
→Di Bandung
Saat Melihat Anika yang sedang tertidur karena kelelahan. Jovan segera menemui orang yang menelponnya tadi.
→Di Lobby
Jovan melihat orang itu sedang menunggunya di lobby. Melihat Jovan datang, orang itu segera berdiri.
"Kita bicaranya di caffe seberang sana saja" Kata Jovan
"Baik, Pak" Kata Orang itu.
Lalu mereka segera pergi ke Caffe seberang Hotel itu. Sampai disana, mereka segera duduk dan memesan minuman.
"Saya pesan 1 cangkir coklat panas" Kata Jovan
"Baik" Kata Waiters
"Kamu pesan apa saja yang kamu inginkan?" Kata Jovan
"Saya samakan saja dengan dia" Kata Orang itu
"Baik, mohon ditunggu pesanannya" Kata Waiters
Selama 15 menit, akhirnya pesanan mereka telah datang dan mereka segera meminum coklat panas mereka.
"Sekarang katakan informasi apa yang kamu dapatkan?" Kata Jovan
"Ini sulit sekali, Pak" Kata Orang itu
"Maksudnya?" Kata Jovan
"Saya sudah mencari identitas asli Nona Anika tapi tidak saya temukan, datanya tidak ada dimanapun" Kata Orang itu
"Terus?" Kata Jovan
"Saya juga mendatangi disemua KUA tapi data pernikahan antara Nona Anika dan suaminya sama sekali tidak ada juga dan saya juga sudah mendatangi rumah sakit, tapi Nama orang tua Keysha bukan Nona Anika tapi Namanya Kirana " Kata Orang itu
"Aneh, ini sangat Aneh, bagaimana bisa mereka menikah tapi datanya tidak ada di KUA dan Bagaimana bisa dia punya anak tapi data kelahiran Keysha itu bukan nama dirinya, ini sangat membingungkan dan mencurigakan?" Kata Jovan
"Menurut saya mereka telah melakukan pernikahan palsu" Kata Orang itu
"Pernikahan Palsu?" Kata Jovan
"Iya, jika pernikahan mereka resmi seharusnya data pernikahan mereka ada di KUA" Kata Orang itu.
"Bisa kah kamu menuntaskan penyelidikan ini saya akan bayar kamu dengan harga tinigi" Kata Jovan
"Baik, Pak saya akan meneruskan penyelidikan ini" Kata Orang itu" Kalau begitu, saya permisi dulu" Lanjutnya
"Baik, silahkan" Kata Jovan
Orang itu pergi meninggalkan Jovan. Sementara Jovan, dia masih berdiam diri sambil meminum coklat panasnya yang masih tersisa.
"Jadi selama ini pernikahan mereka palsu? Dan Keysha itu sebenarnya bukan anaknya tetap anak Bayu bersama wanita lain" Kata Jovan dalam hatinya.
→Di Jakarta
Bayu dan Ibu Vina telah sampai di rumah mereka. Kepulangan mereka disambut oleh Keysha.
"Papah sama Nenek darimana saja? Koq aku gak diajak?" Kata Keysha
"Kami tadi sedang ada urusan, sayang" Kata Ibu Vina
"Oh ya, Pah Tante Niken mana? Koq daritadi aku cariin dia gak ada?" Kata Keysha
"Begini sayang, Tante Niken itu sedang pulang kampung, katanya Anaknya sedang sakit" Kata Bayu
"Yah, itu artinya besok dan seterusnya aku akan sendirian dong, Pah" Kata Anika
"Tidak, sayang mulai besok dan seterusnya Mamah akan dirumah sama kamu" Kata Bayu
"Papah serius?" Kata Keysha
"Iya, Papah serius" Kata Bayu
"Yey, asyik aku bisa bersama lagi sama Mamah" Kata Keysha
"Ya sudah, ayo sekarang kita makan siang, biar Nenek yang masak untuk kalian" Kata Ibu Vina
__ADS_1
"Ayo, Nek" Kata Keysha
Mereka segera pergi menuju ruang makan untuk makan siang.
