Arsenio Dan Aurora

Arsenio Dan Aurora
episode 39


__ADS_3

"Yuk turun" ujar Arse. Aurora pun terdiam di mobil sembari memanyunkan bibirnya. Arse yang tau itu pun bingung.


"kamu kenapa?" Tanya Arse. Namun Aurora tetap diam. Lalu tak lama kemudian, Aurora melirik Arse sembari menyun. "Gapapa yuk udah keluar" ujar Aurora. Ia pun keluar dari mobil Arse, dan menutup mobil Arse sedikit kencang. "Brak"


Arse yang tau itu pun ia benar benar bingung. "Kenapa sih tiba tiba ngambek" gumam Arse. Lalu mereka pun masuk ke dalam Restoran.


Sembari menunggu makanannya datang, Arse terus menanyakan Aurora. "Au....kamu kenapa sih?" Tanya Arse. "Aku Dimata kamu itu seperti apa?" Tanya Aurora.


Arse pun bingung dengan pertanyaan Aurora. "Hah maksudnya gimana? Kamu Dimata aku ya pacar lah...kekasih aku. Emang kenapa sih?" Ujar Arse


"Emm yaudah" ujar Aurora. Karena Arse masih belum puas dengan jawaban Aurora, Arse pun mendesak Aurora untuk memberi jawaban yang puas. "Serius au kamu itu sebenernya kenapa?aku bener bener nggak tau, aku ajakin turun dari mobil kamu tiba tiba ngambek" Tanya Arse


"Kamu sih udah berubah. Kamu nggak bukain pintu buat aku" ujar Aurora yang ngambek dengan Arse. Lalu Arse pun mlongo dan Tertawa seketika mendengar jawaban Aurora. "Hahahahah serius itu au alasan nya"


"Kok ketawa sih kamu" ujar Aurora. Tak lama kemudian makanan pun telah datang. "Udah udah...makan dulu ya..." Ujar Arse


"Hisss" ujar Aurora yang masih kesal. "Ini punya kamu kan....sini aku suapin aaakk" ujar Arse sembari menyuapi makanan ke Aurora, namun Aurora menolak. "Gausah aku makan sendiri aja" ujar Aurora sembari menyaut sendok yang di pegang Arse.


"Auuu jangan kek gitu dong" ujar Arse sembari melihat Aurora. "Nggak kok aku nggak kayak gitu. Dah ayo makan" ujar Aurora. "Auu jangan ngambek ya, aku minta maaf Karena aku nggak peka. Lain kali aku akan peka oke?" Ujar Arse yang masih merayu Aurora


"Bener?" Ujar Aurora. "Iyaaaa" jawab Arse. "Emm yaudah kalo gitu" ujar Aurora. "Kamu udah nggak ngambek lagi kan?" Ujar Arse. Lalu Aurora pun mengangguk dengan senyum. Akhirnya Aurora sudah tidak marah lagi sama Arse.


Lalu mereka pun sekarang makan dengan saling menyuapi. Namun, di sela sela mereka makan, tiba tiba ponsel Arse berbunyi. "Klunting" lalu Arse pun segera membuka ponselnya.

__ADS_1


Saat Arse membuka ponselnya ternyata, ia dapat pesan dari teman cewek satu kelas dengannya, yaitu Nesya. "Arse, kamu dimana? Nanti malem kerja kelompok yuk sama yang lain juga" pesan dari Nesya. Saat ini Arse tak merasa bahwa dirinya disukai seseorang.


Tak lama kemudian, Aurora pun sedikit risih dengan Arse karena bermain hp saat makan bersama Aurora. "Arse kamu jangan main hp dong kalo lagi makan, sama aku lagi" tegur Aurora.


"Iya aku minta maaf ya... Ini temen aku ngajakin kerja kelompok. Aku boleh datang nggak?" Tanya Arse. "Em ya boleh dong....tapi jangan main sama cewek ya kamu" ujar Aurora. "Iya makasih ya sayang..." Ujar Arse sembari mengelus rambut Aurora


Malam harinya, Arse ada janjiam untuk kerja kelompok bersama teman temannya. Arse pun datang. "Hai Arse gimana tugas yang ini kamu paham nggak?" Tanya teman Arse.


"Oh aku paham kok" ujar Arse. Lalu tak lama kemudian ada Nesya yang datang. "Hai" sapa Nesya. "Hai Nes.." sapa balik temannya. Lalu Nesya pun duduk di samping Arse.


