
"Gausah nangis lahhh lu kenapa..... Ada masalah sama Arse?" Tanya Ervi
"Iyaaa"
Lalu Aurora pun menceritakan kejadiannya dengan Uni waktu di Restoran dengan Arse. Uni pun tak percaya.
"Ha? Serius si Uni itu. Brani braninya yaaaa" ujar Ervi
"Makanya itu gua Tanya sama lo buat mastiin beneran nggak sih si cewek itu yang gesrek apa Arse cuma jadiin gua selingkuhan" ujar Aurora
"Terus Hati lu percaya ama siapa?" Tanya Ervi
"Gue sih percaya sama Arse. Tapi kadang tu nggak enak aja gitu lohhh ama kejadian yang kemaren" ujar Aurora
Mereka pun bercerita hingga larut malam Dan pada jam 12 malam Ervi Dan Aurora baru tidur. Dari semalem mereka bercerita Ervi Dan Aurora membuat rencana akan membalas Geng vera jika geng vera Masih menganggu mereka.
Keesokan harinya.
"Auuu gua pulang dulu ya" ujar Ervi
"Iya hati hati ya loo. Makasih udah di temenin" ujar Aurora
"Santai aja byeeee" ujar Ervi sambil melambaikan tangannya
Lalu Aurora pun membalas Ervi dengan melambaikan tangannya juga
Hari Ini adalah hari dimana bagi semua calon mahasiswa mendaftar. Arse, Aurora, geng vera Dan lain lain pun juga akan mendaftar di universitas yang sama.
"Sayang...? Kita ketemu yuk kan daftar nya secara online" pesan Dari Arse
"Hm iyaaa aku mau jalan jalan sama kamu boleh kan?" Balas Aurora
"Boleh dong....nanti tapi setelah daftar nya selesai ya... Mungkin nanti sore hahahah" balas Arse
"Okee" balas Aurora
Di Rumah Bima
Pagi pagi gini Bima sudah melamun aja soal Ervi. Ia berbaring Di ranjangnya Dan melamun senyum senyum sendiri.
"Emm Ervi kok makin cantik ya? Matanya jadi belok. Tangan juga kemarin halus...Sikapnya juga beda Dari yang dulu. Gilak cantik banget dia sekarang. Lagian kenapa sih nggak Dari dulu dia jadi cantik Hatinya sihhh baik ya... Tapi petakilan nya itu lohhh yang nggak gue sukaa" ujar Bima berbicara dengan Dirinya sendiri
"Huuhhh tiap hari kok gue kepikiran terus sih sama si Ervi lama lama nggak fokus ni" ujar Bima
Begitupun juga dengan Ervi yang di Rumah. Ia loncat loncat sambil nyuci baju di Rumahnya. Ia begitu sangat senang karena ia berhasil mengambil hatinya Bima
"Yes yes yes berhasil berhasil"
Ervi meloncat loncat di kamar mandi
"Plas plas plas"
Tak lama Kemudian setelah Ervi loncat loncat, ia terjatuh di kamar mandi yang licin.
"Aaakkkkk auuuu saaakiiitttttt" Ervi berteriak kencang
"Huuuhhh kenapa pakek jatuh segala sih orang cuma pesta bahagia koookkkk" ujarnya yang merengek
Tak lama Kemudian setelah Ervi jatuh di kamar mandinya, tiba tiba ada seseorang yang menyalakan bunyi bel rumah Ervi. Ervi pun berteriak
"Huuh siapa lagi sihhhh" ujarnya sambil berteriak
Ia pun segera membuka pintu rumahnya. Dan saat ia membuka pintu rumahnya
"Siaapa sss" Ervi menghentikan ucapannya ketika melihat Siapa yang datang
"Haaa" ujarnya sambil menutup mulut Dan kembali menutup pintu Rumah
__ADS_1
"Tunggu"
"Brak" Ervi menutup pintu sedikit kencang
"Omg Bima datang, kenapa harus pas jelek jeleknya gini sihhh huh" ujarnya marah marah
Dan ternyata yang datang adalah Bima. Ervi pun begitu sangat malu menyambuut kedatangan Bima dengan rambut yang berantakan, baju yang basah karena jatuh di kamar mandi. Dan muka kusut karena marah.
"Duhhh nggak ngabarin gua lagi kalo mau kesini huhhh gua kan jelekk" ujar Ervi
Lalu Ervi pun segera mandi. Namun, sebelum mandi, Ervi lupa bahwa ia tak menyuruh Bima masuk dulu.
Begitupun juga dengan Bima yang di luar ia kaget kenapa Ervi bajunya basah Dan rambutnya berantakan.
