Arsenio Dan Aurora

Arsenio Dan Aurora
episode 38


__ADS_3

Setelah mendengar omongan Dari orang tuanya, Arse benar benar sedih.Hari ini Arse ingin bertemu dengan Aurora. Ia ingin menenangkan pikirnya dengan memeluk kekasihnya. Sebelum bertemu dengan Aurora, Arse harus memastikan Bahwa Aurora ada di Rumah.


"Au....hari Ini ngapain?" Pesan dari Arse


"Nggak ngapa ngapain" Balas Auroras


"Ketemu yuk"


"Oke"


Mereka pun bersiap siap untuk bertemu. Aurora Dan Arse kini akan bertemu di suatu tempat. Sesampainya di Tempat mereka bertemu,Arse pun segera memeluk Aurora. Aurora pun mengira Arse tidak apa apa Dan hanya kangen padanya. Namun, Arse memeluk Aurora begitu sangat erat karena dirinya sedih.


"Arse..." Ujar Aurora sembari ingin melepas pelukannya dengan Arse


"Biar ku peluk dulu" jawab Arse sembari memeluk Aurora dengan sangat erat


"Aku nggak bisa napas dong" ujar Aurora


Tak lama Kemudian, Arse melepaskan pelukannya, lalu ia pun tersenyum sembari melihat wajah Aurora.


"Aku pengen ice cream" ujar Aurora


"Yaudah ayo beli"


Lalu mereka pun membeli ice cream. Sepanjang perjalananan wajah Arse terlihat tidak baik baik saja. Arse hanya melamun Dan tak memperhatikan Aurora. Hal itu membuat Aurora menjadi ikut gelisah dan bertanya tanya.


"Kenapa sih dia?" Ujarnya dalam hati


Setelah membeli Ice cream, mereka duduk di suatu tempat yang agak sepi sembari memakan ice cream.


"Arse, Cobain punya aku"


Arse pun mencoba ice cream Aurora


"Hmmm enak"


Lalu Aurora pun melihat wajah Arse yang terus menerus. Aurora merasa bahwa Arse sedang tidak baik baik saja.


"Arse..."


"Hmm"

__ADS_1


"Kamu kenapa..." Tanya Aurora dengan sangat pelan. Arse pun menatap wajah Aurora. Dan tak lama kemudian Arse pun membuka bicara.


"Aurora aku mau Nanya sesuatu tapi kamu nggak boleh bohong ya?"


"Emang mau Nanya apa. Aku akan jawab jujur"


"Kalo seumpama hubungan kita ada masalah besar maupun kecil, kamu akan tetap berjuang atau tidak?"


"Harus lahhh harus di perjuangin, sampai nggak ada masalah yang menganggu kita lagi. Orang tau kamu nggak suka ya sama aku?" Ujar Aurora


Arse yang mendengar itu pun kaget. Bagaimana bisa Aurora tau kalau ibunya tidak menyukainya.


"Ka ka kamu tau dari mana?" Tanya Arse sembari gelagapan


Aurora pun tersenyum "aku udah ngira dari awal. Gapapa kok Arse. Wajar kalau ibu kamu nggak suka. Memang benar aku dari keluarga yang tidak baik" ujar Aurora


Lalu Arse pun menggenggam tangan Aurora "bukan nggak suka kok..... Ibu ku suka sama kamu, cuma ibuku hanya takut kalau aku..."


Belum selesai Arse berbicara Aurora memotong pembicaraan Arse. "Arse....aku paham kok...gapapa....kamu mau pisah sama aku?" Tanya Aurora


"Nggak mau....kenapa kamu ngomong kayak gitu. Aku nggak mau putus sama kamu. Aku tetap pengen sama kamu" ujar Arse


Lalu Arse pun memeluk Aurora. "Makasih... pokoknya aku juga akan melindungi kamu. Aku akan membuat ibuku merestui kita. Terimakasih Aurora" ujar Arse


Setelah bertemu untuk menenangkan hatinya sama lain, akhirnya mereka pun pulang. Arse juga tak lupa untuk mengantarkam Aurora pulang. Kini Arse sudah lega, ia sudaj tak sesedih tadi pagi.


