
Lalu Nuna melanjutkan belanja nya. Dan setelah ia membeli make up, ia menemani Reyhan untuk memilih parfum.
"Kamu suka yang mana Rey?" Ucap Nuna
"Emmm kamu suka parfum Cowok yang kek gimana?"
Saat Reyhan Dan Nuna belanja, tiba tiba ada Vera yang mendekati Reyhan Dan menggandeng tangan Reyhan.
"Rey ... Kok kamu malah sama dia sih seharusnya kan sama aku" ucap Vera sambil menggandeng tangan Reyhan
Lalu Reyhan melepaskan gandengan tangan itu. Dan langsung menggandeng tangan Nuna.
"Apaan sih" ucap Reyhan
"Nuna ayo pergi aja"
"E e tapi kamu Belum dapat parfum nya" ucap Nuna
"Udahh kita cari tempat lain aja" ucap Reyhan
"Nuna lo tu jangan jadi pelakor dong" ucap Vera sambil mendorong Nuna
Lalu Reyhan pun memisah mereka Dan mengahalangi Vera untuk mendorong Nuna
"Eh Vera. Kamu Dari awal kenal Reyhan itu nggak ada hubungannya apa pun sampai sekarang ya. Kalo sampai kamu memaksa kek gini justru kamu yang perebut" bantah Nuna
"Ohhhh sudah berani bantah ya sekarang" ucap Vera yang geregetan
"Iya! Bye" ucap Nuna dengan tegas
Lalu Reyhan Dan Nuna meninggalkan Vera begitu saja Dan amarah Vera semakin membludak.
Reyhan Dan Nuna pulang setelah membayar make up Nuna.
"Nuna.... Kamu nggak papa kan?" Tanya Reyhan dengan lembut ke Nuna
"Em!" Nuna kaget
"Nggak papa dong..... Aku sekarang udah berani. Karena kamu menyemangati aku" ucap Nuna dengan senyuman
Kini Nuna sudah berubah, ia sudah tak takut lagi dengan geng Vera. Kini ia jadi semakin tegas Dan berani.
"Kamu mau pulang...atau mau makan dulu?" Tanya Reyhan
"Emmm lanjutin nyari parfum kamu aja" ucap Nuna
"Serius? Kamu nggak keberatan?" Ucap Reyhan
"Nggak kok"
Setelah Reyhan Dan Nuna bertemu dengan geng Vera, sepertinya Nuna tidak apa apa. Lalu mereka pun melanjutkan kegiatan mereka untuk belanja.
Begitupun juga dengan Ervi yang sekarang lagi belanja. Ia tak sengaja ketemu Nuna Dan Reyhan di Mall sebelah.
"Eh Nunaaaaa" ucap Ervi
"Erviii apa kabar. .."
"Ooo baik lu pasti lebih baik ya" ucap Ervi
"Hahahahah"
Mereka bertemu di Mall Dan saling menyapa.
"Reyhan....emmm kalian pacaran ya..." Ucap Ervi
Lalu Reyhan pun menjawab Ervi dengan Bisikan Dari belakang Nuna Dan mengode dengan kata
"B E L U M" ucap Reyhan
Lalu Ervi pun juga membalasnya dengan mengode oke oke
__ADS_1
Saat di Mall mereka pun sempat makan bertiga di Sana Dan Membiarkan Geng Vera. Nuna menceritakan kejadiannya dengan Geng Vera.
"Emmm jahat ya si Vera dulu gue aja sering di katain cupu" ucap Ervi
"Eh lu gimana sama Bima?" Tanya Reyhan
"Emmm kek nya Bima nggak suka sama gue" jawab Ervi
"Udahh tenang aja pokoknya, bentar lagi juga suka. Lu bikin aja dia tergila gila. Sekarang aja dia udah tergila gila" ucap Reyhan
"Gue dukung lo vi" ucap Nuna
Lalu Ervi menjawab ya dengan memanyunkan mulutnya.
"Jangan cemberut dong" ucap Nuna
Sedangkan Bima yang dirumah berusaha untuk melupakan Ervi tapi tidak bisa justru ia malah senyum senyum sendiri ketika melihat Ervi.
"Duhh gue harus ngapain ya ... Supaya gue bisa lupain si Ervi" ucap Bima
"Yeeee ya jangan di lupain" ucap pikiran Bima
"He'em jangan lupain dia. Terlaku cantik tauuuukkkk" ucap hati Bima
Bima selalu melupakan Ervi tapi hati Bima tak mau melupakan nya.
"Si ajg trus sekarang gua harus begimane......" Ucap Bima
"Ya akuin aja kalo suka" ucap hati Bima
Lalu Bima melakukan olahraga untuk melupakan Ervi.
