AYASA

AYASA
bumi (10)


__ADS_3

Sore ini gress,dan mama nya ingin datang ke,kediaman bima dan keluarganya,walaupun cuaca terlihat sangat tidak mendukung gress yang keras kepala selalu ingin datang ke rumah bima mantan pacarnya,terlihat jalanan macet penuh dengan keramaian berkendaran di tambah juga cuaca mendung yang membuat gress makin kesal sendirii dengan suasana inii


"gress ayok pulang aja nak,nanti turun hujan"sedu mamanya sambil mengelus punggung anak nya itu yang sedang membawa sepeda motornya,


"GAK MAUUUUUU,AKU MAU KETEMU BIMAA,AKU GAK IZIN KALAU BIMA SAMPAI ADA RASA SAMA PEREMPUAN BO*D**H ITUUU"jawab gress yang menaikan volume suara,yang membuat semua orang yang di jalan itu memperhatikannya,bukannya itu membuat malu diri dia sendirii yaa,


gress langsung memasangkan raut wajah yang semakin kesal karna jadi bahan perbincangan orang-orang yang di jalan,Setibanya jalanan sudah tidak mulai macett lagi gress langsung cepat tancap gass kereta nya,yang membuat berlyy,terkejutt,


"pelaannn pelan gress"ujar sang berly ke pada anaknya yang keras kepala ituu,


Dirumah,ayasa,bima dan ahsan sibuk memainkan permainan anak anak yang baru saja mereka membelinya,


"mainn apaa atuhh anak anak bundaa seru bunda ****lihat**** nya,akurr pisann"ujar sang bunda sambil melihat dadu yang sedang di mainkan oleh ayasa


"ular-ularan bundaa,kata bima dan abang ahsann"sahutt ayasa sambil menggerakan stich tempat game ularnya,


"yeahhh naik "sahutt ayasa dengan senang,melihat itu bunda teramat senang sekali melihat anak anaknya akur semua


"bundaa mau ke dapur mau buat kuee duluu yaa"sahut bunda sambil tersenyumm


"mau bima bantu bundaa"jawab anak bungsunya ituu,


"aya juga mau bantu bunda bolehh"sambung ayasa lagi yang langsung berdirii


"kalian main ajaa yaa,"


"siap bunda gak apa nihh"sahut ahsan dan bima


"iya gak apaa anak bundaa"


"ayasa main lagi ya bundaa"sahut ayasa lagi sambil duduk dan memegang dadu lagii


"iyaa ayaa"


Tawa dan canda mereka kini berubah menjadi amarah ketika gress dan berly datang kerumah mereka,sambil memanggil nama bima,yang membuat bima langsung menoleh ke arah pintu gerabang dan berdiri sambil melihat,ternyata gress yang datang


"bimmm,bima bukan gerbang nya,udah mau hujan nik"celetuk gress sambil membunyikan klekson motor nya


"udah tau mau hujan kenapa kemari,"jawab bima sambil memperhatikan gress tetapi dia malah tersenyum ramah oleh mamanya gress


"ada urusan ke kamunya,buka dulu naonn"jawab gress lagi sambil membuka helm nya

__ADS_1


"gak ada tuhh"celetuk ahsan yang ikut berbicara dan menghampiri gress


Hujan pun turun terpaksa bima membuka gerbang rumahnya,dengan kesal,setelah membukanya bima dan ahsan berlari lagi masuk ke rumah,dan membiarkan gress dan berly begitu saja,


"bima,itu cewek yang semalam yaa"sahut ayasa sambil memegang rambut bima yang basah


"iyaa ayaa"sahut bima


"nenek sihir itu ngapain ke mari bim"celetuk ahsan lagi sambil membenahi bajunya


"gak tauu,dan gak peduli,nanti dia capek sendirii"jawab bima lagi dengan rasa kesalnya


"ehh adaa gress sama ibuk berly masukk atuhh"sahut bunda mereka sambil mempersilahkan mereka duduk,sementara itu,ayasa sedang sibuk membersihkan permainannya yang di bantu sama bima,


"bima,ngapain sibukk di situ sini duduk sama aku"tegur gress sambil menggerakkan tangannya untuk menyuruh bima duduk di sampingnya


"euh, naha anjeun nyarios ka kuring, ngan linggih didinya sareng achel(ihh,kok nyuruh saya,duduk aja sana sama achel)"celetuk bima langsung menarik tangan ayasa pergi untuk melanjutkan meletakkan permainan mereka tadi,


