Arsenio Dan Aurora

Arsenio Dan Aurora
episode 20


__ADS_3

"Yaudah gue tunggu disini" ucap Reyhan


"Ya, cepetan ya! makin menjadi jadi ni si Bima" ucap Riyan


Lalu Kemudian Arse pun langsung pulang untuk mengambil Mobilnya. Dan sekarang ia pun sedang dalam perjalananan menuju rumahnya. Sekarang jam menunjukkan pukul 23:40. Dan di samping itu Reyhan dan Riyan berusaha untuk menenangkan Bima yang mabuk parah.


Tak lama Kemudian Arse pun telah kembali ke bar. Dan ia langsung menjemput teman temannya.


"Gilak nih kita bawa dia gimana caranya anjir" ucap Riyan


"Nggak Tau gua hahahahah" ucap Arse


"Pingsan lagi gilakkkk. Yaudah lah lu yang gendong Rey... Gua pegangin Dari belakang sama Riyan" Arse


Lalu Kemudian Reyhan menggendong Bima lalu memasukkan ke dalam Mobil. Dan Kemudian mereka semua satu Mobil sama Arse. Dan Kemudian membawa Bima menuju rumahnya.


15 menit Kemudian mereka telah sampe ke Rumah Bima. Dan saat itu Rumah Bima benar-benar sepi. Dan semua lampu sudah mati. Bahkan orang orang sekitar pun juga sangat sepi.


"Eh rumahnya sepi banget" ucap Riyan


"Ya kan udah malem ck..." Ucap Reyhan


"Terus gimana dong?" Ucap Riyan


"Mau nggak mau harus ketuk pintu" ucap Arse


Lalu Kemudian mereka mengetuk pintu Rumah Bima. Dan saat mereka mengetuk pintu Rumah Bima, tak ada jawaban apapun. Lalu Kemudian mereka mengetuk pintu lagi.


Dan di ketukan kedua kalinya Arse menunggu jawaban sampai 10 menit lagi. Jika tidak ada jawaban Arse akan membawa Bima entah kemana.


"Huuuffftttt" hembusan Arse


"Kita tunggu dulu sampai 10 menit" ucap Arse


Saat kedua kalinya Arse mengetuk pintu, saat itu ibunya Bima sedikit mendengar suara. Dan ibu Bima pun kebangun dan ingin mengecek keluar. Dan saat itu juga ibu Bima keluar sambil membawa sapu untuk senjatanya. Karena ini sudah malam jadi ibunya Bima begitu sangat berhati hati.


"Ceklek ceklek"


"Eh ada suara" ucap Reyhan


Lalu Kemudian perlahan lahan ibu Bima membuka pintu nya Dan mengangkat sapunya. Saat keluar ibu Bima sudah akan memukul seseorang Dan tapi saat ia Tau bahwa itu teman Bima, ibu Bima pun tidak jadi memukulnya.


"Haaaa mau apa Kau" ucap ibu Bima


"Eh Tante tante. Tenang dulu" ucap Arse


"Ey ey Arse Dan teman teman" ucap ibu Bima Sambil menutup mulutnya dengan tangan

__ADS_1


"Tante maaaff sekali karena kita menganggu Tante malem malem. Ini saya kesini mau mengantar Bima. ia nggak Sadar Tante" ucap Arse


Yang lain pun mengangguk. Lalu Kemudian ibu Bima melihat yang lain pun.


"Mabok ya diaa ..... Merepotkan memang. Ya sudah Arse masuk saja. Arse mau minum apa sama teman temannya?" Ucap ibu Bima


"Ah, gausah Tante udah malem kita langsung pulang saja ya" ucap Arse


"Ya sudah terimakasih karena kalian sudah mau mengantar Bima ke Rumah" ucap ibu Bima


Setelah mengantar Bima, Reyhan, Riyan, Dan Arse pun kembali pulang.


"Ceklek" suara Arse menaiki Mobil


"Fyuuhhhh untung kita nggak kena marah. Kalian langsung gua anterin aja ya" ucap Arse


"Yaudah se......makaaaasih banget" ucap Reyhan


"Tapi tadi si Bima maboknya gimana sih? Sampek nyanyi nyanyi" ucap Arse


"Aduhhh parah banget" ucap Riyan


"Kek nya dia tuh lagu suka sama si Ervi" ucap Reyhan


"Hah Ervi? Ervi teman kita yang satu kelas itu?" Ucap Arse


Saat di Mobil mereka bercerita tentang Bima yang mabok. Bima selalu menyebut nama Ervi saat ia bernyanyi. Lalu Kemudian pun lama kelamaan Reyhan juga ikut nyaut untuk membahas kejadian Nuna yang Sebenernya.


