Arsenio Dan Aurora

Arsenio Dan Aurora
episode 41


__ADS_3

"Nggak papa....yang penting kamu nggak sama cewek itu kan?" Tanya Aurora Sembari menyuapi Arse makan. "Au.... Plis jujur...?"


Arse tidak yakin kalau Aurora benar benar mengizinkan dirinya untuk bertemu dengan Temannya.


Aurora pun menghentikan suapannya dan menatap wajah Arse sembari mendengus.


"Sebenarnya dia itu siapa sih? Emang dia nggak tau kalo kita pacaran?" Tanya Aurora


"Dia itu Namanya Nesya, dia teman kelas aku. Kayaknya sih dia nggak tau. Tapi kalo aku di deketin dia sih aku pasti langsung pergi au.." ujar Arse


"Iyaa... Aku tau kamu sikapnya udah bagus, tapi kan kalo kayak gini terus aku juga nggak suka Arse...kamu pasti juga tau"


"Iya aku juga tau. Aku tau apa yang kamu rasakan ini pasti nggak nyaman buat kamu. oke sekarang kamu mau ya gimana?"


"Aku maunya kamu benar-benar jaga jarak sama dia, aku nggak mau lihat kamu sama dia. Temenan boleh tapi nggak boleh dong nempel nempel kayak kemarin" ujar Aurora sembari melipat kedua tangannya di dada


"Iya au..."


Kisah percintaan Aurora dengan Arse kini sudah mulai agak berantakan karena adanya saingan Nesya dan Uni yang ingin merebut Arse.


Tak lama kemudian, mereka telah selesai makan. Dan Arse juga tak lupa untuk mengantarkan Aurora pulang.


30 menit kemudian, Arse telah sampai di rumah Aurora. "Makasih ya Arse aku turun ya" ujar Aurora. "sini dulu cup" ujar Arse, ia menarik Aurora lalu menciumnya. "Hisss" Aurora pun malu malu kucing.


Lalu tak lama kemudian, mereka pun berpisah. Lalu Arse kembali mengendarai mobilnya. Namun, kali ini Arse tak mau pulang dan memarkirkan mobilnya di pinggir jalan.


Karena Arse melihat mobil ibunya yang lagi simpangan dengannya. Arse berfikir ibunya akan menemui Aurora. Dan sesuai dugaan, bahwa Bu Rena benar menghampiri Aurora sebelum Aurora masuk ke rumah.


"Aurora" sapa Bu Rena. Aurora pun membalikkan badannya dan menyapa Bu Rena kembali. "Ah, Tante? Tante dari mana? mau ke rumah Aurora?ujar Aurora

__ADS_1


"Ah, tidak usah Aurora, kamu bisa ikut Tante ke mobil dulu?" Tanya Rena. Aurora pun bingung Kenapa Rena menyuruhnya untuk masuk ke dalam mobil.


"Ah,,, emang ada Tante, Tante mobilnya ada masalah, kalo gitu biar aku bantu gapapa" ujar Aurora. "Tidak usah Aurora, Tante ingin bicara sama kamu di dalam mobil" ujar Rena


Tak lama kemudian, akhirnya Aurora pun mengikuti perintaj Rena untuk masuk ke dalam mobil. Aurora pun juga sudah tau "mau bicara tentang hubungan ku dengan Arse ya..." Ujar Aurora dalam hati yang sudah menduga


Arse yang melihat dari jarak jauh pun ikut bertanya tanya. Kenapa ibunya masuk ke dalam mobil sama Aurora. Arse pun juga merasa bahwa ibunya akan membicarakan hubungannya dengan Aurora.


"Aku tidak akan membiarkan Aurora sedih begitu saja, untungnya aku bisa melihat mobil ibu " ujarnya sembari memperhatikan ibunya


Sedangkan Aurora dan Rena kini sudah masuk ke dalam mobil. "Aurora kamu apa kabar?" Tanya Rena. "Saya baik Tante" ujar Aurora


"Hubungan kamu dengan Arse bagaimana?" Tanya Bu Rena. "Saya sama Arse baik baik saja kok" jawab Aurora dengan santai, karena ia sudah tau bakal di suruh putus dengan Rena.


"Aurora...apakah saat kejadian ayahmu dengan Arse apakah kamu tidak sedih melihat Arse terluka seperti itu?"


