AYASA

AYASA
beach flawyrs (02)


__ADS_3

Ayasa bisa berenang dan bernapas tanpa alat bantu dia terkejut lagi, ketika kakinya hilang,"dimana kaki ku,kenapa aku bisa berenag ini ekor"ayasa yang seakan tidak percaya dengan perubahan dirinya yang aneh itu pun langsung terkejut pemandangan isi laut seketika membuat ayasa semakin terlena dengan warna biru muda yang terang diatas bupan purnama nya "laut nya cantik"dia mengatakan dengan cara bicara yang sangat lembut dan menyapa semua ikan kecip yang lewat"hay,aku ayasa"dia berbicara dengan memamerkan senyum nya yang indah itu hingga membuat semua ikan terus mengikutinya dan membuat mereka semakin menjauh dari kapal ayah nya,ekor ayasa begitu sangat cantik,dengan warna yang terang dan dihiasi blurpeache yang berkilauan dan seketika rambutnya menjadi warna hitam yang terang,ayasa berenang mengikuti naluri hatinya,dia seakan tidak percaya yang terjadi pada dirinya,hingga dirinya hanyut dibawak ombak,dan sampai di pinggiran pantai,yahh pantai svetlana, dia memunculkan sedikit kepala nya untuk melihat sekitaranya,dia seakan ingin merubah ekornya menjadi kaki ketika naluri hatinya berpikir seperti itu seketika ekor ayasa berubah menjadi kaki yang sangat cantik,dia lalu berdiri dan menyapa seekor lumba lumba biru "hay aku ayasa kamu siapa"ayasa mengatakan nya dengan kepala sedikit dimerengkan,seakan lumba lumba itu paham,seketika juga ayasa juga paham dengan apa yg lumba lumba itu katakan"kamu tidak punya nama ya,aku kasih kamu nama libyy y"seketika lumba lumba itu langsung menyemburkan air ke wajah ayasa,dengan begitu tawa ayasa dan senyumnya,membuat lumba lumba itu seakan mengerti dan tertawa juga dengan bahasa nya sendiri,"libyy sekarang aku dimana yaa aku takutt ,aku juga takut sama ayah"ayasa berbicara kepada sahabat barunya itu dengan manyun dan sedih,lumba lumba itu seakan mengerti lagi dia menyirimkan air ke wajah ayasa yang tengah bersedih itu agar dia tidak bersedih lagi"libyy sekarang aku harus kemana aku takut"dengan rambut yag panjang itu basah dia berjalan dan melambaikan tangan ke arah sahabat baru nya,seakan hatinya,menyuruh dia berjalan,tetapi saat dia bertemu dengan seorang pria,pria itu terkejut alangkah kaget nya dia ketika melihat ayasa tidak beralas sedikitpun kain menempel dia badannya karna rambutnya terurai panjang mungkin hanya sedikit yg tertutup"mataku hilang pisan anying"laki laki itu berkata sambil menutup matanya dan masih berdiam diri disitu"kamu kenapa,dan aku dimana,kamu tau ayahku dimana,tadi dia mengurungku tapi sekarang aku bebas"ayasa berkata dengan lembut sambil melihat laki laki itu,"yangg mana saya tau ayah lu dimana,dan diman baju mu mataku ternodai"laki laki itu berkata sambil melirik kelangit"aku gak tau"dengan sepolos itu wajah ayasa yang imut ini mulai membuat laki laki itu terdiam"yaampun baju sendiri gk tau,naonn sihh"dia berkata dengan sambil melepas hoddie yang dia pakai"ini pakai disini dingin kalau malam"dia memberikan hoddie itu kepada ayasa tapi ayasa bingung dengan cara pakai nya "aku gak tau ini giman,selama aku dikurung aku cuman di kasih kaos pendek"ayasa berkata sambil melihat mata laki laki itu,hingga membuat mereka saling tatapan"yaelah pusing aingg lah,sini"dia memakai kan ayasa dengan tidak dengan cara kasar. "kamu nyasar y ato gimana an"


"Aku nyasar tadi aku berenag terus ada ombak buat aku jadi kesini"ayasa mengadu lelaki itu dengan menundukkan kepalanya,


"Aku bima ashakar raja kamu?!"

__ADS_1


"Aku....... Ayasa


"Sekarang mau kemana?tanya bima


"Gk ta....

__ADS_1


"Iya bima"


"Itu disana ada pondok rebahan disana j yaa"


Lalu ayasa menganggukan kepala,dengan artian dia mengerti.

__ADS_1


Bima langsung memotong pembicaraan ayasa dengan cepat karna dia gak mau hati kecilnya membawa perempuan yang baru ia temui ke rumahnya.


__ADS_2