"Hah si Ervi lagi kenapa ya?" Ucap Bima
"Kenapa dia berantakan banget kek gitu ya. Mungkin baru bangun tidur....hah Lucunyaa" ujar Bima Dalam hati sambil senyum senyum
"T ta tapi... Kok bajunya basah sih.Hari ini dia aneh banget" ujar Bima sembari berfikir
"Oke nggak papa hari ini gua di suruh nunggu kan?"
Tak lama Kemudian Ervi pun keluar Dan menuruh Bima untuk masuk dulu.
"Bima m ma maaf ayo masuk dulu" ucap Ervi
"Ya"
Ervi pun keluar dengan Masih menggunakan pakaian yang sama.
"Tunggu dulu ya Bim" ujarnya
"Ya"
Lalu ia Segera kembali ke kamarnya Dan mandi Dan merapikan semuanya Dari ujung rambut sampai ujung kaki.
"Zraaaazzzzzzz" suara Ervi lagi mandi
Tak lama Kemudian ia pun selesai mandi
"Puk puk" ia memakai make upnya
Setelah selesai bermake up, Ervi pun kembali menemui Bima. Dan saat Ervi berada di hadapan Bima, Bima pun mlongo lagi karena kecantikan Ervi.
"Ah, Bima maaf menunggu lama. K ka kamu...mau minum apa? Ujar Ervi
Namun Bima Masih tak menjawab Ervi Dan Melamun.
"Ah, Bima? " Ervi pun mendekatkan wajahnya ke Bima
Lalu Bima pun semakin terpesona dengan wajah itu
"Bima? Bimaaaaaaa?" Ujar Ervi berteriak memanggil Bima
"Ah, ya Ervi e ada apa?" Bima pun Menjawab dengan gelagapan
"Maaf habisnya kamu melamun? Kamu mau minum apa?" Ujar Ervi
"Ah, aku yang minta maaf. Ah aku mau kopi bolah?" Ujar Bima
"Yah, tunggu ya aku bikinin dulu"
"Iya"
Ervi pun ke dapur membuat kopi untuk Bima. Sedangkan Bima di ruang tamu ia menyesali tindakannya.
"Haahhhh kenapa gue bisa seceroboh ini sihhh"
__ADS_1
"Gilak malu malu in" ujar Bima dengan penuh penyesalan
Tak lama Kemudian Ervi pun telah selesai membuat kopi Dan kembali ke ruang tamu. Namun, Bima memperhatikan cara jalan Ervi yang sepertinya lagi sakit.
"Bima ini kopinya" ujar Ervi sambil
menyodongkan tangannya yang membawa kopi
"Ah iya terimakasih Ervi. Tapi aku boleh Tanya nggak kamu kenapa jalannya kek gitu" ucap Bima
"Ah, ini aaakk" ucap Ervi sambil mencoba untuk duduk di kursi
Bima yang melihat Ervi kesakitan ia membantu Ervi untuk duduk
"Kamu nggak papa?" Ujar Bima
"Ya aku gapapa kok makasih" ujar Ervi
Bima pun bingung dengan Ervi ia harus bersikap bagaimana lagi.
"Ervi kamu gapapa serius? Kalo kamu sakit ayo aku anterin kamu ke Rumah sakit" ujar Bima
"Ah gapapa kok gapapa" ujar Ervi
"Kamu sendiri ada apa ke sini? Kok nggak ngabarin dulu" ujar Ervi
"Ah, ya maaf kalo nggak ngabarin dulu Sebenernya aku mau ajak kamu daftar online buat kuliah. Kamu mau?" Ujar Bima
"Ohh iya lupa hari ini kan pendaftaran ya" ujar Ervi ia sampai lupa kalau hari ini pendaftaran mahasiswa baru
"Oh jam 10 kan ya?" Ujar Ervi
"Bentar ya aku ambil hp aku dulu"
Ervi pun berjalan menuju kamarnya...
"Klap"
"Gilak malu banget anjr....." Ujar Ervi
"Make up gue gimana ya..." Ujarnya
Ervi mengambil bedak lagi Dan merapikan make upnya lagi
"Huuuffftttt tenang Ervi tenang"
Ervi pun kembali menemui Bima
"Kamuu udah siap Bim?" Ujar Ervi
"Ah udah"
"Ah, tapi setelah daftar Sebenernya aku mau ajakin kamu keluar" ujar Bima
"Em mau kemana emang?"
"Aku mau ajakin kamu ke pantai sih"
"Mampus ni gua mana pantat gua sakit lagi jalannya gimana ya..." ujar Ervi dalam hati
"Tapi kek nya kamu nggak bisa ya. Sepertinya kamu lagi sakit"
"Emm nggak kok, udah. nanti kita berangkat aja ke pantai" ujar Ervi
...Terimakasih sudah membaca teman.........
...jangan lupa like Dan votenya.......
__ADS_1
...Terimakasih ...