Arsenio Dan Aurora

Arsenio Dan Aurora
episode 6


__ADS_3

Arse Dan Bima langsung pulang bersama. Karena malam pun sudah larut. Ya maskipun bagi Cowok jam 10 malam itu bukanlah malam yang larut. Tapi mereka juga merasa capek Maka Dari itu mereka langsung pulang.


Tiba di cafe Yang Luna kirim Alamatnya ke Riyan


"Ngiikkkk" suara Riyan membuka pintu cafe


Riyan masuk


"Clingak clinguk"


Lalu Kemudian Luna Tau ada Riyan sudah masuk Dan ia melambaikan tangannya


"Riyan sini" sambil melambaikan tangannya


Lalu Kemudian Riyan berjalan ke arah menuju meja yang sudah ada Luna.


"Grekk" menggeser kursinya lalu duduk


"Emmm kamu mau pesen apa?" Ucap Luna dengan sangat lembut


"Gausah aku sudah kenyang. Gimana kadi minta dianteri. Pulang? Kenapa kamu pulang larut malam begini. Bukankah itu tidak baik bagi wanita? " Ucap Riyan dengan nada lembut


"Iya jadi. Terimakasih Dan Minta maaf karena aku merepotkan mu. Lain Kali aku tak akan pulang selarut malam ini lagi" ucap Luna tak mau melihat Riyan


"Hmm yaudah sekarang kita pulang aja ya udah malem ntar dicariin orang tua kamu" ucap Riyan


"Yah" ucap Luna sambil senyum


"Riyan membalas senyuman Luna


Mereka keluar dari cafe Dan menuju ke halte bus. Sambil berjalan menuju ke halte bus Riyan kepo ingin Tau lebih tentang Luna. Tapi Riyan berfikir apalah pantas aku bertanya?


"Ngomong-ngomong Luna kenapa pulang selarut malam ini? Apakah dia putus dengan pacaranya? Apakah dia berjanji dengan laki-laki lain lalu laki-laki itu tidak datang, lalu ia memanggilku? Apakah benar begitu? Ucap Riyan dalam hati sambil berjalan melihat ke bawah


"Apakah aku hanya sebagai pelampiasan? Bodoamat lah mau aku dijadikan sebagai pelampiasan pun aku tak takut. Aku aku seorang laki-laki yang kuat. Aku juga punya teman yang baik kuat seperti Arse, Reyhan Dan Bima. Aku hidup dilingkungan yang baik Dan positif. So, aku tidak akan takut." Ucap Riyan dalam hati


"Tak perlu menanyakan tetaplah bersikap baik selayaknya laki-laki" ucap Riyan dalam hati


Namun, disamping itu Luna tersadar bahwa mereka hanya berdiam Dan tak berbicara apa-apa. Dan Riyan pun begitu sangat diam tapi lembut ketika di ajak bicara.


"Kok diem gini sih....." Ucap Luna dalam hati sambil melirik Riyan


Dan Riyan pun melirik Luna kembali Dan mereka sailing membalas dengan senyuman. Dan Kemudian Luna memutuskan untuk berbicara duluan.


"Emmm Riyan Kau kan udah kelas 3 kapan ujianmu? Ucap Luna


"Gatau juga belum ada kabar sih mungkin bentae lagi bakal dikasih kabar." Ucap Arse


"Emang kamu kapak Ujian nya?" Ucap Arse


"Aku sudah ada kabar katanya akan Ujian bulan depan" ucap Luna


"Oh gitu....."


Tak lama Kemudian mereka telah sampai di halte bus Dan sangat kebetulan bus nya langsung datang.


"Eh bus nya langsung datang" Ucap Luna


"Wah iya tu" ucap Riyan

__ADS_1


Kemudian mereka langsung naik bus Dan langsung menuju ke arah halte bus selanjutnya untuk pulang ke Rumah Luna.


Tak lama Kemudian bus pun telah sampai di halte selanjutnya. Riyan Dan Luna pun turun. Riyan pun langsung mengantarkan pulang sampai di depan Rumah Luna.


