Antara Cinta Dan Dusta 2

Antara Cinta Dan Dusta 2
ACDD 2-5


__ADS_3

Ditengah Perjalanan, Anika menghentikan mobilnya secara mendadak.


"Ada apa dengan ku? Kenapa aku merasa nyaman dipeluk oleh laki-laki itu? Ingat Anika kamu itu sudah mempunyai suami bahkan kamu juga sudah memiliki anak" Kata Anika.


Setelah itu, Anika segera melajukan mobilnya kembali menuju ke rumahnya.


Sementara Jovan, saat ini dia sedang melamun memikirkan Anika, wanita yang dia temui di sekolah anaknya tadi.


"Anika? Kenapa dia mirip sekali dengan Nayla? Kalau dia memang benar Nayla kepada dia tidak mengingat ku sama sekali? Seperti aku harus mencari tau tentang wanita itu dan untuk sementara ini aku akan rahasiakan kejadian tadi" Kata Jovan dalam hatinya.


Tiba-tiba Ferisha memanggil dirinya.


"Maaf, Pak kita harus pergi sekarang untuk menemui client kita" Kata Ferisha


"Baik, siapkan semuanya" Kata Jovan


"Baik, Pak" Kata Ferisha


Jovan pun menyiapkan semuanya untuk menemui client barunya.


→Di Sekolah


Ibu Guru pun masuk ke kelas dengan membawa seseorang.


"Selamat pagi, anak-anak" Sapa Ibu guru


"Selamat pagi, Bu Guru" Jawab semuanya


"Hari ini, kita kedatangan teman baru" Kata Ibu Guru" Ayo, perkenalkan diri kamu" Lanjutnya


"Hai, teman-teman nama ku Keysha Evanda Novelin, panggil saja aku Keysha, salam kenal" Kata Keysha


"Baik lah, Keysha silahkan duduk dikursi kamu" Kata Ibu Guru


"Baik, Bu" Kata Keysha


Keysha pun duduk di kursinya. Setelah itu pelajaran pun dimulai. Tak terasa, Bel istirahat telah berbunyi, masing-masing murid berhamburan keluar kelas untuk jajan ke kantin.


Saat ini Keysha sedang memakan bekal makan yang disiapkan oleh Mamahnya. Tiba-tiba Cahaya menghampiri dirinya.


"Hai" Sapa Cahaya


"Hai, juga" Jawab Keysha


"Aku boleh gak duduk disini?" Kata Cahaya


"Boleh, koq" Kata Keysha


Cahaya pun duduk disamping Keysha.


"Oh ya, perkenalkan nama ku Cahaya, panggil saja aku Aya" Kata Cahaya


"Nama aku Keysha" Kata Keysha


"Apa kamu sudah memiliki sahabat disini?" Kata Cahaya


"Belum" Kata Keysha


"Bagaimana kalau kita jadi sahabat?" Kata Cahaya


"Boleh, aku mau" Kata Keysha


"Sahabat" Kata Cahaya sambil menunjukkan jari kelingking di tangannya.


"Sahabat" Kata Keysha mengaitkan jari kelingkingnya ke jari Cahaya


"Aku kita makan bersama" Kata Cahaya


"Ayo" Kata Keysha


Keysha dan Cahaya memakan bekal mereka masing-masing. Meskipun baru pertama kenal, mereka terlihat sangat akrab.


→Di Restoran.


Jovan sedang menunggu clientnya dengan perasaan gelisah. Tak lama kemudian dua orang datang menghampiri dirinya.

__ADS_1


"Pak Jovan?" Kata Orang itu


"Ya, saya Jovan" Kata Jovan


"Syukurlah, akhirnya kita bertemu juga" Kata orang itu


"Apakah anda adalah client saya?" Kata Jovan


"Iya, saya adalah client anda" Kata Orang itu


"Mari silahkan duduk" Kata Jovan


Mereka pun duduk dikursi masing-masing.


"Perkenalkan Nama saya Bayu" Kata orang itu yang ternyata adalah Bayu


"Salam kenal, ya" Kata Jovan


Mereka pun membahas tentang bisnis yang akan mereka kerjakan. Selama 1 jam berdiskusi, akhirnya diskusi mereka telah selesai.


"Jadi, bagaimana apakah anda sepakat dengan proyek ini?" Kata Jovan


"Baiklah, saya sepakat" Kata Bayu


Mereka berdua berjabat tangan sebagai tanda kesepakatan bisnis mereka.


"Baiklah, kalau begitu besok kita akan bahas bisnis ini dikantor saya" Kata Jovan


"Baik, kalau begitu saya permisi dulu" Kata Bayu


"Silahkan" Kata Jovan


Tak lama kemudian, Mereka pun pergi meninggalkan restoran dan kembali ke kantor masing-masing.


→Di Sekolah


Jam Sekolah telah usai. Semua murid menunggu kedatangan orang tua mereka untuk menjemput. Sama halnya dengan Cahaya dan Keysha, mereka sedang menunggu jemputan mereka.


