
(Malam Harinya)
Keluarga Jovan sedang makan malam bersama.
"Oh ya, Pah tadi sekolah Aya punya sahabat baru" Kata Cahaya
"Oh ya, siapa namanya?" Kata Jovan
"Namanya Keysha, terus tadi aku diantar pulang sama dia dan Mamahnya" Kata Cahaya" Mamahnya Keysha baik deh, Pah dia beliin Aya ice cream" Lanjutnya.
"Apa Aya udah bilang makasih sama Mamahnya Keysha?" Kata Jovan
"Sudah, Pah" Kata Cahaya" Andai saja Mamah ada disini, pasti Mamah Aya secantik Mamahnya Keysha" Lanjutnya
Tiba-tiba Jovan menghentikan makannya dan menatap Putri kesayangan. Dia pun tersenyum masam dan mengusap rambut panjang putrinya dengan penuh kasih sayang.
"Aya udah selesai makannya?" Kata Jovan
"Sudah, Pah" Kata Cahaya
"Sekarang Aya Bobo ya sama Mbak Karin" Kata Jovan
"Oke, Pah" Kata Cahaya
Cahaya turun dari kursinya dan mencium kedua pipi Jovan dan tak lupa dia juga mencium kedua Pipi Leon
"Selamat malam, Papah, Uncle" Kata Cahaya
"Selamat malam juga, sayang" Kata Jovan dan Leon
"Ayo, Mbak Karin" kata Cahaya
Cahaya segera pergi menuju kamarnya dan dikuti oleh Karin. Sementara Jovan, seperti biasa, dia sangat sedih dan terpukul mendengar perkataan dari Anaknya tadi. Leon pun menghiburnya.
"Udah, loe jangan sedih terus kan nanti loe juga dapat ibu gantinya Cahaya" Kata Leon
"Tapi apa, dia bisa menerima dan menyayangi Cahaya seperti anaknya sendiri?" Kata Jovan
"Gue yakin koq, dia pasti mau menerima dan menyayangi Cahaya" Kata Leon" Eh, Gue nginap satu malam lagi ya disini" Lanjutnya
"Modus loe, pakai ngehibur gue segala, bilang aja loe mau nginap disini lagi" Kata Jovan
"Hahaha, tau aja loe" Kata Leon
"Iya, deh udah sana loe pergi ke kamar loe" Kata Jovan
"Iya" Kata Leon.
Leon segera pergi menuju kamarnya. Sementara Jovan, dia melamunkan sesuatu. Tiba-tiba dia teringat dengan wanita yang dia temui tadi siang di sekolah anaknya.
"Semoga saja aku bisa bertemu dengan dia lagi untuk memastikan dia Nayla atau bukan " Kata Jovan dalam hatinya.
Sementara itu, saat Leon ingin menuju kamarnya, tiba-tiba Leon bertemu dengan Karin.
"Cahaya sudah tidur?" Kata Leon
"Sudah, Tuan" Kata Karin
"Kamu sekarang mau kemana?" Kata Leon
"Saya mau pulang, Tuan" Kata Karin
"Kalau begitu, biar aku anterin kamu pulang ya" Kata Leon
"Gak usah, Pak saya bisa pulang sendiri" Kata Karin
"Udah, gak papa koq lagian bahaya kalau cewek pulang sendirian di malam hari apalagi sepertinya mau hujan" Kata Leon
Karin pun terdiam mendengar perkataan dari Leon. Dia mempertimbangkan tawaran dari Leon.
"Bagaimana?" Kata Leon
"Iya, Tuan saya mau" Kata Karin
"Ya sudah, ayo" Kata Leon
Karin dan Leon segera turun menuju lantai 1. Dipertengahan anak tangga, mereka bertemu dengan Jovan.
"Loe mau kemana?" Kata Jovan
"Ini gue mau antar Karin pulang, kan kasihan dia kalau pulang sendirian apalagi sepertinya mau hujan" Kata Leon
"Ya udah, tapi ingat loe hati-hati bawa mobilnya jangan ngebut" Kata Jovan
"Oke" Kata Leon
Jovan segera melanjutkan langkahnya menuju kamar. Sementara Karin dan Leon pergi menuju luar rumah.
