
"Isinya ularrrrr berat kan...." Ucap Ibu Bima Sambil Melihat sinis Bima
"Yaelah bu cuma nanya" ucap Bima
"Hahahahaha itu.....barang barang lama yang gk digunain mau Ibu simpen....ibu mau Renovasi lagi rumahnya....biar makin baik...." Ucap Ibu Bima
"Wah serius bu? Rumah baru dong?" Ucap Bima dengan senang hati
Sangking senengnya Bima sampai tidak fokus angkat kardusnya Dan Kemudian kardusnya ada yang jatuh.
"Gedubrak" suara Bima menjatuhkan kardus
"Hati hati Bima..... Itu nanti barang yang di dalem rusak" ucap ibu Bima sambil teriak teriak
"Ya gapapa kan, kan udah barang lama" ucao Bima
"Hey! Barang lama pun berharga bagi mama huh" ucap ibu sambil marah
"Nyinyinyinyi" ucap Bima dalam hati
Di Rumah Riyan
Saat ini Riyan berada di kamarnya Dan ia senyum senyum sendiri ber chatting dengan Luna.
"Luna, nanti kalo aku pergi ke mall atau kemana kamu mau di beliin apa?" Tanya Riyan lewat chat
"Oh emm....terserah kamu aja sih, apapun aku mau" jawab Chat Luna
"Kok gitu sihhh...." Balas Riyan sambil menatap hp nya Dan berekspresi bibir monyong
"Ya emang kamu mau beliin apa?" Chat Luna
"Ya kesukaan kamu lah...." Chat Riyan
"Apapun aku suka kalo itu pemberian Dari kamu" chat Riyan
"Serius ni?" Chat Riyan
"Iya......"
Sampai di sinilah Chat Luna Dan Riyan. Riyan begitu sangat terbunga bunga. ia senyum senyum sendiri nggak jelas. Begitu pun dengan Luna ia pun juga senyum senyum sendiri di kamarnya. ia senang Dirinya semakin dekat dengan Riyan.
Meskipun Riyan Belum menyatakan perasaannya ke Luna, namun Luna tak mefasa bahwa Dirinya sedang di gantung. Luna juga ingin mengenal Riyan lebih dalam. Dirinya juga tak terburu buru untuk pacaran. Luna begitu sangat santai
Sedangkan Riyan yang tak Tau asli perasaan Luna. Riyan merasa bingung. Kapan ia harus menyatakan perasaannya. Di sisi lain ia takut Luna merasa Dirinya di gantung olehnya. Padahal Luna sendiri tidak sama sekali merasa bahwa Dirinya digantung oleh laki-laki. Bahkan Luna begitu sangat santai. Maka Dari itu Riyan harus Tau sedalam apa ia mencintai Luna.
Untuk saat ini, Riyan Masih tak Tau perasaannya yang pasti. ia akan menyatakan perasaannya jika ia benar-benar mencintai Luna. Dan bersikap lebih baik lagi. Di sisi lain, Riyan juga tak mau menyakiti perasaan Luna. Maka dari itu Riyan perlu mengetahui perasaan Dirinya dan perasaan Luna yang sebenernya.
"Aku harus mematikan semua ini. Jika memang Luna Dan aku saling mencintai, aku akan menyatakan perasaan ku" ucap Riyan
Di Rumah Arse
"Arse....kamu dimana?" Ucap Ayah Arse
"Disini yah.... " Ucap Arse
__ADS_1
Arse berada di halaman Rumahnya
"Ngapain kamu disitu" ucap Ayah Arse
"Ya lagi nanam Bunga...." Ucap Arse
"Sarapan dulu.....kamu kan Belum sarapan" ucap Ayah Arse
"Ayah sama ibu duluan aja. Arse mau lanjut ini dulu" ucap Arse
"Yaudah kalo gitu" ucap Ayah Arse
Pagi ini Arse sedang menanam Bunga baru di depan rumahnya. ia ingin Rumahnya terlihat lebih bagus lagi. Dan Bunga adalah suatu tanaman yang cantik untuk menghiasi halaman Rumah.
Setelah Arse menanam bunga, Arse kembali masuk kedalam Rumah Dan ia pun langsung mandi.