→Rumah Jovan
Pak Fakhri dan Saira berpamitan untuk pulang.
"Aya sayang Kakek sama Nenek pulang dulu ya" Kata Pak Fakhri
"Kenapa Kakek dan Nenek gak nginap disini aja? Aya kan masih Kangen sama Kakek dan Nenek?" Kata Cahaya
"Sayang, Nenek sama Kakek pasti menginap disana tapi nanti gak sekarang, Oke" Kata Pak Fakhri
"Oke, Kakek" Kata Cahaya
Pak Fakhri dan Saira mencium Cahaya secara bergantian. Setelah itu mereka segera pergi meninggalkan rumah Jovan dengan menggunakan mobil.
...(Malam Harinya) ...
...→Di Bandung...
Saat ini Jovan dan Anika sedang berada di taman hiburan. Anika sangat senang karena Jovan mengajaknya kesini.
"Ini sangat seru dan menyenangkan" Kata Anika
"Bagaimana kalau kita naik wahananya?" Kata Jovan
"Ayo" Kata Anika
Mereka menaiki beberapa Wahana yang mereka inginkan. Mereka tampak bersenang-senang dan bergembira bersama. Setelah merasa lelah, mereka pun berhenti dan mencari tempat untuk istirahat. Tak lama kemudian, mereka menemukan tempat istirahat mereka.
"Aduh, capek banget" Kata Anika" Tadi seru banget ya" Lanjutnya
"Iya" Kata Jovan" Oh ya, Nika ada yang mau aku bicarakan sama kamu" Lanjutnya
"Soal apa?" Kata Anika
Jovan tersenyum dan memegang tangan Anika. Hal itu membuat Anika terkejut.
"Aku.... Aku mencintai kamu, Anika" Kata Jovan
"Ke... Kenapa kamu bisa cinta sama aku? Kamu tau, kalau aku sudah menikah bahkan punya anak" Kata Anika
"Tapi apa salahnya jika aku mencintai kamu" Kata Jovan
"Salah, Jovan kamu mencintai istri teman kamu sendiri" Kata Anika
"Istri? Dengar Anika kamu itu bukan istrinya Bayu" Kata Jovan
"Maksud kamu apa? Jelas-jelas aku adalah istrinya Mas Bayu" Kata Anika
"Apa kamu tau, kalau data pernikahan kalian tidak ada di KUA manapun" Kata Jovan
"Tidak mungkin, kamu pasti bohong kan?" Kata Anika
"Aku tidak bohong, aku menyuruh orang itu mencari identitas kamu dan Bayu bahkan Keysha itu bukan anak kamu, tapi dia anak Bayu bersama Wanita lain" Kata Jovan
Plakkk.
Anika menampar Jovan dengan keras. Karena dia merasa Jovan telah menghina suami dan Anaknya.
"Jangan pernah kamu menuduh suami aku dan anak aku, karena aku yakin kalau Mas Bayu adalah suami sah aku dan Keysha adalah Anak ku" Kata Anika
"Ya sudah, silahkan kamu buktikan sendiri" Kata Jovan" Tapi... " Lanjutnya
Jovan mendekatkan dirinya ke Anika dan memeluk Anika hingga dekat dengannya.
"Apa kamu juga mencintaiku aku?" Kata Jovan.
"Tidak" Kata Anika
Jovan menatap Anika lekat. Dan dia menemukan sebuah kebohongan di mata Anika.
"Kamu bohong" Kata Jovan
"Aku tidak berbohong dan aku katakan sekali lagi bahwa aku tidak pernah mencintai kamu, cinta ku hanya untuk suami ku" Kata Anika
Jovan pun melepaskan pelukkan terhadap Anika.
