
Naadira wijaya
Pagi pagi aku terbangun karena mendengar pintu ada yang mengetuk, aku cepet mendekati pintu dan membukanya terlihat bi inah dibalik pintu "maaf nona sudah mengganggu tidur nona" ucap bi inah merasa bersalah, "tidak apa apa bi, yu masuk" akupun mulai berjalan meninggalkan bi inah dan bi inah ikut memasuki rumah tidak lupa menutup pintu.
"bi cucian udah aku taro dibelakang, kemarin juga aku sempet pergi membeli beberapa makanan bibi gak perlu bikin makanan ya" sautku "baik nona" jawab bi inah lalu pergi kebagian belakang, akupun masuk lagi kedalam kamar dan melanjutkan tidurku.
Bi inah itu orang membantu aku membereskan rumah dan mencuci pakaianku, dia juga biasa melayani aku ketika aku berada di rumah mamah papah, setiap pagi hari dia datang dan pulang ketika sore hari.
Pagi itu aku menerima telpon dari ka Reva, dia mengajak makan siang bareng awalnya aku ragu tapi aku coba untuk memberanikan diri menerima ajakan nya, jam 13:00 dia akan menjemputku.
Aku memilih baju yang akan aku kenakan nanti disaat makan siang baju berwarna putih tulang sampai kebawah lutut dengan lengan pendek, aku memanggil bi inah gak lama dia datang "bi tolong setrikain baju ini ya, aku mau pergi nanti siang" akupun menyerahkan baju itu ke bi inah "baik nona" bi inah menerimanya dan membawa kebelakang.
Setelah selesai mandi aku liat jam sudah menunjukkan pukul 12:30 aku segera bersiap siap, baju yang aku tadi kasih ke bi inah sudah tergantung di depan lemari, aku memakainya dan mulai memoles wajahku dengan sedikit perias wajah tidak terlalu tebal hanya lapisan tipis dan natural. Aku memakai cincin yang orang tuaku kasih disaat aku ulang tahun beberapa bulan yang lalu.
__ADS_1
Terdengar suara nada dering dari ponselku akupun mengambil dan menjawab telpon itu ternyata ka Reva sudah berada didepan rumah aku liat dari balik jendela kamar dan ternyata memang sudah ada mobil di depan rumahku, aku dengan cepat memakai sepatu dengan warna senada dan keluar dari rumah.
Sontak aku kaget ketika Reva keluar dari mobil nya lalu membukakan pintu mobil untuknya aku hanya tersenyum dan menurutinya memasuki mobil, sepanjang perjalanan kami tidak sedikit pun berbicara hanya ada suara klakson dari luar sana.
Mobil pun berhenti disalah satu restoran di tengah kota terlihat cukup ramai tapi tidak terlihat penuh, kami duduk di pinggiran kaca besar yang langsung melihat ke jalan raya, tidak lama pelayan menghampiri kami dan memberikan buku menu, tapi ada yang aneh kenapa pelayan itu memanggil itu memanggil Reva dengan panggilan tuan?
Reva pun menyerahkan buku menu itu ke aku dan aku mulai membuka dan memilih menu yang aku mau, setelah selesai dengan memilih menu aku dan Reva mulai berbincang bincang mengenai hal semalam, karenanya aku jujur dengan keadaan semalem dan ternyata dia mengakui telah membuat aku tidak nyaman dibuatnya.
Setelah selesai menyantap makan siang, tampak hari sudah mulai sore aku harus segera pulang karena ada beberapa tugas yang belum aku selesaikan untuk besok.
Aku memasuki rumahku dan terlihat bi inah sedang menunggu diruang tamu "nona sudah pulang" aku hanya tersenyum dan duduk dikursi "iya bi", "wajah nona terlihat sangat ceria dan bahagia"tanya bi inah membuat aku malu "apa sih bibi ini toh aku biasa aja bi, bibi mau pulang?" tanyaku "iya nona bibi mau pulang kalo nona sudah tidak memerlukan bibi" jawabnya "oh yaudah udah ko bi gak ada lagi kalo semuanya udah selesai bibi boleh pulang" "baik nona terima kasih" bi inah pun mulai meninggalkan rumah aku mengunci pintu setelah bi inah sudah tak terlihat di depan rumah, setelah itu aku memasuki kamar dan merebahkan tubuhku diatas kasur.
Malamnya aku mulai menyelesaikan tugas yang belum aku selesaikan sebelumnya, setelah selesai aku bergegas tidur tidak membayangkan apapun dan langsung menutup mata.
__ADS_1
Pagi pagi sekitar pukul 07:00 pagi aku sudah siap untuk pergi ke kampus karena jadwalnya berubah mendadak aku langsung mengarahkan mobilku ke kampus, jalanan pagi ini cukup ramai karena semua orang mulai beraktifitas seperti biasa.
Setelah memasuki gerbang utama kampus aku cepat memarkirkan mobilku tidak jauh dari gedung fakultas keguruan akupun berjalan cepat agar tidak terlambat memasuki ruang kelas. Setelah memasuki ruang kelas disana baru ada beberapa orang dan kebanyakan belum hadir tidak lama setelah aku duduk dosenpun masuk dn langsung memulai perkuliahan tanpa menunggu yang lain.
Ditunggu cerita selanjutnya ya, insya alloh akan segera aku upload kelanjutannya...
__ADS_1
Jangan lupa kasih love sebanyak banyaknya dan komentar yang membangun 😊