Arsenio Dan Aurora

Arsenio Dan Aurora
episode 46


__ADS_3

Dirumah Nesya


Nesya yang baru saja pulang dari kampusnya, ia langsung masuk kamar dan membuang tasnya begitu saja. Lalu ia berbaring di kasur dan menangis.


"Huhuuhuuhu" tangisan Nesya. Nesya sangat sedih dan merasa sangat down. Lalu ia membuka hp nya dan memblokir semua sosmed Arse dan nomor ponsel Arse.


"Kenapa harus kayak gini sih.... Kenapa harus gue yang gagal mencintai Arse...huhu" ujarnya sembari menangis


Nesya menangis sepanjang hari dan perlahan lahan ia mulai ketiduran. 20 menit kemudian, Nesya terbangun. Ia merasa matanya membengkak sekarang.


"Eengg ukkkhh" ia melihat disekitar kanan kirinya . Ia melihat bahwa kamarnya sangat berantakan.


"Apa yang terjadi?" Tanya nya sembari mata yang menyipit. Lalu ia pun pergi untuk berkaca di kaca yang ada di kamarnya.


"Hah? Mata gue?" Ujar nya yang kaget melihat matanya bengkak. Lalu ia mengingat kejadian hari ini, ia baru ingat bahwa dirinya baru saja menangis sapanjang hari.


Lalu Nesya duduk di kursi meja belajar nya dan terdiam. Ia menatap ke jendela dengan tatapan kosong.


"Ah, bukan Nesya. Ini Aurora, pacarku" kata kata itu terus ada di kepala Nesya, hingga kini Nesya mengalirkan air matanya lagi.


"Ah, sial kenapa terus terusan ada di kepala ku sih, kata kata itu hiks hiks Aku harus cepat cepat melupakan Arse hiks" ujarnya sembari mengelap air matanya dengan tangannya.


Lalu Nesya bangun dan merapikan kamarnya. Ia mandi untuk menenangkan dirinya. "Zraaaazzzzzzz" setalah mandi, Nesya merasa agak sedikit lega dan segar.


Lalu ia keluar dari kamarnya untuk mengambil bir yang ada di kulkasnya. namun belum sampai Nesya di depan kulkasnya, ia melihat ada sepatunya yang telah Rusak.


"Oh iya sepatu olahraga ku sudah rusak" ujarnya sembari melihat sepatunya. Lalu ia melihat jadwal nge gym nya ternyata besok ia ada jadwal untuk nge gym.


Mau nggak mau Nesya harus pergi ke toko untuk membeli sepatu. Karena dirinya hari ini nggak mood sekalian ia pergi ke mall untuk memperbaiki moodnya.


Lalu ia pun sedikit berdandan dan setalah itu menuju ke Mall. "Brrrmmm"


Sesampainya di mall, Nesya langsung pergi ke mencari sepatu. Saat ini moodnya sudah membaik. Ia memilih milih sepatu yang cocok untuknya dengan senang hati.


Tak lama kemudian, Nesya telah memilih sepatu yang cocok untuk dirinya. Sebelum pulang, Nesya ingin membeli baju terlebih dahulu.


Namun, saat ia mau membeli baju, Nesya tak sengaja melihat Arse yang sedang memilih baju dari jarak jauh. "Deg" jantung Nesya langsung kaget.


Ia langsung merasa sedih ketika melihat Arse. Air mata Nesya mulai keluar lagi. Lalu Nesya cepat cepat mengelap nya karena ia akan merasa malu kalau menangis di tempat umum.


"Nggak nggak aku nggak boleh begini" ujarnya. Lalu Nesya segara ke kasir untuk membayar sepatunya. Dan langsung kembali ke mobil dan langsung pulang.


Sedangkan Arse yang kini masih sibuk mencari hadiah untuk Aurora, dengan harapan Aurora tidak murung lagi.


"Emm Aurora suka warna apa ya?" Tanya nya. "Cewek itu suka yang lucu lucu kan?"


"Tapi barang apa yang lucu?"


Sebelum pergi ke mall Arse sempat mencari tau apa Barang kesukaan cewek di gugel. Lalu Gugel itu menjawab barang barang imut.

__ADS_1


Lalu Arse pun berjalan jalan memutari Mall, dan tak lama kemudian ia menemukan bandana yang sangat cantik.


