
Naadira wijaya.......
Sinar matahari pagi menembus masuk kedalam kamar melewati celah celah jendela, aku terbangun dari tidurku dan melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 07:00 pagi, hari ini aku ada jadwal kuliah pukul 09:00, masih ada waktu dua jam lagi tapi entah mengapa aku ingin cepat sampai di kampus sebelum jam 09:00.
Aku beranjak pergi ke kamar mandi, cukup lumayan lama aku berada dikamar mandi, setelah selesai mandi akupun keluar dengan hanya memakai handuk jubahku, aku berjalan menuju lemari pakaian dan memilih dress yang berwarna gelap sampai lutut dengan lengan tertutup pendek. Dengan cepat aku kenakan dress itu lalu bersiap merias wajahku sedikit polesan tidak terlalu tebal, aku menyisir rambutku membiarkannya tergurai rapih dan aku memakai bando kecil dengan mutiara yang menghiasinya.
Setelah selesai dengan semua hiasan diri aku pun berjalan menuju meja kerja dan memasukkan beberapa buku kedalam tasku. Akupun keluar dari kamar sudah terlihat beberapa macam sarapan yang sudah disiapkan bi inah, akupun duduk dihadapan makanan itu dan menyantapnya, tidak banyak yang aku makan hanya cukup untuk mengganjal perutku saja "bi inah" panggiku tidak lama bi inah datang dari arah belakang "iya nona ada yang bisa bibi bantu?" jawabnya sopan "iya bi, maaf bi tolong ambilkan aku sepatu berwarna putih" ucapku sembari tersenyum bi inah yang langsung mengerti cepat mengambilkan sepatu yang aku maksud, tidak lama sepasang sepatu itu sudah berada di hadapanku "mau bibi bantu pakaikan nona?" "tidak bi tidak perlu aku bisa memakainya sendiri" jawabku langsung mengambil sepatu yang berada di tangan bi inah.
Setelah selesai dengan semuanya akupun pergi berangkat menuju kampus "nona hati hati di jalannya" ucap bi inah seperti yang sedang mengantarkan anaknya yang akan berangkat sekolah, aku hanya tersenyum dan mulai melajukan mobilku meninggalkan area rumah.
Sekarang aku sudah sampai didepan gerbang kampus terlihat beberapa banner terpampang jelas disekitar jalanan masuk area kampus tapi aku tidak memerhatikan dengan jelas, aku langsung melajukan mobilku menuju gedung fakultas keguruan, setelah parkir aku langsung menuju ke ruang perpustakaan, dan mulai mencari beberapa buku yang akan aku baca sebelum jam masuk kelas di mulai.
Terdengar suara ponselku berdering, akupun melihat siapa yang meneleponku ternyata irana sahabatku yang menelepon akupun mengangkat telpon itu "hallo Naadira kamu lagi dimana?" terdengar suara irana dari balik telpon "aku di perpustakaan" jawabku singkat "oke aku kesana" tanpa menunggu jawabanku sambungan telpon sudah terputus begitu saja.
Akupun melanjutkan baca buku ku sambil menunggu kedatangan irana sahabatku, tapi tumben dia mau mengunjungi perpustakaan tapi mungkin dia sudah ada keinginan untuk membaca biarin aja deh.
*****
__ADS_1
Irana Larasati........
Pagi ini aku sudah berada dikampus, tidak ingin sebenarnya pagi pagi sekali datang ke kampus padahal kuliah akan dimulai pukul 09:00 tepat sedangkan aku jam 06:00 pagi saja sudah berada di kampus, hanya karena aku sudah membuat janji bersama kaka tingkat, tiga laki-laki yang bukan sembarang orang bisa diajak sekedar mengobrol bersama mereka. Hemmmmm dasar sombong sekali mereka ini, tapi mereka sangat populer di kampus ini, seluruh kampus pasti tau dengan 3 pria ini, eh tapi banyak orang yang bilang bukan hanya tiga malah empat orang tetapi yang satu lagi berada di fakultas kedokteran.
Setelah aku dan tiga laki-laki ini sudah berkumpul di salah satu taman belakang fakultas keguruan kami berbincang untuk menyusun suatu rencana, aku juga sedikit bingung kenapa harus berhubungan dengan aku. Setelah berbicara panjang lebar ternyata ini menyangkut sahabatku Naadira wijaya.
Setelah selesai menyusun rencana aku memutuskan untuk menelepon sahabat cantik ku ini, dan setelah mengetahui keberadaannya aku langsung mematikan sambungan telpon ku itu.