Arse pun tak menghiraukan Nesya. Arse tetap mengerjakan tugas-tugas nya dan segera pulang. Karena Nesya sekarang di samping Arse, tentu saja Nesya ingin lebih dekat dengan Arse.


"Arse, kamu kok cepet banget ngerjain tugasnya?" Tanya Nesya. "Hahah iya" ujar Arse. Arse tetap cuek. "Cuek banget dah lu se" ujar Teman Arse yang satu kelas.


Sedangkan di Aurora yang dirumah pun ia diajak keluar dengan Ervi. "Emang malam ini mau kemana er?" Tanya Aurora. "Ke cafe S yuk" jawab Ervi. "Oke" jawan Aurora.


Lalu mereka pun pergi ke cafe S. Sesampainya di sana Aurora melihat Arse yang lagi belajar bersma temannya. "Eh itu Arse. Oh ternyata dia ketemunya di sini" ujar Aurora.


"Hah Arse? Dia lagi keluar?" Tanya Ervi. "Iya tadi dia ngomong ke gue dia mau keluar, ternyata disini" ujar Aurora. Lalu Ervi pun mengajak Aurora untuk memantau Arse.


"Yaudah kita cari tempat yang agak jauhan untuk mata mata in Arse" ujar Ervi. Lalu Aurora pun menuruti dengan omongan Ervi.


Akhirnya mereka pun duduk di tempat yang bisa melihat Arse dari jarak jauh. Awalnya saat Aurora memantau sih baik baik saja. Namun, di tengah tengah itu Nesya semakin mendekati Arse.

__ADS_1


Arse pun sadar akan itu. "Nesya, kamu geser dikit bisa nggak?" Tanya Arse ke Nesya. "Oh iya se" ujar Nesya "sial" ujar Nesya dalam hati


"Auu....tu orang kagak bener deh kayaknya" ujar Ervi yang memantau Arse. "Bener awas aja tuh cewek" ujar Aurora


Lalu tak lama kemudian, Arse pun telah selesai mengerjakan tugas nya. Dan Arse ingin kembali pulang, begitupun juga dengan teman teman yang lainnnya juga mereka juga ikut pulang.


Saat mereka hendak mau pulang, tiba tiba kepala Nesya sakit dan Nesya bersandar di bahu Arse."aaakk sakit" ujar Nesya. Lalu teman teman yang lain pun ikut mengkhawatirkan Nesya. "Eh Jo? Lo bisa nggak nganterin Nesya pulang. Soalnya gue ada urusan" ujar Arse


"Oh iya se gua bawa mobil kok" ujar Jojo teman Arse. Lalu Arse pun menyandarkan Nesya ke bahu Jojo. Dan Arse Pergi begitu saja.


Saat Nesya bersandar di bahu Jojo Nesya merasa sangat kesal karena sakitnya itu hanyalah akting untuk dirinya mendekati Arse. "Sial kenapa gua nggak di anterin Arse aja sih" ujar Nesya dalam hati.


Lalu Aurora yang tau itu pun ia kembali marah. Ia merasa begitu sangat cemburu. "His nyebelin banget sih" ujar Aurora. "Yaaa gitu dehhh kalo hubungan tu pasti ada cemburu nya" sahut Ervi


"Udah Au... Lo tenang aja, menurut gua Arse sih bukan tipe orang kek gitu ya, buktinya aja Lo liat sendiri Arse di deketin cewek dia aja masih cuek kan?" Ujar Ervi. "Iya juga sih....tapi kan tetep aja cemburu" ujar Aurora.


Lalu tak lama kemudian, Arse benar benar Pergi, ia meninggal Nesya begitu saja tanpa mengkhawatirkan Nesya.


Sesampainya di rumah, Arse pun segera mandi. Setelah mandi, Arse bersantai berbaring di kasurnya. Dan setelah itu, ia pun berniat untuk memberi kabar Aurora sebelum tidur.


"Au.... Lagi ngapain....aku udah selesai belajarnya" pesan dari Arse. "Aku lagi dirumah mau tidur" balas Aurora. Arse memberi pesan Sembari tersenyum senyum sendiri, namun Aurora membalas pesan Arse sedikit cemberut karena masih cemburu dengan kejadian tadi.


"Yaudah kalo gitu. Selamat malam Au..." Pesan dari Arse. "Selamat malam" balas Aurora.

__ADS_1


__ADS_2