
Karena tak bisa menelfon akhirnya Aurora mengirim pesan untuk Arse "Arse, jangan lupa makan. Istirahat yang cukup. Kabari aku kalau sudah sembuh ya.." pesan dari Aurora.
Dirumah Arse
Saat ini Arse sedang tidur, ia ingin Segera pulih dan tak mau orang tuanya melihatnya sakit. Ia pun makan dengan teratur dan minum obat.
Tak lama kemudian, tiba tiba ia terbangun dari tidurnya. "Ukkhh" lalu ia mulai membukakan mata pelahan lahan.
"Sepertinya aku sudah baikan" ujarnya yang merasa dirinya sudah lebih baikan dari pada tadi pagi. Lalu ia pun bangun dari kasurnya dan berdiam sebentar.
Setelah itu ia teringat ada tugas yang belum ia kerjakan. "Oh iya masih ada tugas yang belum aku kerjakan" ujarnya
Lalu Arse pun pindah duduk di kursi meja belajarnya untuk mengerjakan tugas. Saat ia membuka tugasnya, ternyata tugasnya kurang sedikit lagi. "Syukurlah tugasnya tinggal sedikit lagi. Aku sangat malas mengerjakan nya..." Ujarnya
.
.
.
Setelah mengerjakan tugas, ia membuka ponselnya. "Oh ada pesan dari Aurora" Arse sangat senang mendapat pesan dari Aurora, dan ia ingin cepat cepat membukanya.
"Iya au... Aku udah sembuh sekarang, aku udah baikan. Mungkin besok aku akan ke kampus" balas Arse
"Ha? Syukurlah kalo sudah sembuh. Kamu harus istirahat lagi Sekarang. Udah kamu tiduran aja sekarang. Jangan ngapa ngapain dulu"
"Aku minta maaf au membuat kamu khawatir" balas Arse
"Gapapa kok kamu besok mau makan apa, aku masakin" balas Aurora
"Aku mau makan nasi goreng udang au"
"Baiklah"
.
.
.
Dirumah Nesya
Sudah dua hari ini Nesya tidak makan. Bibirnya pucat badannya juga lemas. Kini ia merasa perutnya sangat sakit.
__ADS_1
"Ukkhh perut ku sakit sekali .." ujarnya merengek lalu ia pun berusaha untuk keluar dari rumahnya dan mencari makanan. Nesya mencari cari makanan di kulkas namun tai ada satupun yang bisa di makan, sekarang kulkasnya penuh dengan bir.
"Bego gue lupa ya nggak beli makan" ujarnya yang lemas. Lalu ia kembali ke kamarnya dan membuka ponselnya untuk memesan makanan online.
Setelah memesan makanan online, Nesya merasa ada yang janggal. Lalu ia pun berdiam sebentar sembari memikirkan apa yang janggal.
Tak lama kemudian, ia pun teringat sesuatu yang membuat nya janggal. "Haaaaa??!!!!! Begooo gue lupa, gue nggak olahraga gue juga nggak masuk kuliah selama dua hari gilakkkkk aaaaaakkkkk" ujar Nesya kaget sembari berteriak
"Aduhhh gilakkk Nesya..." Ujarnya yang merengek. Tak lama kemudian Bell Rumahnya berbunyi, lalu Nesya pun membukakan pintu rumahnya.
"Ceklek" saat Kurir melihat siapa yang membukakan pintu, kurir itu pun kaget dan melongo ketakutan Melihat wajah Nesya.
"Haaa i i ini makanannya m mb Mbaa aaaaaa"
Kurir itu langsung pergi setelah mengantarkan makanan kepada pemiliknya.
Nesya yang tau itu pun kaget "pak pak kenapa pak..?" Ujarnya sembari berteriak. "Kenapa sih kurir itu aneh banget" ujarnya
Lalu Nesya kembali masuk ke rumah dan membawa makanannya ke meja makannya. "Yes akhirnya makan juga...laper bangettty" Nesya langsung membuka makanannya dan makam dengan sangay lahap dan cepat karena sudah 2 hari ia tak makan.
Tak lama kemudian Nesya telah selesai makan. "Sruuuppp aahhhh haaiikkkkk emmm kenyang banget" ujarnya
Lalu kemudian Nesya memutuskan untuk mandi. Ia pergi ke kamarnya, saat ia masuk ke kamar, ia ingin berkaca dengan harapan ia masih cantik saat belum mandi.
