"tunggu tadi kamu bilang foto? berarti ada yang motoin? jika ada yang motoin berarti ini kejadian yang sudah direncanakan" papar Adiba


"tapi siapa yang lakuin ini semua?" tanya ku,setelah Adiba diam sambil menaruh jari-jarinya di kening dan berjalan kesana kemari seperti setrikaan tiba-tiba.


"pasti si kriting itu" ungkapnya


"Diba kita gak boleh suuzon,kan kita gak da bukti bisa-bisa nanti jatuhnya fitnah tau" jelasku


"ya sudah,jangan nangis lagi entar kita jelasin sama ka' Azzam ni semua,sekarang primadona ku ini senyum dong,jelek tau kalau nangis terus" bujuk ku sambil mengusap airmatanya,lalu dia mulai tersenyum.dan kemudian kami pergi ke toilet,namun ditengah perjalanan tiba-tiba kami terhenti mendengar suara yang berada dari suatu ruangan kelas,suara itu seperti tak asing lagi yaaaa itu suara Rena dengan teman-temannya.


"ternyata usaha ku untuk membuat Azzam dan Echa berhasil,mereka sudah putus" ucap Rena dengan tertawa lepas karena kegirangan bahwa usahanya berhasil


"maksudnya Ren,kenapa bisa putus?"tanya seorang teman nya.


"yaa karena foto yang aku kirim itu,foto itu ku ambil pas dengan moment nya dan aku kirim deh ketempat Azzam dan kalian tau kan apa yang terjadi?" ucap Rena senang


"mereka beneran putus Ren?"


"ya iyalah Rena gitu loh",lalu mereka tertaw dengan gembira.


"oo bagus ya,jadi ini rencana lo" tanya Adiba dengan tiba-tiba,lalu mereka terkejut dan merasa gugup


"Adiba kamu sejak kapan disitu?"tanya Rena


"sejak pertama kalian memulai pembicaraan dan aku mendengar semuanya,lo jahat banget ya kriting lo carik masalah sama gue?" ucap Adiba dengan lantang.


"apaan sih Diba,kenapa sih?" tanya ku pada Adiba


"ini gara-gara ni kriting yang buat Azzam dan Echa putus,lo ya.." tiba-tiba tangan Adiba ingin mengenai wajah Rena,namun dengan sigap langsung ku tahan


"Diba astagfirullahal adzim,sabar,jaga emosi kamu. jangan main kekerasan" ucapku


"habisnya ini anak kalau tidak diberi pelajaran dia makin ngelunjak" ucap Diba.


"mau lo apa sih Ren,gue gak pernah nyakitin lo,ngusik lo tapi kenapa lo ganggu hubungan gue" ucap Echa dengan kesal.


"karena gue suka sama Azzam dan gue gak suka siapapun dekat sama dia termasuk lo" jawab Rena

__ADS_1


"sekarang lo tanya sama ka' Azzam dia suka gak sama lo,dia mau gak jadi pacar lo",lalu Rena terdiam mendengar pertanyaan dari Echa. "lo harus jelasin ni semua sama ka' Azzam lo harus ikut gue sekarang juga" lalu tangan Rena ditarik Echa dan membawanya ke taman yang tidak jauh dari sekolah dan tidak lama dari situ Azzam dan Rian muncul menghampiri kami.


__ADS_2