"Kamu dijemput sama siapa, Aya? Sama Mamah kamu?" Kata Keysha


"Bukan, aku dijemput sama Pak Burhan, supir aku" Kata Cahaya


"Soalnya Mamah aku sudah gak ada sejak aku masih kecil" Kata Cahaya


"Maaf ya, Aya aku gak tau kalau Mamah kamu udah gak ada" Kata Keysha


"Gak papa koq, Keysha" Kata Cahaya


Tak lama kemudian, sebuah mobil pun berhenti di depan mereka.


"Mamah" Kata Keysha ketika mengetahui mobil itu adalah milik Mamahnya.


Keysha segera menghampiri Mamahnya dan memeluk Mamahnya. Melihat hal itu membuat Cahaya sedih, namun dia berusaha untuk menahannya.


"Mamah, kenalin ini Cahaya dia sahabat aku" Kata Keysha" Cahaya, ini adalah Mamah aku" Lanjutnya


"Cahaya, Tante" Kata Cahaya


"Nama yang cantik secantik orangnya" Kata Anika


"Makasih, Tante" Kata Cahaya


"Oh ya, kamu nunggu Mamah kamu juga?" Kata Anika


"Gak, Mah Aya dijemput sama supirnya soalnya Mamahnya udah gak ada" Kata Keysha


Anika sangat terkejut mendengar perkataan dari Keysha.


"Maaf ya, sayang tante gak tau" Kata Anika


"Gak papa, Tante" Kata Cahaya


"Daripada kamu kelamaan nunggu disini, mendingan tante antar saja kamu ke rumah kamu" Kata Anika


"Iya, Mah aku setuju" Kata Keysha" Ayo, Aya kamu ikut aja sama aku dan Mamah" Lanjutnya

__ADS_1


"Iya deh, aku mau" Kata Cahaya


Cahaya pun masuk ke dalam mobil. Tak lama kemudian, Mobil melaju meninggalkan sekolah.


→Di dalam mobil.


Cahaya dan Keysha sedang asyik bercanda satu sama lain.


"Gimana kalau kita beli ice cream sebentar?" Kata Anika


"Iya, Mah aku mau" Kata Keysha


Anika pun menghentikan mobilnya di depan kedai Ice cream. Mereka segera turun dari mobil dan memesan ice cream.


"Pak, pesan ice cream rasa green tea dan juga rasa coklat strawberry" Kata Anika


"Baik, Mbak" Kata pelayan itu


"Cahaya, mau pesan rasa apa?" Kata Anika


"Rasa Coklat strawberry" Kata Cahaya


"Pak, 1 lagi ya pesan rasa coklat strawberry" Kata Anika


"Baik, Mbak" Kata pelayan itu


Mereka duduk dikursi untuk menunggu pesanan mereka.


"Kamu suka ice cream coklat strawberry, Aya?" Kata Keysha


"Iya, itu rasa favorite aku" Kata Cahaya


"Wah, sama dong seperti Mamah aku, ya kan, Mah" Kata Keysha


"Iya, sayang" Kata Anika


Tak lama kemudian, pesanan mereka telah datang dan mereka segera menikmati ice cream tersebut. Setelah menghabiskan ice cream mereka, mereka segera kembali ke mobil dan menjalankan mobilnya meninggalkan kedai ice cream.


Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, Akhirnya Anika sampai mengantarkan Cahaya. Namun Anika merasa aneh kita dia melihat rumah dari sahabat anaknya itu.


"Ini rumah kamu?" Kata Anika


"Iya, tante" Kata Cahaya" Tante, Keysha makasih ya udah antar aku" Lanjutnya


"Sama-sama, Aya" Kata Keysha


"Sama-sama, Sayang" Kata Anika


Cahaya segera keluar dari mobil Anika dan berjalan menuju rumahnya. Sementara Anika, melajukan mobilnya meninggalkan rumah Cahaya.


Di dalam rumah, Cahaya segera disambut oleh Karin


"Eh, Non Aya udah pulang" Kata Karin


Cahaya segera memeluk Karin.


"Sekarang Non Aya ganti baju terus makan siang ya soalnya Bi Ratih udah masakin makanan kesukaan Non Aya" Kata Karin


"Asyik, kalau gitu Aya ganti baju dulu ya" Kata Cahaya


Cahaya segera pergi menuju kamarnya. Sementara Karin, dia segera pergi menuju dapur untuk menyiapkan makan siangnya Cahaya.


Setelah selesai makan siang, Cahaya segera menuju ke meja makan untuk makan siang.


→Di Rumah Keysha


Setelah makan siang, Anika mengeloni Keysha untuk tidur siang.


"Mah, kasihan ya Cahaya dia gak punya Mamah" kata Keysha" Aku beruntung deh punya orang tua lengkap dan sayang sama aku seperti Mamah dan Papah" Lanjutnya


"Sekarang Keysha Bobo ya" Kata Anika


"Iya, Mah" Kata Keysha


Keysha segera merebahkan dirinya dan memejamkan matanya. Tak lama kemudian, dia pun tertidur. Setelah Keysha tidur. Anika merenungkan sesuatu.

__ADS_1


"Entah kenapa saat aku melihat mata anak itu, aku merasakan sesuatu. aku juga merasa dekat dengan anak itu. Dan rumah anak itu, aku merasakan kalau aku pernah melihat rumah itu, tapi dimana? Dan kapan?" Kata Anika dalam hatinya.


~Bersambung~


__ADS_2