Antara Cinta Dan Dusta 2

Antara Cinta Dan Dusta 2
ACDD 2-26


__ADS_3

→Di Rumah Bayu&Anika


Keysha terus saja menangis membuat Bayu tidak tega mendengarnya.


"Pah, kenapa kita pulang? Seharusnya kita ada dirumah sakit jagain Mamah dan Bawa Mamah pulang kesini" Kata Keysha


"Sayang, coba mengertilah dia bukan Mamah kamu" Kata Bayu


"Kalau bukan Mamah aku? Terus Mamah aku siapa, Pah?" Kata Keysha


"Aku adalah Mamah kamu" Kata Seseorang yang datang secara tiba-tiba.


"Niken" Kata Bayu


Ternyata orang itu adalah Niken. Niken segera berjalan menghampiri mereka.


"Keysha, aku adalah Mamah kandung kamu" Kata Niken


"Benar itu, Pah? Tante Niken adalah Mamah kandung aku?" Kata Keysha


"Iya, sayang Tante Niken adalah Mamah kandung kamu?" Kata Bayu


"Gak, aku gak mau kalau Tante Niken jadi mamah kandung aku, aku maunya Mamah Anika yang jadi Mamah kandung aku" Kata Keysha


Keysha segera berlari menuju kamarnya.


"Keysha" Panggil Bayu


"Sudah, biar Mamah yang bicara sama dia" Kata Ibu Vina.


Ibu Vina segera pergi menuju kamar cucunya.


"Sekarang apa kamu boleh tinggal disini bersama kamu dan Keysha?" Kata Niken


"Iya, kamu boleh tinggal disini" Kata Bayu


"Oke, akhirnya aku bisa juga tinggal bersama suami dan juga anak ku" Kata Niken


Bayu hanya diam saja mendengar perkataan dari Niken. Sementara di kamar Keysha, Ibu Vina berusaha untuk membujuk Keysha.


"Keysha, sudah ya jangan nangis lagi" Kata Ibu Vina


"Nek, aku gak mau Tante Niken jadi Mamah aku, aku Mau Mamah Anika yang jadi Mamah aku, Nek" Kata Keysha


"Iya, sayang Nenek tau itu. Nenek juga gak suka kalau Tante Niken itu jadi Mamah kamu" Kata Ibu Vina" Kamu tau sayang, kalau Cahaya dan Papahnya sudah merebut Mamah kamu dari kita" Lanjutnya


"Iya, Nenek benar aku gak nyangka dia akan jahat seperti ini sama aku, pokoknya mulai sekarang aku benci sama dia" Kata Keysha


"Iya, kamu harus benci sama dia karena dia bukan sahabat kamu lagi tapi musuh kamu" Kata Ibu Vina" Dan kamu harus merebut Mamah Anika dari dia" Lanjutnya


"Caranya seperti apa, Nek?" Kata Keysha


"Kamu harus sakiti dia dengan begitu Mamah Anika akan kembali sama kita, bagaimana apa kamu bisa melakukan itu?" Kata Keysha


"Iya, aku bisa Nek" Kata Keysha


"Bagus, cucu Nenek memamg pintar" Kata Ibu Vina.


Tanpa mereka sadari ternyata Niken mendengar pembicaraan mereka.


"Jadi Ibu Vina ingin menyuruh anak ku menjadi seorang pembunuh? Ini gak bisa aku biarkan" Kata Niken dalam hatinya.


Niken segera pergi dari depan kamar Keysha.


→Di Rumah Jovan.


Nayla sudah diperbolehkan pulang karena dia hanya mengalami luka ringan. Kini mereka telah sampai di rumah mereka.


"Selamat datang kembali ke rumah, istri ku" Kata Jovan

__ADS_1


Nayla tersenyum dengan perkataan Jovan kepadanya. Kepulangannya disambut oleh Bi Ratih dan Karin serta Leon


"Nyonya, kami sangat senang kalau Nyonya ternyata masih hidup dan kembali lagi ke rumah ini" Kata Bi Ratih


"Saya juga senang karena saya bisa kembali lagi ke rumah ini" Kata Nayla


"Oh ya, Nay kenalin ini Leon dia sepupu Jovan, keponakan Tante" Kata Resti


"Hai, aku Leon" Kata Leon


"Nayla" Kata Nayla


"Nah, sekarang kamu harus istirahat, Oke" Kata Jovan


Jovan segera mengantar Nayla menuju kamar mereka. Sampai dikamar, Nayla segera merebahkan dirinya ke kasur dibantu oleh Jovan. Setelah itu Jovan segera menyelimuti Nayla dan mencium keningnya dengan penuh kasih sayang.


"Kamu istirahat ya, aku ada disini temani kamu" Kata Jovan


"Iya" Kata Nayla


Nayla segera memejamkan matanya untuk tidur. Tak lama kemudian,Nayla pun tertidur dengan pulas, Sementara Jovan terus memandangi wajah istrinya dengan senyuman. Karena mengantuk, Jovan juga ikut tertidur sambil memeluk istrinya.


...(Malam Harinya)...


Setelah makan malam, Nayla segera mengeloni anaknya untuk tidur.


"Aya senang deh akhrinya Aya bisa merasakan Kasih sayang dari Mamah" Kata Cahaya" Mah, Mamah jangan tinggalin Aya sama Papah lagi ya? Aya gak mau pisah dari Mamah lagi?" Lanjutnya


"Iya, sayang Mamah gak akan pernah tinggalin Aya sama Papah lagi karena Aya dan Papah adalah segalanya untuk Mamah" Kata Nayla


Mereka pun berpelukan.