"Up down up down"
"Wan tu Tri for faf sik seven eg" ucap Bima sambil menggerakkan seluruh badannya.
Tak lama Kemudian Bima pun berkeringat Dan menghentikan olahraga nya. Dan ia meminum sebentar
Namun, tak lama Kemudian Bima pun pikiran nya di penuhi dengan Ervi.
"Hmmm inget lagi... Iya iyaaaa gue akuin si Ervi cantikkk udahhh" ucap Bima yang kesal
"Bukan cantiknya.... Tapi sukanya" ucap hati Bima
"Iyaaa gua suka sama Ervi.... ihik ihik ihik aaaaaaa" ucap Bima sambil merengek
Akhirnya Bima pun mengakui perasaannya. Meskipun wajahnya terlihat kesal tapi Akhirnya ia mengakui.
Malam harinya
"Zraaaazzzzzzz" suara shower
"Ahhh segar" ucap Bima
Setelah mandi ia pun merapikan Dirinya dan ia berbaring di tempat tidur.
"Brukk"
Bima membaringkan tubuhnya ke ranjang. Dan ia sedikit melamun.ia memikirkan perasaan Ervi.
"Huuuffftttt" Bima menghembuskan nafas
"Seharus gue nggak boleh seperti itu. Gue keterlaluan ya?" Ucap Bima
"Padahal gue juga Belum Tau perasaan Ervi yang Sebenernya, gue udah ge er, Dan gua udah keterlaluan" ucap Bima yang sedikit menyesal karena ia mendiami Ervi saat di Mobil.
"Sekarang, malu sendiri karena sekarang telah menyukai Ervi, Padahal Ervi nggak Salah apa apa sama gua. Hanya di juluki cupu dulu waktu di sekolah, Dan sekarang dia tampil begitu cantik Dan lebih baik lagi" ucap Bima
"Gua harus minta maaf sama Ervi" ucap Bima
Lalu Bima pun melihat jam yang ada di ponselnya. Ternyata sudah jam 10 malam. Dan nggak mungkin untuk mengajak Ervi ketemu di jam 10.
__ADS_1
"Dia udah tidur Belum ye?" Ucap Bima
"Chat aja Dah"
Akhirnya Bima memutuskan untuk memberi pesan Ervi Dan mengajaknya bertemu.
"Ervi? Ini Bima. Apa Kau sudah tidur?" Pesan Dari Bima
Malam ini Ervi baru saja mau tidur, Dan tiba tiba hpnya berbunyi. Lalu Ervi pun langsung melihat hp nya Dan membuka pesan.
"Haaa Bim Bim bimaaa?" Ucap Ervi ia kaget mendapatkan pesan Dari Bima
"Emmmmm tenang Ervi tenang.....Kau tak boleh seperti ini tenang dulu"
"Tarik nafas hummmm buang huuuffftttt"
"Belum Bim emang kenapa?" Balas Ervi
Klunting pesan masuk Dari Ervi
"Eh Belum tidur kah?" Ucap Bima
Ia pun langsung membuka pesan Dari Ervi
"Kalo besok kosong aku ingin bertemu apa bisa?" Balas Bima
Lalu pesan nya pun masuk ke Ervi
"Haaa ketemu.... Aduhhh gue berhasil bikin Bima jatuh cinta" ucap Ervi yang kesenengan
"Iya mau jam berapa?" Balas Ervi
"Jam 9 pagi bisa?" Balas Bima
"Bisa"
"Oke besok aku kasih Tau tempat nya" balas Bima
"Oke"
"Haaaa omg besok ketemu Bimaaa mau pakek baju apa niii" ucap Ervi
"Yes yes"
Ervi pun begitu sangat senang hingga ia meloncat loncat di kasur.
Keesokan harinya
Dirumah Arse
"Adcing...."
"Meoongg"
"Good morning Adcing" ucap Arse
Lalu ia menggendong kucingnya Dan memeluk kucingnya.
Hari ini ibu Arse lupa Belum belanja jadi semua orang yang di Rumah hanya memakan roti Dan susu.
"Yahh ibu kenapa Belum belanja sih?" Ucap Ayah arse
"Ya lupa! Wajar kan udah makin tua. Biasa aja napa sih ah" ucap ibu Arse
"Ya kan laperr" ucap Ayah arse sambil cemberut
"Udahh lahhh gausah kek gitu mukanya... Naj*s" ucap ibu Arse ke suaminya
...Terimakasih sudah membaca teman teman...
...Jangan lupa like Komen Dan vote nya dong........
__ADS_1