"Ah, tentu saja saya sangat sedih melihat Arse seperti itu. Dan saya memanglah salah tidak merawat Arse"


"Deg" Aurora yang sudah tau itu sempat kaget. "Maaf tante bukannya aku melawan Tante, tapi aku akan memperbaiki ini semua supaya Arse tidak terlibat dalam hal seperti ini lagi" ujar Aurora


"Bagaimana bisa kamu mengatasi itu semuanya? Kalau tibsa putus saja, dan aku juga akan memberikan uang untukmu jika kau bisa putus dengan Arse"


"Maaf tante, mungkin saya tidak punya pengalaman apapun untuk mengatasi hal seperti ini. Tapi aku akan belajar dan selalu berusaha" ujar Aurora


"Maaf tante, kalo hanya untuk ini saja pembicaraan kita, aku harap aku sudah menjawab semuanya. Dan saya pamit dulu" ujar Aurora


Lalu Aurora pun keluar dari mobil Rena. Dan Rena pun segera memanggil supirnya untuk segera pergi.


Setelah Arse melihat mobil ibunya pergi, Arse pun segera Memutar balik Mobilnya dan menghampiri Aurora.

__ADS_1


"Tit" Aurora pun kaget dengan mobil yang ada di samping nya. Ia berfikir seperti mengenal mobil itu. Lalu Arse pun membuka kaca mobilnya dan menyuruh Aurora masuk ke dalam mobil.


"Arse? Kok kamu balik lagi?" Tanya Aurora. "Udah masuk aja dulu". Lalu Aurora pun kembali masuk ke dalam mobil Arse. "Klap"


"Ada apa?" Tanya Aurora. Lalu Arse pun tiba tiba memeluk Aurora. "Arse...kenapa?" Tanya Aurora yang bingung. "Maafin ibu aku ya...." ujarnya Sembari memeluk


"Ibu kamu....emang ibu kamu kenap?" Tanya Aurora. Lalu Arse melepaskan pelukannya.


"Jangan pura pura nggak tau gitu dong...tadi aku sempat tau ibuku ke rumah kamu, terus aku parkir mobil dari jarak jauh dan memperhatikan kamu dengan ibuku" ujar Arse


"Pasti ibuku nyuruh kita putus kan? Maaf ya au....akhir akhir ini banyak masalah antara kita" ujar Arse.


Lalu Aurora mengelus rambut Arse "jangan kayak sedih...aku aja nggak sedih. Kita hanya butuh bertahan dan berjuang"


"Kamu katanya mau keluar sama teman teman kamu?" Tanya Aurora yang berusaha menghibur Arse. "Aku batalin aja" ujar Arse


"Nggak...jangan gitu... Kamu harus main sama teman kamu supaya nggak sedib lagi, siapa tau dengan teman kamu, kamu bisa lebih baik lagi"


Arse pun tak berani menatap Aurora karena dirinya sangat merasa bersalah. "Arse, jangan gjtu dong...kita selesaikan masalahnya bersama sama..." Ujarnya


"Aku cuma pengen terus bersama kamu aja.." ujar Arse. "Iyaa kita bisa terus bersama kamu nggak usah khawatir"


Tak lama kemudian Aurora pun masuk kedalam rumahnya. Ia segera masuk ke dalam kamarnya, dan setelah itu ia membaringkan tubuhnya ke ranjang.


"Huuffffff aku harus segera menyelesaikan ini semua. Aku harus memastikan bahwa Ayahku tak akan mengganggu Arse lagi" ujarnya


"Tapi aku harus bagaimana ya sekarang?". Aurora yang kini berusaha untuk mengambil kembali hati Rena, agar dirinya bisa nyaman dengan Arse tanpa ada hal yang buruk yang membuat mereka menjadi tidak nyaman.


Sedangkan Arse juga yang kini berfikir keras agar bagaimana hubungan nya dengan Aurora bisa kembali membaik seperti dulu.

__ADS_1


"Huuuhh jadi males pulang kan kalo kayak gini" ujar Arse yang kini masih di jalan dan males untuk pulang ke rumah, karena sikap ibunya.


Sedangkan dengan Bima yang sekarang sibuk merencanakan pernyataan cintanya dengan Ervi.


__ADS_2