
→Di Rumah Jovan
Jovan segera menyerah oleh-olehnya untuk semua anggota dikeluarganya termasuk Karin dan Bi Ratih.
"Makasih ya, tuan seharusnya tuan tidak perlu membelikan kami seperti ini" Kata Bi Ratih
"Bi, Bibi sama Karin sudah saya anggap seperti keluarga sendiri, jadi kalian pantas menerima ini semua" Kata Jovan
"Sekali lagi, terima kasih, Tuan atas oleh-olehnya" Kata Karin
"Sama-sama" Kata Jovan
Cahaya segera membuka oleh-oleh Jovan untuknya, ternyata isinya adalah sebuah boneka.
"Wah, bonekanya bagus banget, Pah" Kata Cahaya
"Aya suka gak?" Kata Jovan
"Suka banget, makasih Pah" Kata Cahaya
"Ini adalah hadiah dari Papah karena Cahaya bisa mendapatkan nilai yang bagus saat ulangan" Kata Jovan" Pokoknya Aya adalah anak kebanggan Papah" Lanjutnya
"Iya, Pah" Kata Cahaya"Pah, aku boleh main ya sama Mbak Karin?" Lanjutnya
"Tentu saja, sayang" Kata Jovan
Lalu Cahaya segera menghampiri Karin.
"Mbak, ayo kita pergi main" Kata Cahaya
"Ayo" Kata Karin
Karin dan Cahaya segera pergi untuk bermain bersama.
"Mi, Pi aku ke kamar dulu ya ganti baju" Kata Jovan
"Oke, sayang" Kata Resti
Jovan segera pergi menuju kamarnya untuk berganti baju.
→Rumah Bayu&Anika
Sampai dirumah, Anika segera duduk disofa. Namun dia melihat tidak ada Niken dirumahnya.
"Mas, Niken mana? Koq dia gak ada?" Kata Anika
"Itu, Niken dia terpaksa berhenti karena anaknya sedang sakit dikampung" Kata Bayu
"Oh, begitu" Kata Anika
"Ayo, sekarang kita ke meja makan soalnya Mamah udah siapin makanan untuk kalian" Kata Ibu Vina
Mereka segera pergi ke ruang makan. Sampai disana mereka segera duduk dan menikmati makanan.
"Oh ya, mulai besok kamu gak perlu lagi gantiin aku dikantor, soalnya aku besok udah mulai bekerja kembali" Kata Bayu
"Iya, Mas" Kata Anika
"Berarti Mamah besok bisa temani aku seharian dong, asyikk" Kata Keysha
"Iya, sayang" Kata Anika"Oh ya, bagaimana dengan Nilai ulangan kamu?" Lanjutnya
Keysha terkejut dengan pertanyaan dari Mamahnya.
"Loe, memangnya hasil ulangannya udah keluar?" Kata Bayu
"Udah, Mas" Kata Anika" Aku taunya dari Pak Jovan, katanya Cahaya dapat nilai 98" Lanjutnya
"Kalau kamu dapat nilai berapa, sayang?" Kata Ibu Vina
"Hmmm... Aku dapat nilai 95,Nek" Kata Keysha
"Oh ya, Wah Cucu Nenek ini memang anak pintar" Kata Ibu Vina
"Iya, Papah dan Mamah bangga sama kamu, sayang" Kata Bayu
"Makasih Mah, Pah" Kata Keysha
Namun didalam hatinya, dia merasakan kegelisahan.
"Semoga aja tidak ada yang tau kebenaran soal nilai ulangan aku yang sebenarnya" Kata Keysha dalam hatinya.
Mereka meneruskan makan mereka sambil mengobrol satu sama lain.
→Di Rumah Jovan
Saat ini Jovan sedang menyusun dana untuk acara ulang tahun putri tersayangnya.
"Oh ya, kemarin Ayah dan Ibu mertua kamu datang kesini, mereka baru pulang dari London" Kata Bram
"Oh ya, jadi mereka sudah pulang kesini?" Kata Jovan
"Iya" Kata Resti" Bahkan dia juga bawain kami oleh-oleh" Lanjutnya
"Ya sudah, nanti aku dan Cahaya akan berkunjung ke rumah mereka" Kata Jovan
Setelah itu, dia kembali menghitung dana ulang tahun putrinya.
