
Lalu Kemudian Arse Clingak clinguk mencari dimana kucingnya....Dan ternyata kucingnya Arse berada di kursi sofa kamar Arse.
"Huuuffftttt" suara Arse menghembuskan nafasnya
Arse sempat panik karena ia pikir kucingnya akan hilang. Namun, sekarang jadi legal karena mengetahui kucingnya sedang di atas sofa kamarnya. Lalu Kemudian Arse berkata
"Kau ini bisa nurut bisa nakal ya emmmm lucunya"
ucap Arse sambil memeluk kucingnya
Arse pun juga Belum Sadar bahwa kucingnya persis seperti Dirinya yang kadang baik tapi kadang juga nakal.
Lalu Kemudian Arse memberi makan kucing itu. Dan ia sore ini ia mulai berfikir memberi mama untuk kucingnya.
"Emm makan dulu oke sudah sore" ucap Arse
"Pus pus pus....." Arse memanggil kucingnya
"Meongggg " lalu Kemudian kucing itu pun datang kepada Arse
Dan kucingnya pun mulai makan
"Kau makan dulu ya... Aku akan pergi mandi" ucap Arse sambil senyum
Lalu Kemudian Arse pun mandi Dan setelah mandi ia langsung pergi ke bawah untuk makan malam bersama.
Saat ini Ayah Arse Masih tak Tau kalo Arse punya hewan perliharaan. Dan saat makan, Arse membawa kucing nya untuk keluar Dan mengenalkan Rumah Arse.
"Tap tap tap" Arse berjalan menuju meja makan sambil menggendong kucingnya
Lalu Ayah Arse melihat Arse yang menggendong kucingnya. Ayah Arse pun kaget.
"Heyyyy apa itu.....Arse.." ucap Ayah Arse
"Ya kucing masak ayam" ucap Arse
"Kapan belinya?" Ucap Ayah Arse
"Tadi siang, emang kenapa?" Ucap Arse
"Ya gapapa tapi ya taruh di kandang lah.... Nanti kalo di Rumah dia pup di lantai gimana?" Ucap Ayah Arse
"Ya gak mau lah yah....kucing itu di bawa tidur bukan di taro di kandang" ucap Arse
"Dasar kuno. Hewan Lucu begini di taro di kandang emang ayam apa" ucap ibu Arse yang Julid
"Yayayayayayaaa biasa aja matanya" ucap Ayah Arse membalas julid istri nya
Malam harinya di Rumah Reyhan
"Rey..... Mama keluar sama teman ya....." Ucap mama Reyhan
"Ya mah......" Ucap Reyhan
__ADS_1
Reyhan berada di kamar nya Dan ia sedang tidur tiduran aja di kamarnya. Lalu kemudian Reyhan mendengar suara mamanya yang bilang mau keluar sama teman.
"Keluar sama teman? Kenapa nggak bilang aja sih kalo punya pacar. Malu Kali ya?" Ucap Reyhan
"Kesepian lagi kesepian lagi males banget dah" ucap Reyhan
"Telfon papa deh, tapi papa tuh sebernarnya punya pacar juga nggak sih?" Ucap Reyhan
"Ah udahlah...gausah biarin aja deh. Biar papa aja yang nelfon takut ganggu juga"
"Keluar sendiri ajah lah udah"
Akhirnya Reyhan pun memutuskan untuk keluar sendiri. ia akan pergi ke taman sendirian.
15 menit Kemudian Reyhan pun telah sampai di taman. ia langsung duduk diam Dan melamun sendirian.
"Huuuffftttt gak enak ya kesepian" Ucap Reyhan
Lalu Kemudian Reyhan menatap langit yang sangat indah. Dan ia pun tersenyum karena melihat bintang bintang yang sangat ramai di langit.
"Hahahah meskipun aku kesepian tapi ada bintang bintang yang membuat hatiku tidak sepi lagi" ucap Reyhan
Tak lama Kemudian ada teman sekolah Reyhan yang sedang berjalan sendirian. Teman itu cewek ia Bernama Nuna. Saat Nuna berjalan jalan di taman ia melihat ada Reyhan yang duduk sendirian. Lalu Kemudian Nuna menyapa Reyhan.
"Reyhan" ucap Nuna memanggil Reyhan
Lalu Kemudian Reyhan pun menoleh ke arah Nuna. Ia melihat Nuna sedang berjalan menuju ke arahnya.
