
...(Keesokan Harinya)...
→Rumah Sakit.
Kini Jovan sedang asyik membereskan baju anaknya.
"Ayo, sayang kita pulang sekarang" Kata Jovan
"Ayo, Pah" Kata Cahaya
Cahaya dan Jovan segera meninggalkan rumah sakit. Mereka masuk ke mobil. Jovan melajukan mobilnya menuju rumah sakit.
Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, mereka telah sampai di rumah. Kedatangan mereka disambut oleh keluarga.
"Selamat datang kembali, Cucu Oma" Kata Resti
"Nah, sekarang Aya istirahat ya dikamar" Kata Jovan
"Oke, Pah" Kata Cahaya
"Ayo, sama Mbak" Kata Karin
Karin segera membawa Cahaya ke kamar untuk istirahat. Sementara Jovan duduk sofa ruang tamu dikuti oleh Resti dan Bram.
"Oh ya, Jovan bagaimana proyek baru kamu itu?" Kata Bram
"Lumayan berjalan dengan lancar, Pi" Kata Jovan
"Syukurlah kalau begitu" Kata Bram.
Mereka meneruskan obrolan mereka ke topik yang lain.
→Rumah Bayu&Anika.
Saat ini keluarga Bayu sedang berkumpul. Sesekali Bayu dan Anika bercanda tawa dengan Keysha. Di balik tembok, Niken memperhatikan kebersamaan mereka. Hal itu membuat Niken cemburu dan sakit hati.
"Harusnya aku yang ada posisi Anika, harusnya aku yang dipanggil Mamah oleh Keysha bukan Anika" Kata Niken.
Niken menghapus airmatanya dan menatap ke arah depan dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Pokoknya aku harus merebut posisinya Anika sebagai istrinya Mas Bayu dan Ibunya Keysha. Dan aku harus menyusun rencana agar semua itu bisa terwujud" Kata Niken dalam hatinya.
→Di Rumah Jovan
Mereka juga menikmati kebersamaan mereka sekeluarga. Cahaya yang sudah bangun dari tidurnya, juga ikut bergabung bersama mereka.
"Opa senang akhirnya Cucu Opa ini sembuh juga" Kata Opa
"Iya, Opa" Kata Cahaya
"Aku tinggal sebentar ya, Mi, Pi" Kata Jovan
"Papah mau kemana?" Kata Cahaya
"Papah mau beli sesuatu di depan sana, Oke" Kata Jovan.
"Oke, tapi jangan lama-lama" Kata Cahaya
"Siap, princess Papah" Kata Jovan
Jovan pun pergi keluar rumah. Dia segera masuk ke mobil dan menjalankan mobilnya meninggalkan pekarangan rumah.
→Di Rumah Bayu&Anika.
__ADS_1
Melihat bahan dapur habis. Anika segera pergi untuk ke supermarket.
"Mas, aku pergi dulu ya" Kata Anika
"Kamu mau kemana, Nika?" Kata Ibu Vina
"Aku mau ke supermarket, Mi soalnya bahan dapur udah habis" Kata Anika
"Ya sudah, kamu hati-hati ya dijalan" Kata Bayu
"Iya, Mas" Kata Anika
"Mah, beliin aku coklat ya" Kata Keysha
"Oke, sayang" Kata Anika.
Anika segera pergi ke supermarket dengan menggunakan mobilnya.
→Di Supermarket.
Anika telah sampai disupermarket. Dia pun segera membeli bahan dapur yang dicari. Namun tanpa disangka, dia bertemu dengan Jovan yang juga sedang berbelanja.