→Rumah Bayu&Anika.
Setelah selesai makan malam, Keysha, Ibu Vina, dan Anika sedang duduk santai diruang tamu.
"Mah, Papah kapan pulang sih?" Kata Keysha
"Mungkin sebentar lagi, sabar ya" Kata Anika
"Mah, telpon Papah, Mah" Kata Keysha
"Ya udah, sebentar ya, sayang" Kata Anika
Anika mengambil handphonenya dan segera menghubungi suaminya lewat Video Call.
"Papah" Sapa Keysha ketika melihat wajah sang Papah tertera di hanphone Mamahnya.
"Iya, sayang ada apa? koq kamu belum tidur? Besok kan kamu sekolah?" Kata Bayu
"Aku mau nungguin Papah pulang" Kata Keysha
"Sebentar lagi Papah pulang, jadi Kamu Bobo ya kan besok kamu harus sekolah" Kata Bayu
"Iya, Pah" Kata Keysha
"Sudah dulu ya, sayang Papah mau menyelesaikan pekerjaan Papah dulu" Kata Bayu
__ADS_1
"Oke, Pah" Kata Keysha
Setelah sambungan telpon terputus. Keysha menyerahkan handphone itu kembali kepada Anika.
"Mah, aku tetap mau disini ya, nungguin Papah" Kata Keysha
"Tapi kan tadi kata Papah kamu harus bobo" Kata Anika
"Please, boleh ya, Mah" Kata Keysha
"Sudahlah, Nika bolehkan saja dia lagian mungkin Bayu sebentar lagi juga akan pulang" Kata Ibu Vina
"Ya udah, kamu boleh nungguin Papah" Kata Anika
"Yeyy, makasih Mah" Kata Keysha.
Mereka pun tetap menunggu kedatangan Bayu. Sementara di tempat lain, Leon sedang dalam perjalanan untuk mengantar Karin pulang ke rumahnya.
"Oh ya, kamu usah berapa lama jadi pengasuhnya Cahaya?" Kata Leon
"Hampir 6 tahun" Kata Karin
"Wah, lama juga ya, terus di kota ini kamu tinggal bersama siapa?" Kata Leon
"Sama Nenek saya" Kata Karin
"Sama Nenek kamu? Memang orang tua kamu kemana?" Kata Leon
"Orang tua saya sudah tiada sejak saya masih bayi" Kata Karin
"Oh, maaf aku gak bermaksud bikin kamu sedih" Kata Leon
"Gak papa, Tuan" Kata Karin
Tiba-tiba mobil Leon berhenti mendadak di pinggir jalan.
"Ya ampun, kenapa nih mobil? Sebentar ya aku mau cek dulu, kamu disini saja soalnya diluar lagi hujan" Kata Leon
"Iya, Tuan" Kata Karin
Leon segera keluar dari mobilnya tanpa menghiraukan hujan yang membasahi badannya. Dia pun mengecek mobilnya. Ternyata mobilnya mengalami kemogokan dan dia segera memperbaiki mobilnya.
Sementara di jalan lain, Bayu sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Tiba-tiba handphonenya berbunyi dan dia segera mengambil handpohenya. Namun handphonenya pun terjatuh dan dia berniat untuk mengambil handphonenya. Tanpa dia sadari, ada sebuah Truk yang melintas di depannya. Dan Kecelakaan tidak dapat dihindari lagi.
→Di Rumah Bayu&Anika
Saat Anika dan Keysha sedang asyik bercanda satu sama lain. Tiba-tiba Handphonenya pun berbunyi dan Anika segera mengangkat telpon dari handphonenya.
"Hello, iya saya sendiri ada apa?" Kata Anika
Mendengar suara dari telponnya membuat Anika sangat terkejut dan handphonenya pun jatuh ke lantai. Dia syok setelah menerima telpon itu.
"Ada apa, Nika?" Kata Ibu Vina
"Mamah, kenapa?" Kata Keysha
"Mas Bayu, Mah" Kata Angka
"Bayu kenapa?" Kata Ibu Vina
Ibu Vina sangat Syok mendengar kabar itu dari Anika.