"Ohh, jadi Sebenernya kelas yang terlihat baik baik saja tuh ada banyak masalah ya? Apa cuman kita doang yang nggak Tau" ucap Arse


"Kalo gue Tau Dari dulu gue tu udah pisahin mereka. Dan ya jelas gue belain si Nuna" ucap Reyhan


"Oke ini karena Rumah kalian udah deket gimana kalo kita besok Cerita lagi. Atau besok sore atau besok pagi, malem kita ngumpul lagi gimana?" Ucap Arse


"Yaudah bagus tuh, soalnya gue juga banyak yang mau gua ceritain" ucap Reyhan


Tak lama Kemudian setelah mereka ngobrol di Mobil. Reyhan Dan Riyan pun Akhirnya pulang satu per satu. Dan saat Arse sendirian di Mobil, Arse di goda oleh teman temannya.


"Arse, hati hati lo ye, lo di Mobil sendirian sekarang hihihi" ucap Riyan


"Apa sih lo gua mah nggak takut ama yang begituan" ucap Arse


Sebenernya Arse pun agak merasa Dirinya merinding. Tapi Arse lebih memilih untuk tetap tenang Dan hati hati.


"Tenang Arse ...... Tenang...... Kamu itu Cowok yaaaa jangan lupa kamu Cowok...... Harus tetap tenang....." Ucap Arse


Meskipun Arse selalu menenangkan Dirinya. Namun, disamping itu Arse juga mengeluarkan keringat dingin.

__ADS_1


"Gilakkkk kampret ni si ajg. Pake nakutin gua segala" ucap Arse


Tak lama Kemudian Arse pun sampe Rumah. ia langsung memarkirkan Mobilnya Dan kembali lagi ke kamar.


Keesokan harinya


Hari ini Riyan Belum bangun. Karena semalam ia begadang mengatarkan Bima. jam menunjukkan pukul 8 pagi. Dan Luna terus menelfon Reyhan mulai Dari jam 7 sampai jam 8 pagi.


"Masak Riyan Belum bangun sih" ucap Luna sambil Melihat hp nya


"Emmm Padahal hari ini pengen ketemu..." Ucap Luna dengan berwajah cemberut


1 jam Kemudian Riyan pun sudah bangun. Dan ia benar-benar tak Sadar kalo ia bangun siang. Dan walaupun bangun siang Riyan pun juga tak merasa bersalah karena ia sudah tidak sekolah. Dan tidak ada janjian apapun.


Dan saat Riyan membuka matanya matahari masuk lewat Jendela Dan Riyan terganggu dengan itu. Matanya mulai meripit Dan ia mulai bangun Dan mematikan semua lampunya. Lalu Kemudian ia pun langsung pergi ke kamar mandi.


Setelah mandi, Riyan mengecek hp nya Dan ternyata ada pesan begitu sangat banyak Dari Luna. Riyan pun kaget. Riyan pikir Luna kenapa kenapa.


Pesan Dari Luna


"Yang......."


"Ayang....."


"Kamu dimana sih....."


"Masak kamu Belum bangun sih....."


"Ih ayang..."


Lalu Kemudian Riyan pun menelfon balik Luna.


"Tuuuuttttttt" Riyan menelfon Luna


"Kletuk panggilan di tolak" Luna menolak telfon Dari Riyan


"Hah kok di tolak sih? Ngambek ni pasti" ucap Riyan sambil senyum senyum dikit


Lalu Kemudian Riyan memutuskan untuk ke Rumah luna Dan mematikan bahwa Luna baik baik saja. Perjalananan Riyan ke Rumah Luna hanya memakan waktu 20 menit.


Begitupun juga dengan Arse yang di Rumah. ia kepikiran dengan Aurora. Saat setelah mereka pergi jalan jalan Aurora tak memberi pesan apapun. Dan setelah Arse nengetarkan pulang Aurora pembicaraan selesai di situ begitu saja.


Saat ini Arse lagi berada di Rumah sendirian. Ia bolak balik ke kamar mengecek hp nya. ia gelisah memikirkan kan Aurora.


"Aaaa gua apa gua harus chat duluan ya?" Ucap Arse


"Iya gua harus chat duluan..... Gua kan Cowok" ucap Arse

__ADS_1


__ADS_2