"Eh Nuna, kok lu ada di sini" ucap Reyhan
"Lu sendirian?" Ucao Reyhan
"Iya"
Lalu Kemudian Arse menyuruh Nuna duduk disampingnya. Karena kebetulan mereka sendirian. Jadi, Mareka ngobrol ngobrol di taman.
Lalu Kemudian Nuna menawari jajannya ke Reyhan. Dan Akhirnya mereka berdua ngobrol-ngobrol sambil makan di taman.
Tak terasa mereka telah mengobrol ngobrol Selama 2 jam Dan sekarang jam menunjukkan pukul 10 malam.
"Nuna, udah jam 10......" Ucap Reyhan
Lalu Kemudian Nuna melihat jam yang ada di tangannya
"Eh iya lo" ucap Nuna
"Yaudah pulang yuk, aku anterin kamu" ucap Reyhan
"Em! Gausah ngrepotin. Aku pulang sendiri gapapa kok" ucap Nuna
"Heyyy jangan gitu lah....ini kan udah malem.. nggak baik buat cewek pulang sendirian. Gapapa anggap aja ini balasan jajan kamu tadi ku makan aja" ucap Reyhan
"Hahahahahaha" Nuna Tertawa
__ADS_1
Akhirnya mereka berdua pulang. Karena sudah malam Dan jam menunjukkan pukul 10 malam, Reyhan memutuskan untuk mengantarkan Nuna sampai ke Rumah.
"Nuna, Rumah kamu jauh nggak Dari taman sini" ucap Reyhan
"Nggak kok sebentar lagi sampai" ucap Nuna
"Ohh"
"Kenapa? Kecewa kan nganterin aku. Kubilang kan nggak usah. Rumah ku juga nggak jauh Dari taman" ucap Nuna
"Nggak gitu....kalo Rumah kamu deket dengan taman. Lain kali kita boleh dong.....Main lagi" ucap Reyhan
"Ha! Boleh boleh....main aja. Lu chat gua aja kalo mau ke teman. Tapi lihat kondisi ya.... Kan biasanya orang itu kan sibuk" ucap Nuna
"Emang lu sekarang sibuk apa?" Ucap Reyhan
"Sibuk tidur" ucap Nuna
"Hahahahah Lucu sekali anda yaaa" ucap Reyhan Sambil tertawa
Tak lama Kemudian setelah mereka ngobrol-ngobrol di jalan Akhirnya sampai juga di Rumah Nuna. Reyhan telah sampai mengantar Nuna. Dan Reyhan memutuskan untuk langsung pulang juga ke Rumah.
Tak lama juga Kemudian Reyhan telah sampai di Rumah. ia seperti biasa langsung memasuki kamarnya Dan ia memaksa Dirinya untuk tidur.
Namun saat Reyhan mau tidur, ia teringat wajah Nuna yang senyum Dan tertawa di sampingnya tadi. Meskipun Reyhan Dan Nuna adalah teman satu kelas di sekolah yang sama, tapi mereka tak pernah sedekat ini sejak 3 tahun yang lalu.
"Kalo di pikir pikir Nuna cantik juga. Apalagi saat ia tersenyum Dan tertawa. Apa mungkin karena di luar ber make up, karena di sekolah tidak boleh ber make up? Maka Dari itu saat ia ber make up jadi secantik ini."
Ucap Reyhan dalam hati sambil memejamkan matanya
Setelah berbicara dengan Dirinya sendiri dalam hati, tak lama Kemudian Reyhan tertidur dengan sendirinya.
Dan tak lama Kemudian juga mamanya pun pulang.
"Terimakasih Pak CEO" ucap bu Rira
"Jangan panggil saya Pak CEO saat di luar begini. Kalo di Kantor gapapa" ucap Pak CEO dengan wajah yang garang
"Eh iya maaf. Saya turun dulu. Terimakasih sudah mengantar saya" ucap Bu Rira
"Ya hati hati"
Akhirnya mama Reyhan pulang Dan ia langsung pergi ke dalam Rumah Dan mencari Reyhan.
"Reyhan..... " Ucap mamanya
"Sunyi"
Lalu Kemudian mama Reyhan pergi ke kamar Reyhan untuk mengecek Reyhan ada di dalam kamar atau tidak.
"Ceklek" membuka pintu kamar Reyhan
Lalu mama melihat Reyhan yang tertidur tanpa selimutan. Akhirnya mama Reyhan masuk ke dalam kamar Reyhan Dan menutupi tubuhnya Reyhan dengan selimut. Dan Kemudian mengelus elus rambut Reyhan.
__ADS_1
...Terimakasih sudah membaca teman teman.........