→Di Rumah Bayu&Anika
Saat ini Bayu dan Anika sedang berduaan dikamar mereka.
"Hmm... Mas" Kata Anika
"Apa" Kata Bayu
"Gimana kalau kita kasih adik untuk Keysha, soalnya aku mau punya anak lagi" Kata Anika
"Anika, kan kamu sudah tau kalau aku cuma mau punya 1 anak saja" Kata Bayu
"Tapi, Mas sejak Keysha masih kecil sampai sekarang kamu belum pernah menyentuh aku sekali pun, kenapa Mas?" Kata Anika
"Karena aku gak mau punya anak lagi, Nika please aku mohon tolong kamu hargain keputusan aku ini" Kata Bayu
"Iya, Mas aku hargai keputusan kamu" Kata Anika
__ADS_1
"Kenapa Mas Bayu tidak mau menyentuh aku? Apa benar apa uang yang dikatakan Jovan jika pernikahan kami berdua hanya sandiwara saja? Tapi apapun itu aku tetap percaya dengan Mas Bayu,dia tidak mungkin membohongi aku" Kata Anika dalam hatinya
...(Hari Minggu kemudian) ...
Tibalah saatnya hari ulang tahun Cahaya. Semua tampak meriah. Dan kini Cahaya telah menggunakan gaun pestanya yang indah.
Semua tamu undangan pun berdatangan, termasuk keluarga Bayu. Mereka pun masuk ke dalam untuk memberikan ucapan selamat.
"Aya selamat ulang tahun ya" Kata Keysha
"Makasih, Keysha" Kata Cahaya
"Cahaya selamat ulang tahun ya" Kata Bayu dan Anika
"Makasih, Om, Tante" Kata Cahaya
"Ini kado dari aku untuk kamu" Kata Keysha
"Makasih, Keysha" Kata Cahaya
Tak lama kemudian, Pak Fakhri dan Saira pun datang. Mereka terkejut ketika melihat Anika.
"Nayla" Kata Pak Fakhri
Pak Fakhri memeluk Anika dengan erat. Sementara Bayu tampak bingung.
"Nayla, sayang kamu masih hidup?" Kata Pak Fakhri
"Pah, dia Bukan Jovan tapi dia Anika, dia istri dari dia" Kata Jovan
"Apa? Tapi bagaimana bisa... " Kata Pak Fakhri
"Iya, Pak dia adalah istri Saya" Kata Bayu
"Maafkan saya, saya mengira istri kamu adalah anak saya yang sudah tiada" Kata Pak Fakhri
"Pak Bayu perkenalan ini Papah dan Mamah mertua saya, Pah, Mah perkenalkan ini Pak Bayu, dia rekan bisnis aku dan ini istrinya, Ibu Anika"Kata Jovan
Mereka saling berkenalan satu sama lain.
"Karena semua tamu undangan sudah selesai, mari kita mulai acaranya" Kata Jovan
Mereka pun memulai acaranya. Dimulai dari menyanyikan lagu ulang tahun , tiup lilin, hingga potong kue.
"Kue pertama ini Aya berikan sama Papah" Kata Cahaya
"Makasih ya, sayang" Kata Jovan" Selamat ulang tahun, Princess Papah" Lanjutnya
Setelah itu, mereka menikmati makanan yang telah disediakan.
"Oh ya, aku mau ke toilet sebentar ya" Kata Bayu
"Tapi jangan lama-lama" Kata Anika
"Iya" Kata Bayu
Bayu segera pergi mencari toilet. Tiba-tiba dia bertemu dengan Jovan
"Pak Bayu, Anda mau kemana?" Kata Jovan
"Oh, kamar mandi kebetulan kamar mandi yang ada di dapur rusak jadi anda bisa menggunakan kamar mandi di kamar saya" Kata Jovan" Mari, saya antar" Lanjutnya
"Baik, Pak" Kata Bayu
Jovan segera menuju kamarnya diikuti oleh Bayu.
