Antara Cinta Dan Dusta 2

Antara Cinta Dan Dusta 2
ACDD 2-10


__ADS_3

Kini keluarga Jovan sedang makan siang bersama.


"Oh ya, Mi setelah makan siang ini aku mau jengukin client aku dirumah sakit" Kata Jovan


"Client kamu yang mana?"kata Resti


" Client baru aku, nanti aku akan kenalkan sama Mami"kata Jovan


"Oke" Katati


"Pah, Aya boleh ikut ya ke rumah sakit jengukin teman Papah soalnya Aya bosan disini" Kata Cahaya


"Boleh, sayang" Kata Jovan


"Hore, makasih Papah" Kata Cahaya


"Kalau selesai makan, Cahaya siap-siap ya" Kata Jovan


"Oke, Pah" Kata Cahaya


Setelah menyelesaikan makan siangnya, Cahaya segera menuju kamarnya untuk ganti baju. Setelah 5 menit, Cahaya turun kembali menghampiri Papahnya.


"Ayo, Pah kita berangkat sekarang" Kata Cahaya


"Ayo" Kata Jovan


Jovan dan Cahaya segera menuju keluar rumah. Mereka masuk ke dalam mobil. Jovan pun melajukan mobilnya meninggalkan pekarangan rumahnya.


→Rumah Sakit.


Anika telah sampai di kamar rawat. Dia datang bersama Keysha dan Niken.


"Papah" Kata Keysha


"Keysha" Kata Bayu


Keysha segera menghampiri Papahnya.


"Papah, aku kangen banget sama Papah" Kata Keysha


"Papah juga kangen banget sama kamu, sayang" Kata Bayu


"Papah cepat sembuh ya biar nanti kita bisa bobo bareng lagi bertiga" Kata Keysha


"Iya, sayang" Kata Bayu


Tiba-tiba handphone Anika berbunyi. Ketika melihat hanphonenya, dia sangat terkejut ketika melihat nama Jovan yang tertera di layar handphonenya.


"Pria itu? Ngapain dia telpon aku? Aku angkat saja siapa tau penting" Kata Anika dalam hatinya


Anika segera keluar dari kamar rawat Bayu untuk mengangkat telpon dari Jovan.


"Hello" Kata Anika


"Hello, selamat siang Bu Anika" Kata Jovan


"Selamat siang, ada perlu apa Anda menelpon saya?" Kata Anika


"Saya hanya ingin tau ruang rawat suami anda soalnya saya ingin menjenguk suami anda" Kata Jovan


"Kapan?" Kata Anika


"Ini Saya sedang dalam perjalanan ke rumah sakit" Kata Jovan


"Kamar Anggrek Nomor 15" Kata Anika


"Baik, Terima kasih Bu Anika" Kata Jovan


" Sama-sama" Kata Anika.


Anika memutuskan telponnya dengan Jovan. Dan dia segera kembali masuk ke kamar rawat Bayu.


"Siapa yang telpon?" Kata Keysha


"Itu, Pak Jovan client baru kamu katanya dia mau datang kesini jenguk kamu" Kata Anika


"Oh ya, kapan?" Kata Bayu


"Katanya sih dia sedang dalam perjalanan menuju kesini" Kata Anika" Oh ya, Keysha mana?" Lanjutnya


"Keysha sedang jalan-jalan bersama Niken" Kata Bayu


Sementara itu, Jovan telah sampai dirumah sakit dan dia segera menuju kamar rawat Bayu. Sesampainya di kamar rawat Bayu, Jovan pun masuk ke dalam.


"Permisi" Kata Jovan

__ADS_1


"Pak Jovan, mari silahkan masuk" Kata Bayu


Jovan pun menghampiri kasur Bayu.


"Maaf ya kalau saya baru hari ini menjenguk Anda" Kata Jovan


"Tidak papa, Pak" Kata Bayu" Pak, Terima kasih karena Anda menyetujui kerja sama kita" Lanjutnya


"Sama-sama" Kata Jovan" Oh perkenalkan ini anak saya, Cahaya. Aya ayo salim sama Om dan Tante" Lanjutnya


Cahaya pun bersalaman kepada Bayu dan Anika.


"Kalian cuma berdua saja? Istri anda tidak ikut kesini?" Kata Bayu


"Tidak, istri saya sudah tiada 3 tahun yang lalu" Kata Jovan


"Maaf saya tidak tau soal itu" Kata Bayu


"Tidak papa" Kata Jovan.


"Tante, Keysha mana? Koq dia gak ada disini?" Kata Cahaya


Jovan sangat terkejut mengetahui kalau Cahaya ternyata sudah mengenal Anika. Dan begitu juga dengan Bayu.


"Kalian saling kenal?" Kata Bayu


"Mas, Cahaya ini adalah sahabat Keysha disekolah" Kata Anika


"Oh, begitu" Kata Bayu


"Benar itu, sayang? "Kata Jovan


" Iya, Pah"kata Cahaya


"Keysha sedang jalan-jalan sebentar lagi dia akan kesini juga" Kata Anika


Tak lama kemudian Keysha pun datang. Dan dia terkejut melihat Cahaya ada dikamar rawat Papahnya.


"Aya kamu ada disini?" Kata Keysha


"Iya, aku jengukin Papah kamu" Kata Cahaya


"Ini, Keysha dia anak kami" Kata Bayu" Sayang ayo, saliman sama Om" Lanjutnya


"Keysha, ayo kita main" Kata Kesyha


"Pah, Aya mau main dulu ya sama Keysha" Kata Cahaya


"Iya, tapi jangan lama-lama" Kata Jovan


"Oke, Pah" Kata Cahaya


Mereka berdua pun bermain bersama. Sementara Jovan dan Bayu membicarakan sedikit soal bisnis mereka. Setelah cukup puas, Jovan dan Cahaya berpamitan untuk pulang.


