AYASA

AYASA
bulan (20)


__ADS_3

"Bimaaaaa"teriak ahsan yang,membuat 2 makhluk yang ada ditaman itu terkejut,ahsan yang baru sadar itu mengucekkan matanya dan melihat kearah ruangan kamarnya


"Naon sih san,bising amat lu,ntar bunda bangun"celetuk bima kepada ahsan,dengan begitu ayasa yang berdiri disamping bima pun mengangguk kecil


"Ehy,kenapa malam malam gini belom tidur kelen"celetuk ahsan yang curiga


"Laperr abang"sahut ayasa yang kini ia telah pinter menutupi asal usulnya itu,senyum bima pun menyertainya


"Curiga,bim,tapi ambilkan dulu aku minum tuh"celetuk ahsan sambil menunjuk ke arah meja yang diatasnya terletak gelas yang berisi air itu


Ayasa pun langsung berjalan ke arah meja yang ditunjuk ahsan itu dan mengambil minum,dan memberikannya ke pada ahsan yang sedang rebahan itu


"Makasih geulis"sahut ahsan kepada ayasa


"Iya abang"senyum ayasa pun juga kini menyertai lagi


"Ayasa tidur ya udah malam ini"bujuk bima kepada ayasa

__ADS_1


"Iya sama bima ya"sahut ayasa lagi seakan tidak bergurau dengan percakapan nya itu


"Ayasa gak boleh atuh,belum nikah"jawab bima menjelaskannya ke pada ayasa


"Sini sama abang ahsan aja,aaaa bima gak mau itu atuh ayasa"rayu ahsan sambil menepuk nepuk kasur miliknya


"Gak mau,mau sama bima aja abang"geleng ayasa


"Ahaaaaa,mampus loh sann"celetuk bima sambil tertawa,


"Mandang fisik lo aya"celetuk ahsan sambil meneguk air


"Karna aku ganteng,dan baik"sahut bima dengan pede nya


"Ortu sama,yahh termasuk aku jugalah yeeekan"celetuk ahsan lagi sambil berjalan dan meletakkan gelasnya di atas meja tersebut,tiba tiba saja ayasa yang sibuk melihat langit langit kamar ahsan sambil memutarkan dirinya hingga membuatnya pusing ia langsung terjatuh di atas kasur ahsan,kamar ahsan memang agak terlihat agak gelap karna bunda tadi mematikan lampu kamar nya,dan mengganti lampu tidur dan langit langit atasnya memang indah seperti di atas awan dan langit,makanya ayasa terpanah akan itu


"Aduhhh"celetuk ayasa sambil memegang kepalanya,sementara tangan yang satunya lagi ingin merahi tangan bima,yg sedang berdiri itu

__ADS_1


"Ayas......."belum terucap penuh namanya bima terkejut ketika ayasa menariknya,karna ia ingin duduk,justru bima yang kurang fokus akibat ngantuk itu sontak membuatnya kaget sehingga ia jatuh di atas badan ayasa


"Yaampun gusti,bimaa seru juga kelen main ya di kamar orang"celetuk ahsan sambil terpaku diam melihat mereka dan berjalan ke arah kasur


"Apaansih loh,bising amat fitnah teross"sahut bima yang langsung duduk


"Kepala ku pusing gara gara muter muter"sahut ayasa sambil memegang kepalanya lagi


"Kunaon pusingg aya"sahut bima


"Lihatin itu"tunjuk ayasa ke arah langit langit kamar ahsan


"Ayasa kamu kurang kerjaan atuhh"jawab ahsan ke pada ayasa sambil mengelus kepalanya


"Aku masuk kamar dulu yaa,byebye bima sama abang"lambaian ayasa menyertai sambil jalan sempoyongan menuju ke arah pintu kamar ahsan


"Gak jadi tidur sama abang ahsan ayasa"ayasa celetuk ahsan kepada ayasa yang sedang berjalan itu

__ADS_1


"Gak,abangg,byebye woaahhmm"jawab ayasa sambil menguap,lalu ia pun langsung membaringkan badan nya ke atas kasurnya yang empuk itu


__ADS_2