"Silahkan, masuk saja kedalam" Kata Jovan
"Terima kasih, Pak" Kata Bayu
Bayu pun masuk ke dalam kamar Jovan dan segera masuk ke dalam kamar mandi. Selama 5 menit, akhirnya Bayu keluar dari kamar mandi. Setelah keluar dari kamar mandi, tanpa sengaja Bayu melihat foto yang sangat dia kenal. Bayu segera mengambil foto itu.
"Ini kan foto Anika, kenapa bisa ada sama disini?" Kata Bayu dalam hatinya.
Tanpa dia sadari, Jovan masuk ke dalam dan menghampiri dirinya.
"Itu foto istri saya" Kata Jovan
Bayu sangat terkejut dengan kehadiran Jovan yang tiba-tiba.
"Istri?" Kata Bayu
"Iya, tapi dia sudah tiada 4 tahun yang lalu" Kata Jovan
"Kalau boleh saya tau apa penyebab dia tiada?" Kata Bayu
"4 tahun yang lalu, kami mengalami kecelakaan dan mobil yang kami tumpangi jatuh ke jurang" Kata Jovan
"Jatuh ke jurang?" Kata Bayu
"Iya" Kata Jovan
"Dan kalau boleh tau lagi, siapa Nama istri anda ini?" Kata Bayu
"Namanya Nayla" Kata Jovan
Bayu seketika terdiam setelah mendengar jawaban dari Jovan.
"Kenapa kejadian kecelakaannya sama seperti yang dialami Anika? Dan namanya juga sama seperti yang ada di KTP Anika yang selama ini aku sembunyikan. Apa Jangan-jangan... " Kata Bayu dalam hatinya
"Pasti anda sangat terkejut ketika melihat wajah istri saya mirip sekali dengan Anika?"Kata Jovan
"I, iya pak, saya sangat terkejut sekali" Kata Bayu" Kalau begitu saya permisi dulu" Lanjutnya
Setelah itu Bayu segera pergi meninggalkan Jovan.
"Kenapa dia seperti ketakutan begitu dan juga gelisah begitu? Dia seperti sedang menyembunyikan sesuatu, aku harus mencari tau" Kata Jovan dalam hatinya.
Jovan segera keluar dari kamarnya dan kembali bergabung ke acara pesta ulang tahun Putrinya.
Sementara di meja lain, Pak Fakhri terus memperhatikan Anika dari kejauhan.
"Papah masih mengira kalau dia Nayla?" Kata Saira
"Papah juga tidak tau, Pah tapi Papah merasa kalau dia benar-benar Nayla" Kata Pak Fakhri" Seperti Papah harus mencari tau tentang dia, Mah,Bagaimana?" Lanjutnya
__ADS_1
"Iya, Pah Mamah sangat setuju lagian Mamah sangat penasaran apa dia benar Nayla, anak kita atau bukan" Kata Saira
Sementara di tempat lain, diam-diam Anika menghampiri Cahaya yang sedang duduk.
"Tante Nika" Kata Cahaya
"Ini untuk kamu, hadiah spesial dari Tante" Kata Anika
"Makasih ya, Tante" Kata Cahaya
"Sama-sama" Kata Anika" Apa Tante boleh peluk kamu?" lanjutnya
"Boleh, Tante" Kata Cahaya
Anika segera memeluk Cahaya dengan penuh kasih sayang.
"Kalau begitu, Tante kesana dulu ya" Kata Anika
"Iya, Tante" Kata Cahaya.
Anika segera pergi meninggalkan Cahaya dan kembali ke mejanya bersama Bayu dan Keysha.
Selama 1 jam, akhirnya pesta pun telah selesai. Bayu, Anika, dan Keysha berpamitan untuk pulang.
"Pak Jovan, Cahaya, Om, Tante kami pamit pulang dulu" Kata Bayu
"Kalian hati-hati ya dijalan" Kata Resti
"Iya, Tante" Kata Bayu
"Aya, aku pulang dulu ya, Dah" Kata Keysha
"Dah" Kata Cahaya
Mereka segera masuk ke dalam mobil. Bayu segera menjalankan mobilnya meninggalkan rumah Jovan.
