AYASA

AYASA
laut (12)


__ADS_3

"setelah berminggu minggu mencari keberadaan ayasa,kini el tampak sangat kecewa di tambah dengan marah,bagaimana tidak karna,kekayaan dia kini sudah hilang entah kemana,di satu sisi dia menyalahkan diri sendiri di sisi lain juga menyalahkan temannya"zero",kini el terasa semakin hilang akal bagaimana lun cara menemukan ayasa sekarang sampai ketika ia mencari lagi ke dermaga dengan sendirinya,karna ia merasa kesalnya ia hendak ingin melemparkan bom ke dermaga itu,mau ayasa nanti muncul ke permukaan atau pun mati dia rasa dengan begitu amarah nya akan memudar,tapi sepimikiran dia salah bom itu mala tidak meleset ke arah lemparan jauh dari kapal nya ketika hitungan mundur terus berjalan el,berusaha keras mengendarakan kapal nya itu tapi tiba tiba muncul segerombolan ikan hiu keluar dan mengitari kapal,seakan tau rumahnya akan di ledakan,el jadi semakin bingung dan takut,kini amarah nya memudar,diganti dengan perasaan takut


03,02,01,00.....


"BRAKHHHHHBRAKHHHHKK"


kini auman bom sangat besar yang membuat isi dermaga berantakan kecuali dasar lauttt,karna krpintaran oleh sebagian ikan mereka berenang menjauh dari bom kecuali 5 ikan hiu tadi,dengan begitu kapal serta el berhamburann,kini sekarang el telah lenyap di makan oleh umpan buatannya sendiri.


22.30 WIB


kini waktu sudah ingin menunjukan larut malam zero yang dari tadi tidak mendengar kabarnya el membuat dirinya bertanya tanya sendiri,sampai pada akhirnya dia datang untuk melihat el,apakah dia sudah pulang dari dermaga,ketika ingin mengetuk pintu,3 para nelayan datang dan ingin memberi taukan kapal yang dikemudi el meledak tidak jauh dari pemukiman kami,langsung tanpa pikir panjang zero datang ke dermaga tersebut dan memang benar di serpihan kayu kayu kapal tersebut terukir nama el dengan zero,yang membuat zero bersedih teman masa kecilnya telah lenyap di makan laut,dengan perasaan sedih,akhirnya zero pulang kerumah,sebelumnya ia berpamitan ke area dermaga itu"elllllll,kamu bodoh tau gakk,bunuh diri kamu sendirii,sekarang aku pulangg,lain waktu aku kesini lagii"isak zeroo sambil menundukkan wajah nya dan berbalik badan untuk pulang,tidak lupa dia mengucapkan Terimakasih ke pada nelayan tadii....

__ADS_1



****malam**** ini sangat sunyi bagi gress karna ia sekarang sendiri dirumah,karna ia rasa dia ingin refreskan pikirannya dia berencana hendak pergi ke pantai sendiri,dia pergi menggunakan kaos biru tua lengan pendek dan tidak menutupi perut dengan menggunakan rok pendek hitam kaos nya kini ia tutupi dengan jaket pantai berwarna hitam juga.


Disaat yang bersamaan juga ayasa terbangun dari tidurnya dan langsung berjalan ke arah jendela sambil meneratapi langit langit,serta awan yang di atas,dahaganya kini terasa kering,yang membuat dia langsung mengambil gelas yang berisi air yang sudah memang di letakkan di meja samping tempat tidurnya,dia pun duduk dan sambil meminum setegguk air itu,tapi rasa haus d nya tidak berhenti di tambah kulit nya berwarna merah,dia juga merasakan kepanasaan yang semakin menjadi jadi,langsung dipikrannya adalah air dan pantai,dia lantas pergi berlari melewati pintu kamar bima dengan tergesa gesa,dan ingin membuka pintu depan,karna bunda dan ahsan tidunrya dilantai atas mereka tidak tau apa yang terjadi dengan ayasa berbeda dengan bima yang langsung sontak terbangun,karna getaran jejak kaki ayasa,dengan lemas dan kepanasan itu ayasa sekuat tenaga membuka pintu depan yang di kunci beda dengan pintu kamar ayasa yang tinggal di geser saja,dan bima lantas membuka pintu kamarnya dan membantu membukakan pintu rumah,


"air,pantai bima,panass,hauss"ujar ayasa sambil terpata pata,bima pun langsung keluar dan mengantarkan ayasa kepantai yang agak dekat dengan rumah mereka, dia pun langsung menyalakan mobilnya dengan suara yang tidak terlalu berisik,untungnya bunda dan ahsan tidak mendengar suara mobil bima,karna kamar mereka juga menggunakan kaca,yang tidak bisa merespon suara dari jarak jauh,sementara di luar gerbang sebelumnya bima meminta satpam rumahnya untuk merahasiakannya keluar rumah malam malam hari seperti ini ke pada bundanya dan saudara laki lakinya,


"ayaaasaaa,mau kemanaa"teriak bimaa,kepada ayasa sambil berlari mendekat ke air pantai,kini badan ayasa mulai di lalap oleh air pantai,hingga hanya kepala nya saja yang muncul ke daratan,dan wajah nya kini ke arah belakang berharap bima masih di sana,dan benar saja bima masih disana dan ingin meraih ayasa,tapi tidak bisa,dengan senyum manisnya ayasa melontarkan senyuman kearah bima dan meneteskan sedikit air mata,


"akuu ingin ketemuu ayahh bundaa,aku juga gak tau aku siapa bimaa,aku janji akan kembali"sahutt ayasa yang langsung berbalik badan dan menerpakan ekornya yang sangat indah itu,di sisi lain saat bima berteriak tadi,gress yang telah sampai ke pantai dari tadi melihat ke arah teriakan tersebut,dan melihat gadis yang ia temui kemarin lalu (ayasa),

__ADS_1


Seketika itu gress langsung melotot dan menelan ludahnya karna yang diluar nalar dia kini benar benar ada di dunia nyata,bagaimana tidak karena ia melihat ayasa menjadi setengah ikan,lantas gress pun langsung berlari ke arah bima yang berdiri terdiam meratapi,kepergian ayasa,


"bima,ituuu ******ayasa******"sahut gress,dengan keheranan


akan tetapi bima terus saja diam ketika di tanya dari ******tadi******,


"bimmm,bimaaa "sahut gress lagi


bima pun langsung pergi meninggal kan pantai itu,dan berbalik wajah sedikit ke arah gress


"jaga mulut mu,kalau sudah tau,saya benci dengan kata pengadu"ujar bima sambil meninggal kan pantai dan gress begitu saja dengan perasaan sedih di campur bingung itu....

__ADS_1


__ADS_2