Arsenio Dan Aurora

Arsenio Dan Aurora
episode 31


__ADS_3

"Emm nggak kok udah nanti kita berangkat aja ke pantai" ujar Ervi


Pukul 12:00


"Adcing.... Kamu cepet banget tumbuhnya" ujar Arse


Arse mengelus kucing yang tidur di sampingnya


Tak lama Kemudian Arse pun juga ketiduran disamping Adcing.


Arse tidur siang dengan pulas karena hatinya juga yang lagi nyaman.


Saat Arse tidur, tiba tiba ponsel Arse berbunyi ada pesan Dari Aurora. Namun, Arse tak bangun.


"Sayang, jalan jalannya ntar sore kan? Aku tidur dulu ya? Nanti kalo aku Belum bangun, kamu bangunin aku aja" pesan Dari Aurora


"Hooaamm siang ini ngantuk banget, tidur dulu lahh" ujar Aurora yang begitu sangat mengantuk


"Geng Vera"


Geng vera memang orang yang licik, saat ini dia tak menyukai Nuna karena Nuna sekarang berhasil hidup baik tanpa plorotan Dari geng vera.


Dan di tambah lagi orang yang di sukainya udah punya pacar. Emosi mereka semakin membludak. Dan pastinya mereka punya niat jahat.


"Eh si Nuna jadian sama si Bima?" Ujar Vera


"Keknya sih iya. Mereka kelihatan deket banget" ujar Ferna


"Hisssss nggak bisa di biarin ni" ujar Vera


"Gue juga gitu kook si Arse sekarang udah punya pacar.... Padahal Dari dulu gue suka sama Arse, tapi gua nggak pernah di anggep. Sial banget sih gue" ujar Uni


"Keknya Arse Dan kawan kawan tuh udah punya pacar semua deh gang" ujar Vera


"Huuuhhh kesel gua. Seharusnya si Reyhan jadiannya ama gua, bukan sama Nuna. Emang Nuna ada apanya sih, cuma modal pinter aja masak si Reyhan bisa suka ama dia huuhh" ujar Vera


"Yaudah ayo kita rebut aja...si pacarnya Arse juga kan gue jauh lebih kenal duluan pasti dibandingkan dengan dia" ujar Uni


"Bener tu gue juga akan ngrebut si Reyhan Dari Nuna juga" ujar Vera


"Hahahahaha gue masih aman..... Bima nggak ada yang punya....." Ujar Ferna


"Huh awas aja lo kalo lo sakit hati"


"Nggak akan"


Pukul 15:00


Arse telah bangun Dari tidurnya


"Hooaaammmm" sambil molet


"Huaahhh jam berapa ini" ujarnya


Lalu Arse melihat jam yang ada di ponselnya


"Eh ada notif" ujarnya


Lalu ia melihat notif ponselnya Dan ternyata ada pesan Dari Aurora.


Arse pun tersenyum melihat pesan Dari Aurora


"Hah dasar kebo" ujarnya


Arse pun segera mandi Dan menepati omongannya untuk berkencan dengan Aurora.


"Tok tok tok" Arse mengetuk pintu Rumah Aurora

__ADS_1


".............."


"Hiss jangan jangan dia Masih tidur lagi. Kalau mau masuk pun pasti di kunci kan pintunya" ujarnya


Lalu Arse berjalan ke arah jendela kamarnya Aurora Dan mengetuk ngetui Jendela Aurora.


"Tok tok tok" ketukan Arse


Tak lama Kemudian Aurora pun terbangun Dan membuka gorden nya. Dan ia Melihat ada pacarnya disana.


"Ha tunggu tunggu. Astaga aku ketiduran ya?" Ujarnya


Lalu Aurora pun Segera keluar Dari kamarnya Dan membuka pintu rumahnya.


"Kamu ketiduran ya?" Ujarnya Arse sembari mengusap ngusap Rambut Aurora


"Maaf....silahkan masuk" ujar Aurora


Lalu Arse pun masuk ke dalam Rumah Aurora Dan duduk di kursi sofa.


"Mau minum apa?" Tanya Aurora


"Kopi" ujar Arse


Lalu Aurora pun Segera membuatkan kopi untuk Arse.


Tak lama Kemudian mereka berdua sudah siap untuk pergi jalan jalan.


"Oke aku sudah siap" ujar Aurora


"Oke"


Lalu Arse membukakan pintu Mobilnya untuk Aurora, mereka pun pergi ke pantai Yu untuk mencari Udara segar.