"ka, sekarang Naadira berada diperpustakaan" sautku terlihat wajah ketiga laki-laki dihadapanku senang "yaudah sekarang kamu pergi jemput Naadira, kalian berdua jemput Reva aku tunggu disini oke" kita semua mengangguk mengerti. Akupun pergi menuju perpustakaan fakultas untuk menemui Naadira, setelah sampai di depan pintu perpus aku cepat masuk mencari si cantik dan manis itu setelah mengedarkan pandangan keseluruh ruangan akhirnya aku bisa melihatnya akupun mendekatinya.
Setelah sampai terlihat wajah Naadira bingung "mau ngapain kita disini?" tanya Naadira "udah kita duduk aja dibangku didepan sana yu" tanpa menunggu jawaban Naadira aku langsung menarik tangannya menuju bangku didepan sana, tempat yg sudah di rencanakan sebelumnya. Kamipun duduk menikmati angin.
****
Naadira wijaya.......
Tumbennya irana sahabat ku ini mengajak aku untuk duduk dibangku yang terletak ditaman belakang biasanya juga dia ngajak aku untuk kekantin "ngapain sih kita kesini? Toh biasanya juga kita pergi ke kantin" tanyaku penasaran "yah Dira kali kali kenapa kita pergi duduk disini, lagian indah jugakan tamannya" memang benar sih temannya cukup indah apalagi ada danau kecil didepan sana, mungkin ini kali pertamanya aku datang kesini, udaranya sejuk aku menikmatinya "dira aku pergi ke kamar kecil dulu ya kebelet" dengan nada memohonnya ira dan melihat ekspresi wajahnya yang sudah tidak tahan menahan ingin kekamar kecil akupun mengangguk dan membiarkannya pergi, selagi menunggu akupun melanjutkan baca buku.
__ADS_1
****
Reva Rahardiyan.......
Aku sangat pagi sekali sudah berada dikampus, terlihat matahari belum sepenuhnya terbit tapi aku sudah berada di area kampus, hari ini aku bersama calon dokter lainnya akan melakukan praktek akhir ke daerah yang berbeda beda, seperti yang sudah aku bilang kalau aku ditugaskan didaerah yang sangat jauh dari perkotaan.
Aku sudah menyelesaikan semua administrasi dan perlengkapan yang lainnya hanya saja sedang menunggu teman teman yang lain, akupun duduk didalam mobilku, harapanku sebelum aku pergi meninggalkan kota ini, aku ingin bertemu dengan seseorang yang telah mencuri hatiku ini. Sudah beberapa hari ini aku tidak bertemu dengannya aku hanya bisa memandangi foto fotonya di media sosial.
Tersadar dalam lamuanan terdengar suara kaca mobilku diketuk seseorang dari luar aku melihat dan ternyata Glenn aku membuka pintu mobilku "kenapa Glenn" tanyaku "yu ikut kita kesuatu tempat" ajaknya semangat "kemana? Aku ini sebentar lagi mau berangkat" terlihat masih ada waktu dua jam lagi menuju keberangkatan "udah ayo ikut aja, nggak akan lama ko janji" karena mereka akupun mengikuti ajakan mereka yang sama sekali aku nggak tau tujuan mereka apa, tapi arah ini arah menuju taman belakang danau "ngapain kita kesini" tanyaku penasaran terlihat Daniel yang sudah berada disana didekat pohon, kita berjalan setengah berlari mendekat.
Sesampainya ditempat Daniel tadi Daniel langsung merangkulkan tangannya dibahuku "va aku tau, aku faham dan kita yakin kalau kamu sangat ingin memilikinya, maka dari itu ini kesempatan kamu dan jangan membuang waktu lagi" ucap Daniel, aku masih belum mengerti apa yang sahabatku katakan, lalu Daniel menunjukkan sebuah kursi yang terlihat 2 perempuan yang sedang duduk, tapi tidak lama satu perempuan itu pergi meninggalkannya "itu Naadira wijaya perempuan yang kamu inginkan, dia sudah didepan mata, dekati dia sekarang" dengan malu kau merangkul ketiga sahabatku ini "terima kasih" mereka pun langsung menyuruh ku mendekati perempuan yang sedang duduk dikursi yang tidak jauh dari tempat aku berdiri sekarang.
Naadira akhirnya kita bisa bertemu, akhirnya harapanku terwujud.
Makasih kalian yang sudah merencanakan ini semua, ini hadiah yang indah buatku
Bersambung.......
__ADS_1