Arsenio Dan Aurora

Arsenio Dan Aurora
episode 18


__ADS_3

"Yaudah kek gausah pegang pegang pun gua udah mau keluar bye" ucap teman Nuna pada satpam itu


Teman yang jahat pada Nuna yaitu Vera, Erna, Dan Uni.


"Eyy dasar wanita gilak. Sama orang tua kok nggak sopan" ucap satpam itu


"Apa lo bilang" ucap teman Vera Teman Nuna


"Huuuu dasar Masih muda tapi kayak mak lampir" ucap satpam


"Huuuhhhh" balas teman Nuna begitu sangat gregetan dengan satpam


"Huh sial awas lu Reyhan. Lu bakal jadi milk gue. Karena yang kaya kaya bakal jadi milik gue" ucap Vera (teman Nuna yang rese)


"Eh kok Reyhan sih, kenapa harus Reyhan. Banyak Kali yang kaya kek Reyhan" ucap Erna teman segerombolan Vera


"Aaaa tapi Reyhan ganteng.....Dan suka pernah suka sama Reyhan" ucap Vera


Setelah mereka di usir oleh satpam Vera, Erna, Uni yang membuat keributan tadi di cafe, mereka pun sempat berantem dengan satpam. Tapi mereka sekarang berhasil keluar dari cafe X.


Dan Reyhan sekarang membawa Nuna ke taman yang ia bertemu pertama Kali dengan Nuna. Meskipun Nuna Dan Reyhan satu kelas dengan Nuna, Dan mereka bertemu setiap hari, tapi mereka tak pernah sedekat ini.


Dan saat ini Nuna Dan Reyhan telah berada di taman. Nuna menangis di pelukan Reyhan. Dan Reyhan pun berusaha untuk menyenangkan Nuna yang sedang menangis terdesak desak.


"Hiks hiks" suara Nuna menangis


"Reyhan aku malu... Hiks hiks" ucap Nuna sambil menangis


"Yaudah aku bawa kamu tempat yang sepi ya!" Ucap Reyhan


"Angguk hiks hiks"


Lalu Kemudian Reyhan membawa Nuna ke tempat yang sedikit lebih sepi. Lalu Nuna menangis sepuasnya. Dan setelah menangis Akhirnya Nuna pun bisa berbicara dengan perlahan dengan Reyhan.


"Nuna.... Kamu sudah legal sekarang?" Ucap Reyhan


"Ah, ya terimakasih Reyhan. Maaf aku merepotkan mu" ucap Nuna


"Nggak kok. Nuna, lain kali kalau kamu mau Cerita sama aku juga nggak papa Cerita aja. Aku nggak keberatan kok" ucap Reyhan


Lalu setelah itu Nuna berdiam sejenak untuk menenangkan Dirinya. Lalu tangan Reyhan menyentuh kepala Nuna Dan meletakkan kepala Nuna di bahunya.

__ADS_1


Dan saat itulah Nuna mulai bercerita dengan Reyhan. Nuna menceritakan kisahnya waktu berteman dengan Vera, uni, Dan Erna. Selama ini Nuna hanyalah sumber keuangan bagi mereka. Vera, uni, Dan Erna sengaja mendekati Nuna hanya karena Nuna anak yang pandai di sekolah. Dan Nuna pun adalah sumber Nilai yang baik bagi mereka.


Nuna berfikir bahwa mereka adalah teman baik Nuna. Namun malah sebaliknya. Nuna terlanjur bercerita banyak tentang keluarga Dan Dirinya.


Namun, setelah Nuna bercerita semuanya. Mereka malah memanfaatkan Nuna, jika tidak, Maka rahasia rahasia yang Nuna Ceritakan selama ini akan di buka oleh mereka.


Namun, akhir akhir ini Nuna memberanikan Dirinya untuk melawan mereka. Jika mereka menyebarkan rahasia rahasia Nuna, Maka Nuna pun juga mengancam bahwa dia tak akan dapet uang dan nilai yang baik lagi. Dan orang tua mereka akan sangat marah pada Mereka.


Dan Nuna pun melaksanakan tujuannya. Saat Ujian akhir Nuna tak memberi soal jawaban apapun pada Vera,Uni, Dan Erna. Dan Nuna pun juga tak mentraktir makanan apa pun. Nuna menjauh begitu saja dengan mereka. Meskipun Nuna ketakutan, tapi Nuna tetap berusaha untuk menyukseskan rencananya Dan Akhirnya rencananya Nuna pun berhasil.