Sesampainya di pantai


"Splasssshh"


"Okeee bagiku sangat mudah untuk mengejarmu"


"Wiiinggh wusssss" suara angin yang membuat rambut Arse Dan Aurora jadi berantakan tapi cakep.


Mereka pun mengahabiskan waktu sorenya di pantai.


Pukul 18:00


"Ervi, serius kamu nggak papa? Kalo kamu nggak enak jalan jalan gapapa" ujar Bima


"Gapapa kok udah ayo kita keluar cari makan" ujar Ervi


Pantat Ervi Masih sakit akibat dia jatuh di kamar mandi.


"Sebenernya kamu kenapa sih...?" Tanya Bima


"Tadi aku sempet kepleset dikamar mandi" jawab Ervi


"Ha? Serius hahahahahahahaha kok bisa...


Hahahahaha ....." ujar Bima sembari tertawa ngakak


Ervi pun mengerutkan dahinya


"Duhhh kenapa gua harus ngomong sih. Malu malu in aja" ujar Ervi dalam hati


"Tapi tenang Ervi, Ervi bukanlah Ervi yang dulu lagi. Ervi sekarang lebih pendiam Dan tenang" ujarnya dalam hati


Mereka pun berjalan menuju Restoran terdekat.

__ADS_1


Sesampainya di Sana mereka berdua segera memesan makanan.


"Bima, kamu main sama aku gini ada yang marah nggak?" Ujar Ervi


"Marah? Siapa?" Ujar Bima


"Ya nggak tauuuu"


"Duhh gue tu rasanya pengen petakilan Tau nggak sih. Karena gue Sebenernya tee uwu uwu sama Bima wakakakakakak" ujar Ervi dalam hati sambil senyum senyum sendiri


"Nggak! Nggak ada!" Ujar Bima


" Si Ervi kenapa jadi imut banget sih di mata gua. Jadi pengen nembak wakakakak" ujar Bima dalem hati


Tanpa mereka Sadar mereka tersenyum senyum Dan bertatapan. Petakilannya Bima Dan Ervi mulai muncul.


"Ih....apaan sih Bima ngelihatin gue kek gitu malu lahh" ujarnya dalam hati


"Tembak aja dehhh lagian mak gua juga setuju kann....nggak peduli Dah Ervi punya kekurangan apa yang penting hatinya baik ye kan ahaa ha haiiii" ujar Bima Dalam hati


Tak lama Kemudian mereka pun telah selesai makan


setelah makan, mereka pun pergi ke taman, untuk melanjutkan jalan jalannya sebelum pulang ke rumah. Dan mereka melihat lihat bintang yang ada di langit.


"Ervi ayo aku gendong kamu, kita duduk di Sana" ujar Bima


Belum sempat Ervi menjawab, Bima sudah menggendong Ervi duluan.


Lalu mereka pun bertatapan lagi


"Ah, Bima aku berat loo" ujar Ervi


"Nggak kok"


Lalu Bima segera membawa Ervi ke tempat duduk yang ada di taman.


"Ervi kita duduk di sini aja ya?" Ujar Bima sembari mendudukkan Ervi


"Em" balas Ervi mengangguk


"Ervi, lihat bintang di atas kecil kecil tapi cantik. Kayak kaaamuuuuu" ujar Bima menggombali Ervi


"Duhhh si Bima romantis banget sih.... Hati ku berdebar tatak gentung tak rasanya" ujar Ervi dalam hati


"Ervi" ujar Bima sembari menarik tangan Ervi Dan mengenggam tangan Ervi


"Haduhh jangan jangan dia mau nembak gua aduhhh gimana dong" ujar Ervi dalam hati


"Ervi....yuk kita pulang udah malem aku gendong kamu lagi sampai di Mobil" ujar Bima


Ervi begitu badmood Dan kecewa karena dia terlalu Gr.


Lalu Bima pun menggendong Ervi Dan membawanya ke Mobil. Namun, Ervi menolak itu, mungkin....karena hatinya lagi kecewa.


"Ah, Bima aku jalan sendiri aja" ujar Ervi


"Kamu yakin?" Tanya Bima


Lalu Ervi menjawab nya dengan Mengangguk.


Saat mereka berdua berjalan, ternyata ada geng vera juga yang di taman. Tentu saja Si Ferna kesal melihat itu, Dan tentu saja pastinya ingin berbuat rese.


"Eh itu si Bima nggak sih?" Ujar Ferna


"Haaa???? Iya loo??" Ujar vera


...Terimakasih sudah membaca teman teman.......

__ADS_1


...jangan lupa like Dan votenya dong...


...Terimakasih...


__ADS_2