"Dan saat ini dia sedang berada di rumah sakit" Kata Anika
"Ya sudah, ayo kita kesana sekarang" Kata Ibu Vina
Mereka segera pergi menuju rumah sakit untuk melihat keadaan Bayu.
Di dalam mobil, Karin melihat Leon yang basah karena hujan, membuatnya kasihan. Melihat Payung yang ada di jok belakang, Karin segera keluar dari mobil menggunakan payung untuk memayungi Leon.
"Kenapa kamu ada disini? Kan suda aku bilang kamu didalam saja?" Kata Leon
"Tapi saya tidak tega melihat Tuan basah kuyup seperti ini" Kata Karin.
Saat ingin memayungi Leon, tiba-tiba Payung itu terbang ditiup oleh angin.
"Ya ampun, payungnya" Kata Karin
Saat ingin mengejar Payung, tiba-tiba Karin terpeleset, Namun untung saja Leon menahan tubuh Karin agar tidak jatuh. Terjadi lah saling tatapan antara mereka.
"Ternyata Karin jauh lebih cantik daripada uang yang gue bayangkan" Kata Leon dalam hatinya.
"Ternyata Tuan Leon tampan juga" Kata Karin dalam hatinya.
Tak lama kemudian, mereka pun tersadar.
"Maaf ya, tadi aku cuma mau nolongin kamu" kata Leon
"Gak papa, Tuan" Kata Karin" Makasih tadi Tuan sudah menolong saya" Lanjutnya
"Sama-sama, Sekarang kamu masuk ke mobil ya, nanti kamu sakit" Kata Leon
"Iya" Kata Karin
Karin pun masuk ke dalam mobil. Sementara Leon meneruskan memperbaiki mobilnya. Setelah selesai memperbaiki mobil, Leon segera menjalankan mobilnya kembali menuju rumah Karin.
→Di Rumah Sakit
Sesampainya dirumah sakit, Anika, Ibu Vina, dan Keysha segera menuju ruang UGD. Tak lama kemudian dokter yang menangani Bayu keluar.
"Dok, bagaimana keadaan anak saya?" Kata Ibu Vina
"Kondisi pasien saat ini sudah melewati masa kritisnya namun dia mengalami beberapa kerusakan dibagian kakinya sehingga dia akan kesusahan untuk menggerakkan kakinya" Kata Dokter
Mereka sangat Syok mendengar perkataan dari dokter.
"Apa suami saya bisa sembuh, Dok?" Kata Anika
"Bisa, tapi dia harus bedrest total demi kesembuhan kakinya" Kata Dokter" Kalau begitu saya permisi dulu " Lanjutnya
"Baik, Dok" Kata Mereka
Dokter pun pergi meninggalkan mereka. Mereka segera masuk ke dalam ruang rawat Bayu.
__ADS_1
"Ya ampun, Bayu kenapa kamu bisa jadi kecelakaan seperti ini?" Kata Anika
Bayu pun mulai siuman dan membuat semua orang merasa lega.
"Papah" Panggil Keysha
"Aku ada dimana?" Kata Bayu
"Kamu ada dirumah sakit, Mas tadi kamu mengalami kecelakaan" Kata Anika
"Kecelakaan? Oh iya aku ingat" Kata Bayu
"Kata dokter Kaki kamu mengalami kerusakan dan susah untuk digerakkan sehingga kamu harus disuruh bedrest total" Kata Ibu Vina
"Ya ampun, jadi separah itu kondisi aku, Mah" Kata Bayu
Bayu sangat sedih mendengar kondisinya saat ini.
"Mas, kamu kenapa?" Kata Anika
"Bagaimana ini? Kalau kondisi ku seperti ini? Bagaimana dengan meeting besok dengan client ku" Kata Bayu
Mereka pun sama-sama terdiam. Tiba-tiba Bayu mempunyai suatu rencana.
"Anika" Kata Bayu
"Iya, Mas ada apa?" Kata Anika
"Aku mau kamu mengganti aku selama kondisi aku seperti ini" Kata Bayu
Anika sangat terkejut mendengar permintaan dari Bayu.