"Zraaaazzzzzzz" suara Arse lagi mandi
"Emm....setelah ini makan mau ngapain ya?" Ucap Arse dikamar mandi
Lalu Kemudian ia mandi sambil berfikir setelah itu mau ngapain.
"Emmm pergi ke taman?"
"Atau....pergi ke pantai..."
"Atau beli makanan"
"Aisss no no no kalo beli makanan kayak cewek"
Setelah makan Arse kembali lagi ke kamar Dan ia membuka jendelanya Dan menikmati udara yang segar di pagi hari.
"Sraakk" suara Arse membuka gorden jendelanya
"Ceklak hummmmmmm udara yang sangat segar" Arse membuka pintu jendelanya Dan ia menghirup udara segar
Angin yang sedikit kencang membuat rambut Arse jadi berantakan. Namun, Arse tetap saka tak terlihat jelek justru malah terlihat sangat ganteng saat rambut nya kena badai angin.
Lalu setelah itu Arse memindhkan kursinya di dekat jendelanya. Lalu Arse berniat untuk mencari hewan peliharaan. Arse berniat mencari teman lalu teman itu bisa di ajak bermain oleh Arse. Jadi, ketika Arse mau ke teman, ke pantai ia akan selalu membawa hewan peliharaan nya.
"Emmm mau cari hewan apa ya?" Ucap Arse
"Browsing browsing"
"Geser geser hp"
"O anjing ini Lucu sekali" ucap Arse
"Apakah aku akan membelinya?" Ucap Arse
"Emmm tapi aku juga ingin kucing yang Lucu"
Arse Masih mencari cari hewan yang ia ingin pelihara. Dan tak lama Kemudian ia menemukan apa yang ia sukai Dan Arse langsung pergi ke toko hewan.
Sesampainya di toko
__ADS_1
Arse melihat banyak sekali hewan yang Lucu Dan cantik. Arse pun langsung memilih apa yang ia sukai.
30 menit Kemudian Arse telah sampai di Rumah. Arse langsung masuk Rumah Dan ia membuka keranjang apa yang di beli tadi yaitu kucing yang sangat Lucu.
Lalu Kemudian ibu Arse keluar Dan melihat ada kucing di Rumah.
"Meongggg....." Suara kucing Arse
"Arse kamu beli kucing? " Ucap ibu Arse
"Oh iya bu, bagus nggak?" ucap Arse
"Lucu sekali...." Ucap Ibu Arse
"Hahahahaha" sambil mengelus elus kucing
"Kamu pengen punya temen ya..." Ucap ibu Arse
"Hahahaha iya bu, Ibu gapapa kan aku pelihara kucing?" Ucap Arse
"Gapapa dong...." Ucap ibu Arse sambil senyum
"Yaudah bu Arse bawa ke kamar ya kucingnya" ucap Arse
"Yah" sambil senyum
"Tap tap tap" Arse berjalan menuju kamar
Sampai di kamar
"Wahhh Kau mau aku namai apa....?" Ucap Arse pada kucingnya
"Meeooonggggg....." Suara kucing Arse melihat Arse Dan mencium pipi Arse
"Wahhh Kau sudah akur dengan ku?
Hahahahaha Lucu sekali..... Aku akan secepatnya memikirkan namamu oke!" Ucap Arse sambil mengelus elus kucing
"Sekarang kita istirahat dulu ya....sudah siang"
"Puk puk puk tidurlah disamping Ku kucing Lucu" ucap Arse
Lalu Kemudian kucing itu naik ke kasur Arse Dan tidur di samping Arse
"Wahhh Kau nurut sekali.....besok pagi Kau kan ku ajak jalan jalan pagi menikmati udara segar" ucap Arse
Sambil mengelus elus kucingnya tak lam Kemudian Arse pun tertidur Dan kucingnya pun ikut tidur di samping Arse.
3 jam Kemudian Arse pun sudah bangun. Dan ia melihat jam ternyata jam menunjukkan pukul 5 sore. Lalu Kemudian ia teringat kucingnya yang tidur disampingnya.
Saat Arse melihat kasur yang di tempati kucingnya tadi untuk tidur, Arse pun kaget karena kucing yang tidur di samping Arse tadi tidak ada.
Lalu Kemudian Arse Clingak clinguk mencari dimana kucingnya....Dan ternyata kucingnya Arse berada di atas meja belajar Arse.
...terimakasih sudah membaca teman teman...........
__ADS_1