Antara Cinta Dan Dusta 2

Antara Cinta Dan Dusta 2
ACDD 2-29 [END]


__ADS_3

Sepulang sekolah, Cahaya segera masuk ke dalam rumahnya dan berlari menuju kamar orang tuanya. Sementara di dalam kamar, Nayla yang selesai meminum obat terkejut dengan kedatangan putrinya.


"Mamah" Kata Cahaya


"Iya, sayang ada apa?" Kata Nayla


"Kata Papah Mamah sedang sakit ya? Sakit apa?" Kata Cahaya


Tiba-tiba Jovan pun datang dan menghampiri mereka.


"Mamah gak sakit apa-apa, cuma sebentar lagi Aya akan punya adik" Kata Jovan


"Adik?" Kata Cahaya


"Iya, Adik" Kata Jovan


"Jadi sebentar lagi Aya akan punya adik?" Kata Cahaya


"Iya, sayang" Kata Nayla


"Horee, Aya akan punya adik" Kata Cahaya


Cahaya sangat senang ketika mengetahui kalau dia akan segera punya adik. Keluarga Jovan akan bertambah lengkap, jika anak kedua mereka lahir nanti. Sementara keluarga Bayu, kehidupan keluarga mereka juga berjalan dengan bahagia meskipun Ibu Vina masih memusuhi Niken dan Keysha yang masih tidak menganggap Niken sebagai ibu kandungannya.


...(9 Bulan kemudian)...


Kandungan Nayla sudah memasuki 9 bulan. Kini dia sedang membersihkan rumahnya. Tiba-tiba dia merasakan sakit yang luar biasa di perutnya.


"Aduh" Kata Nayla


Mendengar Nayla yang kesakitan, Jovan yang baru datang segera menghampiri istrinya.


"Kamu kenapa, sayang?" Kata Jovan


"Perut aku sakit banget, sepertinya aku mau melahirkan" Kata Nayla


"Ya sudah, ayo kita ke rumah sakit" Kata Jovan


Jovan segera membawa Nayla pergi ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, Nayla segera dibawa ke ruang bersalin sementara Jovan


menunggu diluar dengan perasaan cemas. Tak lama kemudian, terdengarlah suara tangisan bayi dari dalam dan Dokter yang menangani Nayla pun keluar.


"How is my wife and child, Doc?" Kata Jovan. [Bagaimana keadaan istri dan anak saya, Dok?]


"Your wife and child are fine" Kata Dokter Daisy. [Istri dan anak Anda baik-baik saja]"And congratulationa ,you have a very handsome baby boy" Lanjutnya. [Dan selamat, Anda mendapatkan bayi laki-laki yang sangat tampan]


"Thank you, Doctor" Kata Jovan" [Terima kasih, Dokter]


"I'll excuse myself first then" Kata Dokter Daisy. [Kalau begitu saya permisi dulu]


Dokter pun pergi meninggalkan Jovan. Sementara Jovan, dia segera menuju ruang rawat istrinya.


→Ruang rawat Nayla


Jovan segera menghampiri istrinya dan duduk disamping kasur istrinya. Tiba-tiba Nayla telah sadar dari pingsannya.


"Sayang, syukurlah kamu sudah sadar" Kata Jovan


"Anak kita mana?" Kata Nayla


"Ada, dia sedang dimandikan dokter, mungkin sebentar lagi akan dibawa kesini sama Suster" Kata Jovan

__ADS_1


Tak lama kemudian, Suster pun datang dengan membawa Bayi mereka.


"This is your baby he is very handsome and healthy" Kata suster. [Ini Bayi kalian dia sangat tampan dan sehat]


Nayla segera menggendong putranya dengan penuh kasih sayang.


"Thank you, sister" Kata Jovan. [Terima kasih, Suster]


"If so, excuse me first" Kata Suster. [Kalau begitu, saya permisi dulu]


Suster pun segera pergi keluar dari ruang rawat Nayla.


"Ya ampun, kamu tampan banget, sayang" Kata Nayla kepada Putranya yang baru lahir itu.


"Iya, dong siapa dulu Ayahnya, kan Ayahnya tampan jadi putranya harus tampan juga" Kata Jovan


Nayla pun tertawa kecil mendengar perkataan dari suaminya.


"Oh ya, apa kamu sudah menyiapkan nama untuk putra kita yang tampan ini?" Kata Nayla


"Aku sih, sudah menyiapkan nama yang sangat bagus untuk dia" Kata Jovan


"Oh ya, siapa namanya?" Kata Nayla


"Namanya Arthur Pranaja Marcello, bagaimana, apa kamu setuju dengan nama itu?" Kata Jovan


"Iya, aku setuju" Kata Nayla


Tiba-tiba Nayla teringat dengan putrinya.


"Oh ya, Cahaya mana?" Kata Nayla


Nayla pun lega mendengar kalau putrinya berada ditempat yang aman. Selama 1 minggu dirawat, akhirnya Nayla dan putranya diperbolehkan pulang. Keluarga mereka semakin bertambah lengkap dengan kehadiran Arthur Pranaja Marcello, putra mereka.


...(9 Tahun kemudian)...


9 tahun berlalu, kini keluarga Jovan hidup dengan penuh kebahagiaan. Kini Cahaya berusia 15 tahun dan Arthur berusia 9 tahun. Jovan pun telah sukses membangun perusahaannya bahkan dia memiliki beberapa cabang di negara Eropa lainnya.


