Antara Pendidikan Dan Pernikahan

Antara Pendidikan Dan Pernikahan
Reva Rahardiyan


__ADS_3

Hari ini aku dan seluruh organisasi mahasiswa yang ada di kampus berkumpul diaula untuk berdiskusi mengenai acara ospek mahasiswa baru ya meskipun disini aku sudah menuju tingkat akhir yang sudah mulai sibuk untuk praktek juga mengolah skripsi tapi aku tetap semangat berorganisasi dikampus. Namaku Reva Rahardiyan salah satu mahasiswa kedokteran menuju tingkat akhir.


Masa orientasi mahasiswa tingkat perguruan tinggi sudah dimulai, pagi itu satu persatu mahasiswa berdatangan membawa berbagai persyaratan yang sudah ditentukan, setelah seluruh mahasiswa masuk gedung aula dengan rancangan agenda acara yang sudah ditentukan, aku coba coba melihat data mahasiswa yang ada di sudut ruangan aku coba melihat disana terpampang nama, fakultas, jurusan dan foto mahasiswa. Aku melihat dan ada satu dari banyak mahasiswa yang mencuri hatiku ini. Aku tersenyum melihatnya dia cantik dan manis, tapi apakah dia sudah memiliki kekasih hati? Aku coba menyimpan nomer ponsel itu dengan nama lengkapnya dialah Naadira Wijaya.


"Reva, kamu ditunggu yang lain tuh disana" saut salah seorang teman. "oh iya iya" jawabku sambil meninggalkan meja yang menyimpan data mahasiswa 'Reva Reva aku tau kamu sedang mencari seorang mahasiswi, reza.

__ADS_1


Aku bergegas mendekati kerumunan teman temanku, "hai gimana semuanya sudah siapa?" tanyaku "sudah sudah siap, tinggal menunggu waktu" sahut teman yang lain, "ya udah sambil nunggu mereka beres kita stay di meja yang udah disiapin sama panitia" aku dan teman-teman segera beranjak meninggalkan tempat tadi menuju bagian aula yang lain karena akan diadakan pemeriksaan kesehatan mahasiswa ini rutin diadakan setelah selesai acara ospek setiap harinya. Setelah semuanya siap tidak lama kemudian para mahasiswa baru mulai berdatangan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kesehatan lainnya, Akupun ikut memeriksa beberapa mahasiswa.


Dimana dia? Aku ingin bertemu dengannya langsung tidak hanya melihatnya difoto tadi, semoga yang memeriksa dia hari ini teman perempuan bukan laki-laki, kalo sama laki-laki pasti dia jadi incaran temen laki-laki ku yang lain. Esok hari aku harus bisa bertemu dan memeriksa dia, gumamku dihati.


Aku tinggal dirumah yang sudah diberikan orang tuaku 2 tahun yang lalu, letaknya tidak begitu jauh dari kampus, aku tinggal sendiri dirumah ini rumah yang terdiri dari 2 lantai Yang di dalamnya terdapat 2 kamar 3 kamar mandi dan beberapa ruangan lainnya, tidak begitu besar tapi ini cukup nyaman.

__ADS_1


Setelah sampai di rumah aku bergegas menuju lantai atas tempat dimana letak kamarku, aku segera membersihkan tubuhku, kucuran air membasahi rambut dan tubuhku segar rasanya. Cukup lama aku di kamar mandi selesai itu aku segera memakai baju tidur dan pergi ke area dapur untuk mengambil beberapa buah buahan yang ada di dalam kulkas setelah itu aku beranjak mendekati kursi santai yang berada tidak jauh dari area dapur sambil mengupas buah buahan aku berfikir membayangkan sedang apa Naadira sekarang ya? Apa dia sudah tertidur pulas untuk menghadapi hari esok? Apa aku coba menghubungi dia ya? Tapi tidak ini terlalu cepat, nanti saja aku menghubunginya sekarangkan sudah malam dan dia mungkin sudah beristirahat.


Setelah selesai memakan beberapa buah aku segera pergi ke kamar dan beristirahat, harapanku semoga besok aku bisa bertemu dengan kamu Naadira..


Malampun terasa sangat dingin tidak seperti biasanya..

__ADS_1


__ADS_2