"mohon maaf ya bu kalau kedatangan kami merepotkan"sahutt tante berly


"iyaa,gak apa bukk"jawab bundaa


"ngapain lo kemari"celetuk ahsan ke pada gress yang asik makan,masakkan yang di buat bundanya mereka padahal belum disuruh


"bima,kayaknya cewek itu marah ya,sama aku"sahut ayasa dengan nada lembut


"enggak aya,dia memang gitu keras kepala orangnya"celetuk bima sambil melihat kacaa


"ayaa,sini dehk"pita bima


ayasa langsung berjlan menghampiri bima dan kaca di depannya


"lihat dehkk kamu di benda ini"sahut bima sambil melirik ke ayasa dan ke cermin


"siapa itu,itu aku "jawab ayasa


"euyy,geulis pisann ayaa"jawab bima


ayasa pun langsung memiringkan sedikit kepala nya bima yang melihat juga ikut memiringkan kepalanya juga,mereka berdua terlihat seperti anak kucing yang imut yang memperhatikan diri mereka sendiri di kaca


"bimaaa,ini dari tadii gress nungguin kamu lohh"sahut bunda nyaa,dengan teriak agar bima mendengarnya tapi satu kata pun tidak di jawab oleh bima,bunda khawatir,lalu ahsan disuruh untuk melihat adiknya itu lagi apa,

__ADS_1


"turuu,bunda"sahut ahsan menyampiri bunda nya lagi


"jangan bohong lo"pekik gress sambil berdiri bangunn


"lohh,lohh kok ngamokk,saha nu aya(situ siapa)"jawab ahsan yang langsung membuatnya geram karna di tuduh pembohong,


"geus waktuna balik ka imah(udah sana mending pulang)"celetuk ahsan mengusir gress


"ehh ngomongnya kok gituu,ahsan"sahut bunda



"ehh iya maaf ya,tante \*\*\*\*bery\*\*\*\*"jawab ahsan dan langsung pergi masuk ke kamarnya


"ayok ma pulangg,makasih tantee,"celetuk gress sambil ke arah parkiran motornya,


Setelah gress dan mamanya pulang bunda langsung masuk dan menutup pintu rumah,lalu tidur,suasana rumah saat ini sangat sunyi dari sebelumnya,akan tetapi bunda belum menyadari bahwa ayasa sedang di kamar bima berdua mereka tertidur karna terlalu banyak mengoceh,


"bimaaa,bima"cakup ayasa menggoyang goyangkan badan bima yang tertidur di ambal dengan ayasa,bima pun sontak langsung terbangun dan mengecek ke arah ponsel hp nya untuk melihat jam berapa sekarang,ternyata jam sudah pukul 23.15


WIB,


"ayasa,lama banget kita tidur ya,kalo gini kagak ngantuk lagi "sahut bima sambil duduk dan memperhatikan ayasa yang sedang mengucek matanya karna rambutnya,bima pun langsung menyelipkan rambut ayasa ke telinganya,


"bimaaa,bosannn,bosannn"sahut ayasa sambil melihat ke arah bima dengan manyun


"mau ngapain emangnya kalau bosan"sahut bima yang melihat ke arah ayasa dengan senyum kecil terukir di wajah gantengnya itu,


"ituu,apaa bima"sahut ayasa sambil menunjuk ke arah barang


"make up,bunda,bunda pas hari itu sebelum aku ketemu kamu,bunda make up disini karna kaca,di kamar bunda pecah,sekarang make uo nya gak di pakai karna bunda udah beli mode terbaru katanya,jawab bima menjelaskan nya ke pada ayasa dengan rinci dan lengkap,


"bisaa di pakai"sahut ayasa mendatangi benda tersebut dan memegang nya


"bisa dongg,mau coba"jawab bima


"**aku gak pande,kamu tau caranya"


"gak juga sihh,tapi aku lihat perempuan semua pakai ini cantik,apalagi kamuu tambah cantik nantinya"


"sinii bima**"ujar ayasa menyuruh bima mendekatinya langsung ayasa membuka alat make up itu dan memakainya ke arah wajah bimaa,yang membuat bima terkejut tetapi tertawa juga karna ayasa sangat serius menggunakan nya,alhasil ia pun juga ikut tertawa juga

__ADS_1


"ayaaa,kamu aja yang pakai ,aku jadi badut malam ini"kekeh bimaa


__ADS_2