AYASA

AYASA
night (08)


__ADS_3

Malam ini malam yang amat sedih menurut gress karna bima mantan nya sudah benar benar melupakannya padahal dia masih berharap bima akan kembali lagii,gress malam ini menangis di kamar nya dengan mengurungkan dirinya,sampai dia pulang pun tadi mama nya "berly" terus menanyakan keadaan anak nya terus,


Gress yang berada di kamar tidak menyahut pembicaraan oleh mama nya,hatinya terasa sesak kenapa sekarang seperti ini


"nakk ayok makan,dari pulang tadi mama khawatir sama kamu,"seduh mamanya gress sambil mengetuk pelan pintu kamar gress,akan tetapi satu jawaban pun tidak keluar dari mulut anaknya yang membuat berly mama nya gress semakin khawatir,


"gress,mama khawatir,cerita sinii"sahut mama lagi sambil mengintip dari cela pintu


"GAKKKKKKKK"teriak gress sambil melempar fhoto nyaa dia dengan achel,sampai pecah yang membuat berly makin khawatir lagi,


"gresss kamu kenapa,mama khawatirrrr"isak mama nya gress sambil menangis,mendengar mama nya menangis gress langsung keluar dan membuka pintu kamarnya,sontak mamanya,langsung memeluk anak tunggal nya itu,


"maa maaaa,achel jahat"serak suara dan baluran air mata menyertai suara nya dan membasahi pundaknya berly mama nya.


gress bercerita setiap kejadian yang terjadi kepada mama nya tapi menyangkal dirinya hari ini tidak membentak ayasa,


"yaudah makan ya,nanti kamu sakit"ujar berly sambil mengelus pundak anaknya


"gakk mauu"sahut ayasa sambil menggelengkan kepala nya


"sikit aja besok kita sekalian bersamamu kerumah bima ya"jawab mamanya sambil membuat anaknya senang kembali


"seriussss maaa"sahut gress dengan senang,setelah menyakinkan anaknya gress sekarang tidak sedih lagi mala senang untuk hari besok.

__ADS_1


"AYASAAAAAAAAA"sahut ahsan


"iyaa bangg"


"tidur udah malam jangan main PS aja sama anak ini,"ujar ahsan sambil melirik bima


"apaan sih tuyul nyolot aja"sambung bima sambil mematikan pc PS nya


"iya,abang ayasa mau tidur sama bima"sahut ayasa dengan polosnya


"ehhh mana bolehh bukan mukhrim ane aya"sahut bima sambil menepuk jidatnya


"iyakah tuh bim,yaudah sama abang aja tidurnya"celetuk ahsan sambil ketawa


"aku juga gak mau"cengir ayasa dengan membuat abang beradik itu ketawa juga


"mandak fisik lo ay"celetuk ahsan sambil mengelus kepala ayasa


"yaudah tidur ya aya"ucap bima


"iya bima"senyum ayasa menyertai ucapan nya


"tidur nya dikamar samping aku ya aya"ujar bima sambil keluar dari kamarnya dan melirik ke arah kamarnya yang di sebelah

__ADS_1


"iyaa bima"sahutt ayasa dengan lembut,dan berlari kecil ke kamarnya


"pergi lo sana biawak"celetuk bima sambil mendorong badan abangnya


"ashiappp"kekeh ahsan


ayasa yang sudah masuk ke kamar nya membuat dia kesenangan dan bercerita ke arah jendela melihat ke langit,


"ayahh,ayasa disini,tapi ayasa harap ayah gak nemu ayasa ya,soalnya ayasa takut sama ayah,disini ayasa ketemu bima,abang dan bunda,mereka baik sama aya,semoga ayah disana baik baik juga ya"ujar ayasa dengan meneteskan air matanya yang berubah menjadi mutiara yang bersinarr



"PAGI ANAK BUNDA"Sahut bunda sambil membuka gorden jendela di kamar ayasa,ayasa langsung terbangun dan mengucek ke dua matanya, karna terkena sinar matahari,sambil menyapa bundanya juga


"bunda udah bangun dari tadi ya"sahut ayasa sambil membersihkan kamar tempat tidurnya


"iya aya,ahsan juga udah bangun dari tadi"ujar bunda


"kalau bima bundaa"sahut aya sambil masuk ke kamar mandi dan membersihkan wajah nya


"belomm aya,bangunin nanti ya bunda mau nyiapin makanannya di meja makan,"ujar bunda sambil melangkah keluar


"iyaa bundaa"

__ADS_1


__ADS_2