→Rumah Bayu&Anika.
Sampai dirumah Bayu segera masuk ke dalam kamarnya, sementara Anika menemani Keysha bermain.
Di dalam kamar, Bayu segera mencari sesuatu di laci lemarinya. Tak lama kemudian, akhirnya dia menemukan benda yang dia cari.
"Ini, ktp yang aku temukan saat aku menemukan Anika dulu" Kata Bayu dalam hatinya.
Dia segera membaca KTP itu dengan seksama.
"Namanya sama seperti istrinya Jovan dan statusnya disini juga sudah menikah, apa jangan-jangan Anika adalah istrinya Jovan? Itu artinya kesempatan aku untuk memiliki Anika sudah tidak ada lagi" Kata Bayu dalam hatinya.
Tiba-tiba Ibu Vina datang menghampiri dirinya.
"Ada apa, Bayu kenapa kamu kelihatan gelisah seperti ini?" Kata Ibu Vina
"Mah aku sudah mengetahui identitas Anika sebenarnya" Kata Bayu
"Maksud kamu? Kamu sudah mengetahui tentang dia?" Kata Ibu Vina
"Iya, Mah dia adalah istrinya Jovan" Kata Bayu
"Jovan? Client kamu itu?" Kata Ibu Vina" Darimana kamu tau soal itu?" Lanjutnya
"Pertama tadi saat dipesta, aku melihat foto istrinya Jovan yang sangat mirip dengan Anika dan dia bercerita kalau Istrinya tiada akibat kecelakaan dan mobil mereka jatuh ke jurang, itu sama seperti kecelakaan yang menimpa Anika" Kata Bayu
"Ya, bisa saja itu kebetulan" Kata Ibu Vina
"Tidak, Bu dan yang kedua nama istrinya adalah Nayla, dan KTP ini namanya sama seperti istrinya Jovan" Kata Bayu
"KTP milik siapa ini?" Kata Ibu Vina
"Ini KTP milik Anika, Mah aku menemukan ini di dompetnya saat kita menemukan dia dulu" Kata Bayu
"Jadi, benar jika Anika itu adalah istrinya Jovan?" Kata Ibu Vina
"Iya, Mah" Kata Bayu
"Sayang, pokoknya jangan sampai Anika mengetahui hal ini" Kata Ibu Vina
"Kenapa, Mah?" Kata Bayu
"Karena kalau dia mengetahui hal ini, dia pasti akan kembali dengan suaminya" Kata Ibu Vina" Dan kalau sampai itu terjadi, bagaimana dengan Keysha? Dia pasti akan sedih karena kehilangan Anika" Lanjutnya
Bayu pun terdiam mendengar perkataan dari Ibunya.
"Ingat, pikirkan lah kebahagiaan anak kamu" Kata Ibu Vina
Bayu pun memikirkan perkataan dari Ibunya.
"Iya, Mamah benar aku akan rahasiakan ini semua dari mereka" Kata Bayu
"Iya, Mamah setuju dengan keputusan kamu, sayang" Kata Ibu Vina
Tiba-tiba handphone Bayu berbunyi. Bayu menatap malas handphonenya setelah membaca nama yang tertera dihandphone.
"Siapa? Pasti istri baru kamu itu kan?" Kata Ibu Vina
"Mamah, jangan keras-keras bicaranya nanti Anika akan dengar semuanya" Kata Bayu
Bayu pun mengangkat telpon itu.
"Hello, sayang besok jadikan tinggal disini?" Kata orang itu yang ternyata adalah Niken
"Iya, jadi" Kata Bayu
"Oke, kalau begitu aku akan menyiapkan semua keperluan dan kebutuhan aku untuk besok" Kata Niken
"Ya sudah, aku sekarang sibuk banyak kerjaan" Kata Bayu
"Oke, Bye sayang" Kata Niken
Bayu segera memutuskan telponnya dengan Niken.
"Ayo, kita segera turun ke bawah temuin Anika dan Keysha" Kata Ibu Vina
"Ayo" Kata Bayu
Mereka segera turun ke bawah untuk bergabung bersama Anika dan Keysha.
__ADS_1
...~Bersambung~...