"Bandana ini sangat cantik" ujarnya sembari tersenyum. Lalu Arse memilih satu bandana berwarna pink. Setelah itu ia pergi ke kasir untuk membayar nya.


Setalah membayar, Arse memutuskan untuk pulang. Namun sebelum pulang ia bertemu dengan Ervi dan Bima.


"Ehhh ketemu lagi kita" ujar Bima menyapa Arse


"Wehhh kalian pasti lagi kencan kan?" Ujar Arse


"Lo ngapain di sini se? Nggak sama Aurora?" Tanya Ervi


"Enggak, gue lagi sendiri, gua lagi beli sesuatu untuk Aurora" ujar Arse


"Ohhh gitu"


"Yaudah ini gue udah selesai belanjanya Lo lanjut aja, gue pulang ya" ujar Arse


"Oke hati hati ya Bro"


Lalu Arse pun keluar dari mall. Lalu Ervi dan Bima melanjutkan belanjanya. Mereka belanja dengan sangat mesra. Ervi juga tak lepas untuk menggandeng tangan Bima.


"Ayang mau beli apa?" Tanya Bima


"Emm aku mau beli make up aja kok. Kalo ayang?


"Aku mau beli topi aja sih"


"Kamu dulu aja yang ribet. Aku simple kok hahaha"


"Hahahah"


30 menit kemudian, Ervi dan Bima telah selesai berbelanja. Lalu ia pun memutuskan untuk makan sebelum pulang.


"Sayang mau pesan apa?" Tanya Bima


"Aku mau spaghetti aja" jawab Ervi


Lalu Bima pun memanggil pelayanan dan memesan makanan. Tak lama kemudian makanan pun datang.


"Ayang kamu nggak marah kan?" Tanya Ervi


"Marah? Kenapa?"


"Kayaknya aku belanjanya kelamaan deh"


"Nggak kok"


Ervi dan Bima kini makam malam bersama dengan sangat romantis. Mereka makan sambil bercerita seru. Bima menyuapi Ervi makan dan begitupun juga dengan Ervi.

__ADS_1


"Ayang mau cobain sate aku nggak? Ini enak banget sih" ujar Bima


"Boleh"


"Aaaakkk aemmm"


Dirumah Nesya


Malam ini Nesya minum sendirian tak di temani siapa pun. Ia benar benar sedih sedih sekarang.


"Sruuuupp"


"Lalu bagaimana dengan ku besok? Apakah aku besok bisa mengikuti mata pelajaran dengan baik? Hiks hiks" ujarnya sembari menangis


Malam ini ia semakin mabuk dan ia ketiduran di dalam kamarnya yang berantakan. Dan disertai hati yang sangat sakit dan badan yang mulai panas.


Begitupun juga dengan Aurora yang malam ini sedang galau, namun Aurora memilih untuk mengesampingkan mood jeleknya dengan memasak masakan kesukaannya.


Tak lama kemudian, ibu Aurora pun pulang.


"Hmmmm wangi masakan apa ini?" Ujar Rani


"Ibu? Ibu sudah pulang. Ayo makan aku masak makanan spesial kesukaan ibu" ujar Aurora


Dan malam ini Aurora begitu bahagia bisa makan malam dengan ibunya.


Keesokan harinya


Pagi ini Arse berangkat lebih Awal untuk menjemput Aurora tanpa memberi kabar untuk Aurora. Karena pagi ini ia juga ingin memberikan surprise dengan hadiah yang telah di belinya semalam.


Tak lama kemudian, Aurora pun keluar. Aurora pikir ia akan berangkat sendiri hari ini, karena Arse tak memberinya kabar untuk mengajaknya berangkat bersama.


Saat Aurora keluar dari Rumahnya, ia melihat ada sebuah mobil hitam di depan rumahnya.


"Kok ada mobil, kayak pernah lihat mobil itu" ujarnya


Lalu Aurora mendekati mobil itu, dan ternyata Aurora mengenali mobil itu. Aurora sangat yakin mobil itu adalah milik Arse.


"Ini kan mobil Arse" ujarnya


Lalu Aurora mengintip kaca mobil Arse dan ia melihat Arse sedang tertidur di dalam Mobil.


"Haa? Arse?"


...Terimakasih sudah membaca teman...


...Jangan lupa like, komen, vote, dan Favorit nya...


...Semoga kalian suka...

__ADS_1


...Terimakasih...


__ADS_2