"Tapi, Mas aku... " Kata Anika
"Please aku mohon, tolong ya kamu gantiin aku hanya untuk sementara saja" Kata Bayu
"Terus kalau aku gantiin kamu nanti siapa yang jagain kamu disini? Siapa yang jagain Keysha?" Kata Bayu
"Kita akan cari pengasuh untuk Keysha, untuk soal aku kamu gak usah khawatir" Kata Bayu" Aku mohon demi aku, Nika demi keluarga kita" Lanjutnya
Setelah berpikir cukup lama akhirnya Anika memutuskan untuk menerima permintaan dari suaminya
"Ya sudah, aku mau untuk mengantikan posisi kamu sementara waktu dikantor" Kata Anika
"Makasih ya, kamu sudah memenuhi permintaan aku" Kata Bayu
"Sama-sama, Mas ini sudah kewajiban aku sebagai istri kamu" Kata Anika
"Papah, Papah cepat sembuh ya" Kata Keysha
"Iya, sayang" Kata Bayu
"Nika sekarang kamu pulang ya sama Keysha, biar Ibu disini yang jagain Bayu" Kata Ibu Vina.
"Iya, Mah" Kata Anika" Ayo sayang kita pulang " Lanjutnya.
Anika pun keluar dari kamar rawat Bayu dan dia pulang ke rumah bersama dengan Keysha.
Leon sudah sampai mengantar Karin pulang.
"Sekali lagi makasih ya, Tuan sudah mengantar saya pulang" Kata Karin
"Sama-sama" Kata Leon
"Kalau begitu saya masuk dulu" Kata Karin
"Iya" Kata Leon.
Setelah itu Karin segera masuk ke dalam rumahnya. Sementara Leon melajukan mobilnya meninggalkan rumah Karin.
Ketika Karin masuk ke dalam rumahnya, dia disambut oleh Neneknya dengan wajah yang cemas.
"Karin, syukurlah kamu sudah pulang" Kata Nenek Karin
"Nenek kenapa belum tidur?" Kata Karin
"Bagaimana Nenek bisa tidur kalau kamu belum pulang juga" Kata Nenek Karin
"Ya sudah, sekarang kan Karin sudah pulang ayo kita tidur" Kata Karin
"Karin, baju kamu kenapa basah begini? Kamu pulangnya kena hujan?" Kata Nenek Karin
"Iya, Nek" Kata Karin
"Ya sudah, kamu ganti baju setelah itu langsung mandi, Nenek mau siapin teh jahe dulu untuk kamu" Kata Nenek Karin.
"Iya, Nek" Kata Karin
Karin segera masuk ke dalam kamarnya. Dia pun segera mandi. Setelah mandi dan memakai pakaian tidur, Karin terduduk diatas kasurnya. Tiba-tiba Neneknya masuk ke dalam kamarnya.
"Ini, Teh jahe untuk kamu biar kamu gak sakit" Kata Nenek Karin
"Iya, Nek" Kata Karin
Karin pun meminum teh jahe buatan Neneknya.
"Oh ya, tadi yang antar kamu itu siapa?" Kata Nenek Karin
"Oh dia, sepupunya majikan Karin, Nek" Kata Karin
"Oh begitu, ya sudah sekarang kamu tidur" Kata Nenek Karin
"Iya, Nek" Kata Karin
Karin pun segera merebahkan dirinya untuk tidur. Sementara Neneknya pergi keluar dari kamarnya. Tak lama kemudian, Karin sudah tertidur pulas.
→Rumah Bayu&Anika
Setelah menidurkan Keysha. Anika segera menuju kamarnya. Di kamarnya, dia segera mengambil berkas bisnis milik suaminya. Dia pun membaca satu per satu berkas itu.
"Jovan Pranaja Gionino? Mungkin ini nama Clientnya Mas Bayu, tapi kenapa namanya tidak asing bagi ku? Ah sudah lah yang penting itu adalah keberhasilan bisnisnya Mas Bayu" Kata Anika
Setelah meletakkan berkas itu , Anika segera merebahkan dirinya ke kasur dan berusaha memejamkan matanya untuk tidur. Tak lama kemudian, dia pun tertidur.
__ADS_1
~Bersambung~