Dan saat nilai Ujian keluar orang Tau Nuna, Vera, Dan Uni pun memarahi mereka. Dan mereka begitu sangat dendam terhadap Nuna. Dan mungkin mereka pun juga punya rencana untuk menganggu Nuna.


"Dan mungkin mereka pun juga akan mengganggu ku. Dan aku sangat berharap bahwa aku tak 1 universitas dengan mereka"


"Aku Tau aku sangat takut pada Mereka. Tapi aku harus berani" ucap Nuna


"Nuna ... Kau tak perlu takut karena sekarang Kau bisa berteman dengan ku" ucap Reyhan


"Jangan takut lagi karena sekarang aku Bersama mu" ucap Reyhan


"Lihalah bintang di atas. Mereka sangat ramah Dan baik, walaupun malam itu gelap, ia tetap memberi lampu untuk gelapnya Dunia. Begitu pun dengan Manusia. Manusia akan gelap Tanpa Hati" ucap Reyhan


"Pffffttttt Reyhan.... Reyhan.... Kenapa baru Tau sih kalo Kau bisa kek gini juga hahahaha" ucap Nuna


"Hah anjir kenapa di Tanya kek gitu sih Reyhan" ucap Nuna sambil malu diikit karena nggak Tau ingus Nuna dikemanain hahahahaha.


"Reyhan.... Maaaakaaasih banyak ya. Kamu udah nemenin aku malam ini. Aku nggak Tau bakal curhat ke siapa kalo nggak sama kamu" ucap Nuna


"Sama sama...."


"Tapi .....kalau nanti kamu pengen Curhat ngomong aja ya ke aku. Aku akan dengerin kamu" ucap Nuna


"Yah, terimakasih Nuna" ucap Reyhan


Tak lama Kemudian setelah mereka Curhat, mereka pun kembali ke Rumah. Reyhan pun juga mengantarkan Nuna pulang sampai Rumah. Dan setelah itu Reyhan langsung pulang.


Malam harinya di Rumah Bima


Malam harinya Bima pergi ke supermarket sama ibunya. Dan saat disana Riyan bertemu dengan teman SMA nya yang bernama Ervi. Ervi adalah teman satu kelasnya Bima.


Saat Riyan lagi membantu ibunya belanja, Bima disapa sama Ervi yang nggak sengaja melihat Bima.

__ADS_1


"Loh Bima, lo lagi ada di sini" ucap Ervi


Lalu Kemudian Bima menengok ke arah Ervi


"Eh Ervi, lagi disini juga. Oh iya Ervi kenalin ini ibu aku" ucap Bima


"Tante, saya Ervi temannya Bima" ucap Ervi


"Oh iya Ervi, kamu cantik ya" ucap Ibu Bima


"Ah, terimakasih Tante"


"Ah yaudah Tante, saya mau ke sebelah dulu" ucap Ervi


"Oh ya silahkan" ucap Ibu Bima


"Eh tadi dia cantik banget lohh" bisik ibu Bima kepada Bima


"Apaan sih" ucap Bima


"Apaan sih apaan sih, kalo orang tua ngomong di dengerin bukan malah apaan sih apaan sih" ucap ibu Bima


Disamping itu, ibu Bima yang sedang mengobrol tentang Ervi dengan Bima, tak disangka Ervi menguping pembicaraan Bima dengan ibunya. Saat Tau Ervi dipuji dengan ibunya Bima, Ervi pun kesenengan.


Ervi adalah cewek yang Lucu Dan tidak bisa diam. ia begitu sangat ramah terhadap seseorang. Sedikit petakilan juga. Tapi tidak kurang ajar Dan jahat.


"Yesss ibunya Bima suka sama gue hahahah. Keknya bakal jadi ibu mertua ni" ucap Ervi dalam hati sambil kesenengan


Dan tak lama Kemudian Bima Dan ibunya pun selesai belanja. Dan saat Bima Dan ibunya mau keluar, mereka melihat ada Ervi di depan yang lagi nungguin taxi. Lalu ibu Bima menanyakan Ervi.


"Ervi, kamu lagi nungguin taxi?" Ucap Ibu Bima


"Ah iya tante" ucap Ervi


"Rumah kamu mana?" Ucap Ibu Bima


"Rumah saya ada di Jl. Yk no xxxx Tante" ucap Ervi


"Loh ternyata satu arah, yaudah kamu sama kita aja" ucap Ibu Bima


Namun, saat ibu Bima memberi tumpangan untuk Ervi, Bima terlihat seperti tidak nyaman.

__ADS_1


...Terimakasih sudah membaca teman teman.......


__ADS_2