"Luna kita jalannya agak sedikit cepat ya, ini sudah semakin larut. Gapapa kan?" Ucap Riyan dengan penuh kelembutan


"Iya oke kalo gitu kita lari saja" ucap Luna dengan wajah gembira


"Eh jangan jangan, ntar kamu jatuh" ucap Riyan


"Come on dap dap dap dap" Luna berlari


"Hey dap dap dap" lalu Kemudian Riyan pun berlari sambil menghentikan Luna


"Luna....." Teriak Riyan


"Nanti jatuh heyyy"


"Nggak akan" ucap Luna


"Dap dap dap"


Tak lama Kemudian sampailah di depan Rumah Luna


"Hos hos hos" mereka berdua kehabisan nafas setelah berlari


"Hah sudah sampai masuklah" ucap Riyan sambil Ngos ngosan


"Wait" ucap Luna


Lalu Luna mengambil sesuatu dalam tasnya. Yaitu botol yang berisi air Putih dingin.


"Minumlah Kau Ngos ngosan" sambil senyum


"Ahhhhhhh terimakasih segar sekali" ucap Riyan


"Kalo begitu masuklah, Kau tak boleh lari seperti tadi. Aku akan pulang" ucap Riyan


"Terimakasih sudah mau mengantarkan ku. Hubungi aku kalo sudah sampai di Rumah" ucap Luna


"Ya aku akan menghubungimu jika aku sudah sampai di Rumah" ucap Riyan


"Kau janji"


"Janji" sambil menggandengkan jari kelingking mereka Dan senyum


"Aku pulang dulu byee....." Ucap Riyan


"Bye" ucap Luna sambil melambaikan tangannya


Riyan langsung kembali pulang. Riyan langsung menuju ke halte bus.


35 menit Kemudian Riyan sudah sampai di Rumah.


"Tunting" Riyan memencet bel Rumahnya


Lalu ibu Riyan membuka pintu rumahnya


"Kok baru pulang " Tanya ibu Riyan

__ADS_1


"Maaf ya buk tadi ada temen yang minta di anter pulang gapapa kan? Ucap Riyan


"Yaudah gapapa udah malem besok kamu harus sekolah pergi tidur gih" ucap Ibu Riyan


"Iya bu"


"Clek" Riyan membuka pintu kamarnya


"Brug" Riyan langsung berbaring ke ranjangnya


Lalu Riyan memberi kabar untuk Luna lewat chat


"Aku sudah sampai" chat Riyan


"Hahh.... Aku tak mau memikirkan Luna. Aku tak mau kecewa. Lebih baik aku tidur sekarang. Jika tidak tidur sekarang mungkin aku akan memikirkan Luna." Ucap Riyan


Kamudian Riyan langsung berposisi tidur yang nyaman lalu tidur.


Begitupun Luna yang sudah menerima pesan dari Riyan. ia merasa tenang karena Riyan sekarang sudah Sampai dirumah.


"Klunting" suara hp Luna


Luna langsung melihat hpnya


"Hmmm syukurlah kalo sudah pulang" membaca chat Dari Riyan sambil tersenyum


"Sebaiknya aku langsung tidur" ucap Luna


Luna mencoba untuk tidur namun pada Akhirnya Dirinya tak bisa tidur.


"Glimbung"


"Glimbung" sambil senyum senyum Dan membayangksm Hal Hal romantis


"Isshhh kok nggak bisa tidur sih" ucap Luna


'bisa gawat ni kalo nggak bisa tidur, besok harus sekolah mau Ujian lagi" ucap Luna sambil garuk garuk rambutnya


"Minum obat tidur Kali ya?" Kebingungan


"Iya deh kek nya iya udah jam segini gila"


Karena Luna tak bisa tidur, Luna memutuskan untuk meminum obat tidur.


Setelah minum obat tidur Luna kembali ke kamarnya Dan ia langsung memaksa Dirinya untuk tidur. Dan Akhirnya ia pun tertidur sampai pagi.


Keesokan harinya di Rumah Arse


Arse sudah siap untuk pergi ke sekolah.


"Hmmm hari ini bakal dapet cerita apa ya Riyan"


"Ngapain aja dia semalem"


"Hahahahahaha"


Arse berjalan menuju meja makan untuk sarapan pagi ini. Dan besok adalah hari minggu. Saat semua lagi makan. Ayah, ibu Dan Arse berkumpul di meja makan. Ayah Arse ingin mengajak Arse untuk pergi ke luar untuk belajar mengendarai Mobil.


"Arse, besok kan hari minggu. Kamu kan udah gede juga gimana kalo besok papah ajarin kamu naik Mobil" ucap Ayah

__ADS_1


"Emmm....... Boleh tu yah" ucap Arse sambil semangat


terimakasih sudah membaca.......


__ADS_2