30 menit kemudian, Nesya selesai mandi. Kini dirinya sudah kembali rapi dan segar. Lalu ia bersantai untuk memikirkan besok.
"Emmm besok gimana ya.... Aku harus siap untuk bertemu dengan Arse. Aku tak boleh seperti kemaren lagi" ujarnya sembari duduk bersandar di kursi sofa
Keesokan harinya
Pagi ini Arse benar benar sudah sembuh. Panasnya kini sudah turun dan suhu tubuhnya kembali Normal.
Setelah merapikan dirinya, Arse turun ke bawah untuk sarapan. Wajah Arse pun kini terlihat sangat segar.
Saat ini belum ada siapa pun di meja makan, hanya Arse yang ada di meja makan. Tak lama kemudian, ada Ayah Arse dan ibunya yang juga datang.
"Arse, kamu udah dari tadi?" Tanya Ayahnya
"Baru"
Lalu kedua orangtuanya pun berkumpul dimeja makan dan mereka mulai makan bersama sama.
"Arse? Kamu masih sama Aurora?" Tiba tiba ibu Arse menanyakan hal itu. "Masih" sahut Arse
__ADS_1
"Maafkan ibu kalo begitu" ujar ibunya
"Iya. Aku selalu maafin ibu kok" ujar Arse yang tetap santai. Arse juga tak kaget kalo ibunya selalu bertanya seperti itu.
Lalu tiba tiba Ayah Arse memberi kode untuk Arse "gausah di dengerin" kode dari ayahnya, lalu Arse membalasnya dengan senyuman dan jempol.
Setelah menyelesaikan makannya Arse langsung berpamitan dengan orang tuanya dan langsung keluar dari rumah dan menjemput Aurora.
"Huuffffff apa lagi yang akan Ibu Rencanakan. Ku mohon ibu.... Jangan jadi orang yang jahat" batin Arse.
Ucapan santai yang di ucapkan Arse kepada ibunya hanyalah Akting, namun hati Arse sebenernya khawatir akan apa yang di lakukan oleh ibunya.
Sesampainya di Kampus
Sesampainya di kampus, saat Aurora dan Arse mau turun, tak di sangka orang yang ada di depan parkiran mobil Arse adalah Nesya.
Sebelum Arse dan Aurora turun, mareka menyaksikan Nesya yang sedang turun dari mobilnya. Lalu Aurora melirik ke Arse, dan Melihat Arse lagi mlongo melihat Nesya.
"Emang nggak bisa ya, lihatnya biasa aja" ujar Aurora. "Nggak gitu kok au.... Tapi ..Nesya tuh udah dua hari nggak masuk kuliah Lo" ujar Arse
Aurora pun semakin panas "lah emang kenapa kalo nggak masuk? Kamu kesepian?" Tanya Aurora
"Nggak gitu Au... Aneh aja nggak sih setelah ketemu sama kamu tuh, dia jadi nggak masuk dua hari"
"Ohh maksud kamu aku yang bikin dia nggak masuk dua hari gitu? Terus kamu khawatir? Kalo khawatir ya jenguk Arse. Suapaya kamu tau kenapa dia"
Aurora ngambek meninggalkan Arse begitu saja. "Au... Kok kamu malah marah au..." Ujar Arse namun Aurora tak menghiraukan Arse
"Haissss Aurora cemburu ya.... Hahahah" ujar Arse sembari Tertawa kecil. Lalu ia pun keluar dari mobilnya Dan masuk ke kelasnya.
Saat di kelas, Arse melihat Nesya yang sedang belajar fokus. Lalu tak lama kemudian Nesya sadar bahwa dirinya sedang di lihatin oleh Arse, dan Nesya pun melihat Arse balik.
"Oh Arse?" Sapa Nesya dengan tersenyum.
Lalu Arse membalas senyuman Nesya dan kembali duduk di bangkunya.
"Arse kenapa lihatin gue kayak gitu??" Batin Nesya
...Terimakasih sudah membaca teman...
...Jangan lupa like, komen, vote, dan Favorit nya...
...Semoga kalian suka...
__ADS_1
...Terimakasih...