"Kami pamit pulang dulu" Kata Jovan" Ayo, sayang saliman dulu sama Om dan Tante" Lanjutnya


Cahaya pun bersalaman dengan Bayu dan Anika. Setelah itu, mereka berdua keluar dari ruang rawat Bayu.


"Ternyata dia orang yang sangat baik dan ramah, aku tidak menyesal untuk bekerja sama dengan dia, iya kan?" Kata Bayu


"Iya, sekarang Mas istirahat ya" Kata Anika" Dan Niken tolong ya kamu bawa Keysha pulang, seperti dia sudah lelah" Lanjutnya


"Baik, Bu


Bayu pun merebahkan dirinya untuk tidur. Sementara Niken membawa Keysha untuk pulang bersamanya.


...(Malam Harinya) ...


Jovan sedang makan malam bersama keluarganya.


"Benar kan, Kalau Mamahnya Keysha itu cantik banget" Kata Cahaya


"Iya, sayang" Kata Jovan


"Siapa Keysha?" Kata Resti


"Keysha itu sahabatnya Cahaya disekolah dan ternyata dia juga anak dari client yang aku jenguk tadi" Kata Jovan


"Oh, begitu" Kata Resti


"Aya yakin pasti Mamahnya Cahaya cantik seperti Mamahnya Keysha, iya kan, Pah?" Kata Cahaya


Uhukkk!!!


Jovan tersedak karena mendengar perkataan Cahaya.

__ADS_1


"Papah, papah kenapa?" Kata Cahaya


"Papah gak papa" Kata Jovan" Kalau Aya sudah selesai makan, Aya langsung Bobo ya di kamar" Lanjutnya


"Iya, Pah" Kata Cahaya


Setelah menyelesaikan makan malam, mereka segera pergi ke kamar mereka masing-masing untuk tidur.


Di dalam kamar, Jovan sedang duduk di atas kasur sambil melamun. Tiba-tiba dia teringat dengan Anika.


"Ya ampun, kenapa aku membayangkan wajah dia terus? Sadar Jovan, dia istri dari client kamu. Entah kenapa kalau aku dekat sama dia, aku merasakan sesuatu. Tapi aku harus berhenti memikirkan dia" Kata Jovan dalam hatinya.


...(Keesokan Harinya) ...


Setelah mengantar Cahaya ke sekolah, Jovan segera melajukan mobilnya menuju kantornya.


Setelah menempuh perjalanan cukup lama, akhirnya dia sampai di kantornya dan dia segera pergi ke ruang meeting. Selama 1 jam akhirnya meeting telah selesai, semua orang pun keluar dari ruang meeting.


Saat Anika ingin keluar dari kantor. Tiba-tiba Jovan menghentikannya dan memanggil dirinya.


"Tunggu sebentar" Kata Jovan


"Ada apa?" Kata Anika


"Semoga kita dapat bekerja sama dengan baik" Kata Jovan sambil mengulurkan tangannya.


Anika pun membalas uluran tangan dari Jovan.


"Ingat, besok lusa Anda jangan telat, karena kita akan memulai proyek baru ini" Kata Jovan


"Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu" Kata Anika


"Iya, silahkan" Kata Jovan


Anika pun melanjutkan langkahnya untuk keluar kantor. Di luar kantor, Anika masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobil menuju rumah sakit.


→Di Sekolah


Cahaya dan Keysha sedang bermain sambil bercanda satu sama lain.


"Oh ya, besok kan weekend gimana kalau kita jalan-jalan?" Kata Keysha


"Jalan-jalan? Kemana, Key" Kata Cahaya


"Jalan-jalan kemana saja" Kata Keysha


"Tapi apa hanya kita berdua saja?" Kata Cahaya


"Tidak, kita pergi dengan keluarga kita aku dengan Mamah aku dan kamu dengan Papah kamu" Kata Keysha


"Tapi, kan Papah kamu sedang sakit, pasti Mamah kamu gak mau karena Mamah kamu akan menjaga Papah kamu" Kata Cahaya


"Tenang saja, pasti Mamah aku mau nanti biar aku yang minta izin sama papah aku, bagaimana?" Kata Keysha


"Ya sudah, aku mau koq" Kata Cahaya


"Asyik, aku tidak sabar untuk jalan-jalan sama kamu" Kata Keysha


"Aku juga" Kata Cahaya.


Setelah itu bel pun berbunyi, jam pelajaran dikelas mereka dimulai.


→Di Rumah Bayu&Anika.


Mereka telah sampai dirumah. Anika membantu Bayu untuk turun dan menuntunnya ke dalam rumah.


Sampai di dalam rumah, mereka disambut oleh Niken.


"Sini, mbak biar saya bantu bawa tas Bapak" Kata Niken


"Makasih ya, Niken" Kata Anika


Anika segera membawa Bayu ke kamar mereka. Sampai dikamar, Anika membantu Bayu untuk berbaring.


"Sekarang, Mas istirahat ya biar cepat sembuh" Kata Bayu


"Iya" Kata Bayu" Tapi, apa kamu bisa temani aku disini sampai aku tidur?" Lanjutnya


"Tentu saja, Mas" Kata Anika


Anika pun menemani Bayu sampai suaminya itu benar-benar tertidur. Sementara diluar Niken memperhatikan mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.


"Ada apa dengan ku? Kenapa aku cemburu melihat kedekatan mereka? Apa ini artinya aku masih mencintai Mas Bayu?"  Kata Niken dalam hatinya.


...~Bersambung~...

__ADS_1


__ADS_2