Ardila Hanafi

Ardila Hanafi
22- Kost


__ADS_3

Dila masih memejamkan matanya akibat kelelahan kemarin, Tubuhnya menggeliat lalu duduk. Ia menengok kearah Jam dinding, Masih menunjukkan pukul 4 masih sempat untuk siap siap.


Setelah Shalat Subuh Dila segera berganti baju karena ia sudah mandi sebelum Shalat. Ia menggunakan stelan santai dengan Kemeja Hitam Merah kotak kotak, Celana Jeans Hitam, dan Pashmina Merah Maroonnya. Ia segera ke meja makan setelah sudah saatnya Sarapan, Semua orang nampak biasa saja mungkin karena belum mengetahui.


Mereka memulai sarapan hingga akhirnya selesai, Ayah nampak ingin bicara pada anak anaknya.


"Dila mau Nge Kost" Ucap Ayah sarkas


"Hah?" Febry nampak kaget dengan keputusan adik terkecilnya untuk Nge kost. Ia tak rela harus berpisah rumah dengan adiknya, 8 tahun mereka hidup bersama.


"Dila mau nge Kost Kak, Deket kampus. Biar deket" Timpal Dila, Arsyi sedari tadi hanya senyum sinis

__ADS_1


"Bagus dong! Gak ada pemandangan yang ngerusak mata" Sindir Arsyi


"Kenapa sih Dil, Gak nikah aja sama Bima, Biar ada yang jaga. Lagian dia gak pernah main main sama cewek kok!" Ucap Febry


"Dila belum pengen Nikah, Aku masih mau bebas Kak Dila bakal sering sering pulang kok" Ucap Dila


"Yaudah kalau itu keputusan kamu, Nanti kakak anter aja ya" Ucap Febry


Hingga akhirnya Bima datang, Ia meminta izin Ayah untuk mengantar Dila saat Dila masih bersiap dan mengambil Ransel dan Kopernya. Ia seret Kopernya, Ransel dipunggungnya. Ia berjalan ke Garasi, Ia ambil Sepeda Lipat miliknya. ia tekuk tekuk Sepedanya dan ia bawa dengan tangan kanannya.


Bima yang melihat Dila kesulitan segera membawakan Koper dan Sepedanya, Ia taruh semua barang itu ke Bagasi. Semalam ia sudah mengirim pesan jika ia juga akan pindah ke Kost, Awalnya Bima melarangnya namun Dila bersikeras. Sebenarnya Dila adalah pribadi yang lemah lembut namun sejak kematian Rafa, Dila menjadi pribadi yang tertutup. Jarang lagi berinteraksi pada orang sekitar.

__ADS_1


Bima membukakan pintu untuk Dila, Mereka masuk mobil. Dila melambaikan tangan pada Febry, Tak ada Ayah, Bunda dan Arsyi yang melepas kepergiannya. Mereka menyusuri jalanan menuju kampus, Dila memberi arahan jalan pada Bima agar sampai disana, Hari ini ia kukiah siang sekitar jam 1 dan ia bisa membersihkan Kost terlebih dahulu.


Mobil Bima terparkir didepan gerbang Kost, Mereka mengeluarkan barang barang Dila. Ibu kost memberi kunci kamar saat itu juga Dila memberi bayaran untuk 2 bulan kedepan.


"Mas langsung berangkat aja, Aku sendiri aja yang beresin lagian gak enak sama yang lain kan ini kost perempuan" Ucap Dila


"Yaudah, Jangan capek capek besok aku jemput ya, Mama pengen cepet cepet buat Kue sama kamu. Gak usah bawa apa apa katanya, Mama punya bahan Kue kok" Ucap Bima lembut


"Iya, hati hati dijalan Mas" Setelah Bima pergi, Dila pun masuk dan membereskan barang barangnya. Di Kost ini tak ada Lemari hanya ada Laci plastik dan Meja Lipat, Kupas kecil ditembok dan Kasur saja.


Ia menata pakaian dan Hijabnya, Dila sudah mengoleksi Hijab Pashmina sejak SMA. Dulu hanya menggunakan Jilbab Instan Rabb*ni. Hampir semua warna ia punya, Karena setiap diberi uang mingguan ia kumpulkan untuk membeli satu Hijab.

__ADS_1


Jam sudah menunjukkan jam 11 ia berjalan keliar di Kost setelah menyapa teman teman Kost batunya, Ia sudah bertanya pada Andini, Teman sekelasnya. Tempat jualan makanan, Ternyata sangat dekat karena ini lingkungan Kampus jadi banyak kios makanan, Ia memilih berbelok pada Kios yang menjajakan Penyetan Ayam. Ia membeli satu bungkus untuknya, Lalu kembali Ke Kost.


__ADS_2