AYASA

AYASA
harapan crazy (34)


__ADS_3

Ruangan kelas dan koridor,serta taman kampus hari ini sangat ramai karna acara perayaan kampus mereka kemungkinan akan pulang lebih awal,yaa kalau yang kalian tau akan pulang lebih lama mungkin tidak untuk sekarang bima dan ahsan berpisah ketika sampai di koridor pertama membuka loker,dan mengambil buku,penting di dalamnya


"bima,keren nih anak lama lama"celetuk seth sambil menepuk bahu bima dari belakang


"ahaaaa,lucu,kapan acara mulai"tanya bima kepada seth yang menduduki acara kampus kepanitian kampus ,tidak heran juga ia menjadi ketua kepanitian acara populer dengan ketampanan nya itu,sementara bima menjadi pimpinan ketua BEM ia juga sangat bagus untuk menduduki sebagainya pintar,dan juga tampan sangat sempurna


"selesaikan mapel fakultas pertama jam ke dua baru mulai bim"jawab seth sambil memakan permen karet


berjalan ke arah ruang kelas sambil melewati koridor ramai dengan perlahan,melihat lambaian tangan nabilla


"hey,bro ikut acara nanti,"tanya nabilla dengan sok gaul sambil menepuk pundak belakang bima,yang membuat bima hanya menyengir kecil saja,betawa gaul nya anak itu apalagi bila bertemu dengan ahsan serasa sedang melihat adegan psikopat berkelahi untuk hal kecil yah begitulah tiada hari tanpa mereka berdua,sangat cocok bila disatukan mungkin malam pertama akan riyuh dengan suara mereka haaa sangat lucu,tidak dengan bima dan ahsan hanya selalu diam karna sifat dewasa,aku pikir mereka pasangan sempurna untuk cerita ini


"tentu ikut"jawab bima sambil terus berjalan melewati koridor ruangan


duduk dan meletakkan tas di bawah kursi mengambil buku dan membaca materi,perpisahan dengan seth ketika ia sudah sampai diruangan kelas mereka masing masing,tidak heran ia dekat dengan bima nabilla sekelas dengan nya sementara seth teman masa kecilnya,


"gue gak nyangka loh,ikut juga,pulang akan larut"celetuk nabilla sambil meyakinkan

__ADS_1


"lalu,kenapa?"tanya bima heran


"ahsan bilang ayasa sendiri di rumah,bukankah kesempatan bagus"celetuk nabilla dengan nakal lagi sambil mengangkat alisnya dengan senyuman nakal,dasar bodoh!


"uhmm,kurasa ia akan aman,di rumah juga ada bibi"jawab bima lagi sambil melihat ke arah jendwla luar sesekali melihat halaman buku yang ia baca tadi


"ahaaaaa dasar belum puber!"jawab nabilla sambil tertawa


"tidak lucu,aku akan menjaganya!"celetuk bima kepada nabilla,dari arah jauh nara yang dari tadi mendengar celotehan dari mereka berdua tertegun dan berdiri sambil berjalan menghampiri bima


"kenapa harus dia,ada aku"jawab nara penuh harapan sambil mencium wangi rambut bima yang disampingnya


"uhhh,sungguh gatel"jawab nabilla melirik nara


"dari pada loh sok keren,ayok dong anggun sedikit jadi cewek"jawab nara sambil mengibaskan rambutnya kebelakang


"dasar cec*ng*k"celetuk nabilla sambil berdiri

__ADS_1


"gue kekantin dulu,mau ikut gak"sahut nabilla


"gak,"


"ok,yang waras ngalah"jawab nabila sambil meninggalkan ruangan itu


"ahaa,mau ikut minum nanti malam bima"tanya nara dengan penuh harapan lagi sambil duduk di depan bima sangat dekat hanya meja yang membatasi mereka


"tidak"


"sekali saja"


*hening*


"ok mungkin lain xx jika kau,sudah benar menjadi punyaku"jawab nara dengan penuh harapan lagi


"tidak payah,hanya satu cukup satu"celetuk nina sambil berdiri dan berjalan ke ruang kelas untuk membeli minuman kaleng dari mesin minuman di depan ruangan kelas itu.

__ADS_1


"dasar!"


__ADS_2