"Nah, sekarang Aya Bobo ya besok kan harus sekolah" Kata Nayla


"Oke, Mah tapi tidurnya sambil dipeluk Mamah ya" Kata Cahaya


"Iya, sayang" Kata Nayla


→Di Kamar Jovan&Nayla


Jovan menunggu kedatangan Nayla. Melihat Nayla sudah datang, membuat Jovan merasa lega.


"Kamu kenapa? Koq belum tidur?" Kata Nayla


"Aku nungguin kamu, sayang" Kata Jovan


"Nungguin aku?" Kata Nayla


"Iya, soalnya aku mau malam ini kita buat adik untuk Cahaya" Kata Jovan


Jovan memeluk Nayla dengan sangat mesra. Sementara Nayla tidak menolak apapun yang Jovan lakukan padanya. Akhirnya, mereka pun melakukan hubungan suami istri pada umumnya.


...(Keesokan Harinya)...


Nayla terbangun dari tidurnya dan dia segera melihat jam weker yang terletak disamping meja.


"Sudah jam 5.30 pagi aku harus segera masak untuk keluarga ku" Kata Nayla dalam hatinya


Nayla segera masuk ke dalam kamar mandi. Selama 10 menit, akhirnya Nayla telah selesai mandi dan dia segera membangunkan suaminya.


"Pah, bangun Pah sudah pagi" Kata Nayla


Mendengar istrinya membangunkannya Jovan segera bangun dari tidurnya.


"Sekarang Papah mandi setelah itu langsung ke ruang makan untuk sarapan pagi" Kata Nayla


"Iya, Mamah" Kata Jovan


Jovan segera masuk ke kamar sementara Nayla pergi keluar kamar dan menuju dapur.

__ADS_1


→Di Dapur


Sampai di dapur, Nayla melihat Bi Ratih yang sedang sibuk memasak. Dia segera menghampiri Bi Ratih untuk membantu.


"Eh, Nyonya Nayla sudah bangun" Kata Bisa Ratih


"Iya, Bi. Oh ya, mari saya bantu Bibi Masak" Kata Nayla


"Gak usah, Nyonya" Kata Bi Ratih


"Gak papa, Bi ini juga tugas saya masak untuk keluarga" Kata Nayla


"Iya, Nyonya, Nyonya boleh bantu saya masak" Kata Bi Ratih


Nayla pun membantu Bi Ratih memasak untuk sarapan pagi. Selama 15 menit, akhirnya mereka selesai memasak dan selesai menyiapkan sarapan. Tak lama kemudian, Suami dan Anaknya pun datang ke ruang makan.


"Selamat pagi, Mah" Sapa Jovan


"Selamat pagi juga, Pah" Jawab Nayla


"Selamat Pagi, Mamah" Sapa Cahaya


"Selamat pagi juga, Anak Mamah" Jawab Nayla


Mereka pun segera duduk dikursi dan menyantap sarapan pagi mereka.


"Oh ya, Mah Bagaimana kalau nanti sore kita ke rumah Papah Fakhri dan Mamah Saira? Kan kita sudah lama gak kesana" Kata Jovan


"Iya, Pah Mamah setuju lagian Mamah udah kangen banget sama mereka" Kata Nayla


"Yey, asyikk ke rumah Kakek dan Nenek" Kata Cahaya


Mereka meneruskan sarapan pagi mereka, Setelah menghabiskan sarapan pagi, mereka berpamitan kepada Nayla.


"Mah, Aya berangkat sekolah dulu ya" Kata Cahaya


"Iya, Aya belajar yang rajin di sekolah dan jangan nakal" Kata Nayla


"Oke, Mah" Kata Cahaya


Jovan mencium kening Nayla dengan penuh kasih sayang.


"Mah, Papah berangkat kerja dulu ya" Kata Nayla


"Iya, Pah. Papah hati-hati ya di jalan" Kata Nayla


"Iya, Mamah" Kata Jovan


Jovan dan Cahaya segera masuk ke mobil. Jovan pun menjalankan mobilnya meninggalkan pekarangan rumahnya.


→Di Sekolah


Cahaya telah sampai di sekolahnya. Saat Di kelas, Cahaya melihat Keysha sedang duduk dikursinya dan dia segera menghampiri Keysha. Melihat Cahaya menghampirinya Keysha segera pergi dari kelas untuk menjauhi Cahaya. Melihat Keysha menjauh darinya, membuat Cahaya harus mengejar Keysha.


"Keysha, tunggu" Panggil Cahaya


"Ada apa? Kamu belum puas udah rebut Mamah aku dari aku" Kata Keysha" Kenapa kamu jahat sama aku, Aya, kenapa kamu rebut Mamah aku dari aku?" Lanjutnya


"Keysha, Mamah yang kamu maksud itu bukan Mamah kamu tapi Mamah aku, Keysha" Kata Cahaya


"CUKUP, AKU BENCI KAMU" Kata Keysha


Cahaya terkejut dengan perkataan Keysha.


"Mulai sekarang aku putuskan persahabatan kita" Kata Keysha


Setelah berkata begitu,  Keysha segera Cahaya sangat sedih mendengar Keysha memutuskan persahabatan dengannya.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...Publish...


...[10-06-2020]...


__ADS_2