Sesampainya di rumah


"Yes pokoknya aku akan tetap bersama Aurora. Aku nggak mau pisah sama Aurora" ujar Arse. Kini dirinya sedang bucin berat.


Begitupun juga dengan Aurora yang di rumah. Dari setelah kejadian dengan ayahnya, Aurora sudah menduga bahwa ibu Arse tak akan suka dengannya.


"Aku sudah menduganya. Lagi pula orang tua siapa yang tak khawatir dengan hal ini. Gapapa aku akan berjuang. Aku harus tetap berjuang untuk kehidupan ku yang normal" ujar Aurora


1 minggu Kemudian


Arse Dan teman Temannya kini sudah kuliah di universitas S. Dan kini mereka semua sibuk untuk belajar. Begitupun juga dengan Aurora dan teman temannya. Meteka pun juga sudah diterima di universitas S.


Hari ini adalah hari ke tiga dimana Aurora dan Arse saling tak memberi kabar, karena Keduanya begitu sangat sibuk. Namun, hari ini mereka akan kembali untuk bertemu.


"Hai au....kamu dimana sekarang?" Tanya Arse lewat pesan.

__ADS_1


"Emm aku Masih di kelas. Ini mau keluar" balas pesan dari Aurora


"Aku tunggu di luar ya kamu kesini. Nanti langsung masuk mobil aja"


"Oke"


Setelah mengirim pesan untuk Aurora, Arse pun segera menuju ke mobilnya. Namaun, tak lama kemudian setelah Arse keluar dari kelas, tiba tiba ada seorang teman cewek Arse memanggil nya.


"Arse" panggil temannya. Lalu Arse pun menoleh. "Ada apa?" Tanya Arse. "Emmm kamu bawa mobil, aku ikut kamu ya,, aku lagi nggak sama siapa siapa" ujar teman Arse. Dan seperti biasa jawaban Arse memang selalu cuek. Bahkan Arse tak memedulikan wanita lain selain ibunya dan Aurora. "Tidak bisa aku ada janji" ujar Arse. Lalu Arse minggalkan temannya begitu saja.


"Huuffffff cuek banget ya dia" ujar teman Arse


Arse memanglah terkenal di kelasnya karena memang ketampanannya yang sangat handsome. Arse pun juga banyak di sukai teman temannya karena memang Arse adalah orang yang baik. Namun, tak semua temannya hanya menganggap Arse hanya sebatas teman, namun, ada banyak juga yang ingin menjadi lebih dari teman Arse.


Tak lama Kemudian Aurora pun datang. Lalu Aurora pun segera masuk ke dalam mobil Arse.


"Arse... Long time no see...." Ujar Aurora. Lalu Arse pun memeluk Aurora di dalam mobil.


"Kamu kangen nggak sama aku?" Tanya Arse Sembari memeluk Aurora. "Hmmm kayak enggak deh. Nggak kangen" ujar Arse. Lalu Arse pun melepas pelukannya


"Ya sudah kalo nggak kangen" ujar Arse sedikit cemberut. Aurora yang tau itu pun Tertawa. "Hahahahah....iya iya... Aku kangen kok. Jangan ngambek dong hahahaha" ujar Aurora


"Jadi jalan nggak ni....kok kamu diem aja sih" ujar Aurora. Karena Arse masih ngambek Aurora pun memutuskan untuk mencium Arse supaya Arse tak marah lagi. "Muah"


Arse yang tau itu pun ia langsung luluh karena di cium Aurora. "Hahahahah kok gitu sih ngrayunya" ujar Arse sembari Tertawa. "Yaudah kamu mau kemana ni sekarang?" Tanya Arse


"Emmm terserah kamu" ujar Aurora.


"Yaudah kalo gitu kita makan dulu ya... Kamu belum makan kan?" Tanya Arse "iya aku belum makan" jawab Aurora.


Lalu mereka pun menuju ke Restoran untuk makan sebelum pulang. 20 menit kemudian, mereka telah sampi di sebuah Restoran.


"Yuk turun" ujar Arse. Aurora pun terdiam di mobil sembari memanyunkan bibirnya. Arse yang tau itu pun bingung.


...Terimakasih sudah membaca teman teman...


...jangan lupa like, vote, dan Favorit nya ...


...semoga kalian suka dan terhibur...


...terimakasih ...

__ADS_1


__ADS_2