Saat ini Nayla sedang menyiapkan sarapan untuk suami dan kedua anaknya. Tak lama kemudian, suami dan kedua anaknya datang menghampirinya.


"Good morning, istri ku sayang" Sapa Jovan


"Good morning too, suami ku sayang" Jawab Nayla


"Good morning, Mamah" Sapa Cahaya dan Arthur


"Good morning too, anak-anak Mamah" Jawab Nayla" Ayo, kita sarapan " Lanjutnya


Mereka pun segera duduk di kursi dan memakan sarapan pagi mereka. Tiba-tiba Nayla merasakan mual. Hal itu membuat Jovan sangat khawatir dan dia segera menghampiri istrinya.


"Ueek" Kata Nayla


"Sayang, kamu kenapa?" Kata Jovan


"Aku gak papa" Kata Nayla" Hmm... Sebentar "kata Nayla


Nayla pun segera beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan ruang makan. Tak lama kemudian, Dia kembali dengan membawa amplop dan menyerahkan ke Jovan.


" Apa ini?"kata Jovan


"Kemarin aku periksa ke dokter dan ini hasilnya?" Kata Nayla

__ADS_1


"Terus apa kata dokter? Kamu sakit apa?" Kata Jovan


"Kamu buka aja sendiri" Kata Nayla


Jovan pun segera membuka amplop itu dan membaca dengan teliti hasil pemeriksaan Nayla. Tiba-tiba dia pun tersenyum bahagia setelah membaca hasil pemeriksaan Nayla.


"Jadi, saat ini kamu sedang hamil?" Kata Jovan


"Iya" Kata Nayla


Jovan pun segera memeluk Nayla dengan begitu erat sebagai ungkapan rasa bahagianya.


"Jadi, Aya bakalan punya adik lagi, Mah, Pah?" Kata Cahaya


"Iya, sayang kalian berdua akan menjadi seorang kakak" Kata Jovan


"Horee, Arthur akan punya adik bayi yang lucu" Kata Arthur.


Cahaya dan Arthur sangat bahagia mendengar berita jika mereka akan menjadi seorang Kakak dan begitu pun dengan Jovan dan Nayla, mereka saling pandang sambil tersenyum, lalu Jovan kembali memeluk Nayla dan mencium kening Nayla.


...(Di Indonesia)...


Saat ini, Shanum sedang bermain sendirian. Tiba-tiba Keysha pun pulang dari sekolah. Shanum segera menghampiri Kakaknya itu untuk mengajaknya bermain.


"Kak Keysha, kita main yuk" Ajak Shanum


"Gak, aku gak mau" Kata Keysha


"Tapi, Kak aku mau main sama Kakak soalnya selama ini Kakak gak pernah ajak aku main" Kata Shanum


"Eh, kamu paham gak kalau aku ini gak mau main sama kamu, lagian aku ini bukan Kakak kamu dan kamu bukan adik aku" Kata Keysha.


Mendengar perkataan Keysha, membuat Shanum menangis. Mendengar tangisan Shanum, Niken segera menghampiri mereka berdua.


"Ada apa ini?" Kata Niken


"Kak Keysha, Jahat, Mah aku tadi ajak dia main, tapi dia gak mau terus dia bilang kalau aku bukan adiknya" Kata Shanum


"Keysha, seharusnya kamu gak boleh bilang begitu sama Shanum, dia ini adalah Adik kamu" Kata Niken


"Gak, sampai kapanpun aku gak pernah dia sebagai adik aku dan kamu... " Kata Keysha" Sampai kapan pun aku juga gak akan pernah menganggap kamu sebagai ibu aku" Lanjutnya


Keysha segera mendorong Niken dengan keras sehingga Niken terjatuh. Lalu dia pun pergi meninggalkan Niken dan Shanum.


"Mah, kenapa sih, Kak Keysha jahat banget sama kita? Kita salah apa sama dia, Mah?" Kata Shanum


Niken pun segera memeluk Shanum untuk menenangkannya. Dia pun juga menangis, karena sampai saat ini Keysha tidak mau menerima dirinya sebagai ibunya dan lebih parahnya lagi dia tidak menganggap Shanum sebagai adiknya. Namun, Tanpa sepengetahuan mereka, Ibu Vina memperhatikan mereka dari balik tembok.


"Rasakan itu, memangnya enak dibenci anak kandung sendiri? Itulah akibatnya karena kamu sudah memisahkan Bayu dari wanita yang dicintainya" Kata Ibu Vina dalam hatinya


Begitulah kehidupan keluarga Bayu yang dipenuhi rasa dendam bahkan rasa kebencian. Entah sampai kapan Niken hidup dengan rasa kebencian dari anak serta Ibu mertuanya,Namun dia tetap sabar menjalaninya. Sementara kehidupan keluarga Jovan dipenuhi dengan rasa bahagia dan rasa tentram. Mereka berjanji akan selalu bersama selamanya hingga maut memisahkan mereka.


...~Selesai~...


Akhirnya aku bisa menyelesaikan cerita ini dengan baik. Terima kasih ku ucapkan bagi yang sudah membaca cerita ku ini dan memberikan vote dan komennya dicerita ini. Mohon Maaf jika masih banyak terdapat kekurangan dicerita ku ini.


Sampai jumpa dicerita ku yang lainnya....


untuk Sequel cerita ini sudah aku publish.


selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2