"Bu Anika" Kata Jovan
"Anda ngapain kesini?" Kata Anika
"Saya sedang belanja cemilan untuk keluarga saya" Kata Jovan
"Oh, begitu" Kata Anika
"Kalau begitu, saya permisi dulu" Kata Jovan
"Oh, Iya silahkan" Kata Anika
Jovan segera pergi meninggalkan Anika sementara Anika melanjutkan belanjanya. Setelah selesai belanja, Anika segera keluar dari supermarket. Saat ingin menyebrang menuju parkiran, ada sebuah mobil yang melintas sangat kencang ke arahnya. Namun saat yang bersamaan ada seseorang yang menariknya dengan kencang. Setelah dia melihat orang itu, dia tahu kalau yang menyelamatkannya adalah Jovan.
"Saya tidak Papa" Kata Anika
Anika melihat tangan Jovan yang sedikit berdarah menjadi panik.
"Ya ampun, tangan Anda terluka" Kata Anika
"Tidak papa, ini hanya luka kecil nanti juga bisa sembuh" Kata Jovan
"Tapi kalau dibiarkan bisa infeksi, mari saya obati" Kata Anika
Anika membawa Jovan ke tempat lain untuk mengobati luka Jovan.
"Makasih ya sudah mengobati luka saya" Kata Jovan
"Ini tidak sebanding dengan Anda yang menyelamatkan saya tadi, terimakasih karena anda telah menolong saja, jika anda tidak menolong saya mungkin saya sudah masuk UGD saat ini" Kata Anika
"Sama-sama" Kata Jovan " Hmm... Apa boleh saya bertanya dengan anda? "Lanjutnya
" Apa?"kata Anika
"Boleh saya menjadi teman Anda?" Kata Jovan
Anika sangat terkejut mendengar pertanyaan dari Jovan.
"Teman?" Kata Anika
"Iya, Teman tapi jika anda tidak mau juga tidak papa" Kata Jovan
__ADS_1
"Baiklah, saya mau untuk menjadi teman Anda" Kata Anika
"Anda serius?" Kata Jovan
"Iya, saya serius" Kata Anika
"Terima kasih karena sudah mau menjadi saya" Kata Jovan
"Karena kita sekarang adalah teman sebaiknya kita menggunakan bahasa informal saja" Kata Anika
"Oke" Kata Jovan" Kamu mau pulang? "Lanjutnya
" Iya"kata Anika
"Ayo aku antar kamu pulang" Kata Jovan
"Tidak usah, aku gak mau repotin kamu" Kata Anika
"Gak repotin koq, ayo" Kata Jovan
Jovan dan Anika segera masuk ke dalam mobil. Jovan segera melajukan mobilnya meninggalkan supermarket.
Setelah menempuh perjalanan cukup lama, akhirnya Jovan telah sampai mengantar Anika.
"Makasih ya udah antarin aku" Kata Anika
"Sama-sama, salam ya untuk suami kamu" Kata Jovan
"Iya, nanti aku sampaikan" Kata Anika
Jovan segera melajukan mobilnya meninggalkan rumah Anika. Sementara Anika masuk ke dalam rumahnya.
"Mamah, mana coklat pesanan aku?" Kata Keysha
"Sayang, biarkan Mamah duduk dulu kan kasihan Mamah baru datang" Kata Bayu
"Ini, sayang coklatnya" Kata Anika
"Yey, coklat" Kata Keysha
Keysha segera memakan coklat pesanannya itu.
"Aku mau naruh ini dulu ya, di dapur" Kata Anika
"Iya" Kata Bayu dan Ibu Vina
Anika pun pergi ke dapur untuk menaruh belanjaannya.
→Rumah Jovan
Jovan telah sampai di rumahnya dan dia segera masuk ke dalam rumah.
"Yey, Papah bawa cemilan untuk kita" Kata Cahaya
Jovan segera meletakkan kantong belanja yang berisi cemilan itu.
"Tangan kamu kenapa, Jovan?" Kata Bram
"Oh, ini tadi aku jatuh, terus jadi gini deh" Kata Jovan
"Lain kali kamu hati-hati ya" Kata Resti
"Iya, Mi" Kata Jovan.
__ADS_1
Mereka meneruskan obrolan mereka ke topik yang lain sambil bercanda satu sama lain.
...~Bersambung~...