__ADS_1
"Tolong lupakan rasa cinta kamu ke aku dan aku minta pertemanan kita sekarang harus putus" Kata Anika" Kita tidak akan pernah berhubungan atau bertemu lagi" Lanjutnya
"Oke, kita lihat saja biar waktu yang menentukan takdir kita berdua" Kata Jovan
Anika segera berlari meninggalkan Jovan. Sementara Jovan dia masih berdiam diri ditempatnya.
Anika berlari masuk ke hotel dan segera menuju kamarnya. Sampai di kamar, dia duduk diatas kasur sambil menangis. Setelah itu dia menghapus airmatanya dan segera membereskan semua barang-barangnya. Tak. Lama kemudian, Jovan datang dan segera menghampirinya.
"Mau kemana kamu?" Kata Jovan
"Aku akan pulang malam ini juga" Kata Anika
"Kamu tidak bisa pulang sendiri malam ini" Kata Jovan
"Kenapa?" Kata Anika
"Karena paspor kamu ada diaku, jadi kalau kamu ingin pulang mana kamu harus pulang dengan ku besok" Kata Jovan
Setelah itu, Jovan segera merebahkan diri ke sofa dan berusaha untuk memejamkan matanya. Sama dengan Anika, dia merebahkan dirinya ke kasur dan berusaha memejam matanya untuk melupakan semua kejadian ini.
...(Keesokan Harinya) ...
→Di Bandara.
Jovan dan Anika telah berada di bandara untuk pulang ke Jakarta.
"Dengar, tolong jangan kamu bilang masalah kita ini ke Mas Bayu karena aku gak mau dia salah paham dengan ku" Kata Anika
"Kamu tenang saja, aku tidak selicik itu lagian aku juga ingin kamu tau kebenarannya sendiri dari Pria itu" Kata Jovan
"Dan aku tetap yakin jika pernikahan kami Sah dan Keysha adalah anak aku" Kata Anika
"Oke, kita lihat saja nanti" Kata Jovan
Lalu Jovan dan Anika segera masuk untuk melakukan penerbangan ke Jakarta. Tak lama kemudian, Pesawat yang mereka tumpangi pun terbang menuju Jakarta.
→Di Jakarta
Keluarga Jovan dan keluarga Bayu telah berada di Bandara untuk menyambut kedatangan Jovan dan Anika. Tak lama kemudian, Mereka pun muncul membuat keluarga mereka tersenyum senang.
"Papah" Kata Cahaya
Cahaya segera memeluk Papahnya dengan erat.
"Princess Papah" Kata Jovan
"Papah, Aya kangen banget sama Papah" Kata Cahaya
"Papah juga kangen banget sama kamu" Kata Jovan
"Mamah, aku kangen banget sama Mamah" Kata Keysha memeluk Anika
Namun Anika merasa berbeda ketika Keysha memeluk dirinya.
"Mamah juga kangen banget sama kamu" Kata Anika.
"Ayo, kita pulang, Mami udah masak makanan kesukaan kamu" Kata Resti kepada Jovan
"Iya, Mi" Kata Jovan" Hmm... Pak Bayu, Ibu Anika saya permisi pulang duluan" Lanjutnya
"Iya, Pak Jovan Terima kasih karena selama ini sana Bapak telah menjaga istri saya" Kata Bayu
"Sama-sama, Pak kalau begitu kami permisi dulu" Kata Jovan
"Dah, Keysha sampai jumpa disekolah besok" Kata Cahaya
"Dah juga, Aya" Kata Keysha
Keluarga Jovan pun pergi meninggalkan Bandara.
"Mamah, Mamah gak lupakan sama oleh-oleh yang aku pinta?" Kata Keysha
"Tentu saja, tidak sayang" Kata Anika
"Ayo, kita segera pulang ke rumah" Kata Ibu Vina
Mereka segera pergi meninggalkan Bandara.
...~Bersambung~...
__ADS_1