
"sudah bangun ayasa"sahut bunda dari dapur sambil melihat ayasa duduk di meja makan dan minum seteguk air putih agar tenggorokan nya tidak kering
"mereka tidak kuliah bunda"jawab ayasa sambil berdiri dan mengoceh sedikit hari ini mereka ingin memasak apa
"masak sop,bakso ayam"jawab bunda sambil memberikan sendok masak kepada.ayasa,bunda berjalan ke arah lamar ahsan dan bima sambil membangunkan ke dua anaknya itu
"iya bunda"sahut bima dan ahsa dari balik kamar mereka
"bunda,sudah kah ini"tanya ayasa sambil mencicip rasa sop nya
"sudah,owh iya,bunda mau kebandara dulu ya,mau ngantar ayah,nanti makan duluan saja"
"iya,bunda,hati hati ya"jawab ayasa sambil berjalan di belakang bunda mutia yang pergi ke depan gerbang ke arah mobil ,disana ayah sudah siap siap untuk berangkat,peluk ayasa dari belkang ke pada bunda,sambil melambaikan tangan kepada mereka berdua
__ADS_1
mobil mereka berjalan ke arah luar rumah,mengikuti lengkungan jalan
"bima,bang ahsan bangun,makan"teriak ayasa dari dapur menyiapkan makanan dam diletakkan di atas meja makan,sambil merapikan tata letak bumbu bumbu dapur
"iya iya,sudah kok"jawab bima membuka pintu kamar sambil menarik tangan nya keatas melonggarkan kedua tangan nya,ya itu hal biasa ketika kita bangun tidur,baru jiga bima duduk di meja makan,ahsan langsung mengoceh pagi
"jangan bucin loh bim,masih pagi nih,cepat mandi sana"celetuk ahsan sambil memukul bahu bima
ia hanya terdiam dan mengambil dan meneguk segelas air putih,begitu juga dengan ahsan yang baru saja mengumpulkan nyawanya
sementara ayasa ia juga siap siap mandi menggunakan kamar mandi di lantai atas ia ingin sambil melihat suasana awan dan langit dari ceilling(atap)kamar mandi itu,bergegas mengambil handuk dan naik ke lantai atas memasuki kamar mandi,dan beendam di bak mandi,seakan semuanya tidak pernah ia bayangkan,kalian ingat,dia hanya menjadi duyung ketika kaki nya berendam di air laut asal usul nya,menatap ke atas dengan atap kamar mandi hanya berlapis kaca sehingga bisa melihat awan,langit,pohon,serta burung yang berterbangan
"hidup,ini indah jika.seseorang didalamnya menyayangi kita,ayah semoga kau baik baik saja,aku sekarang hanya butuh ini"bisik ayasa sambil melihat keatas,rambutnya yanh tergurai,menutupi dada nya,ia cantik akan semuanya,
__ADS_1
Beberapa menit berlalu bima dan ahsan sudah menuggu di meja makan untuk makan bersama ayasa,tapi ia tak kunjung datang
sekelang menunggu ayasa turun dari tangga,mengenai handuk bebas baju itu talinya dia ikat disamping pinggang,rambutnya tergerai kebelkang,ia tampak tersenyum kepada dua saudari itu,tidak tau salahnya apa,ia sudah menarik perhatian dua lelaki itu sambil menunggu
"untung cantik"bisik ahsan sambil meminum susu
"mulut"celetuk bima sambil melirik ayasa,yang berjalan ke arah kamar untuk mengganti baju
"sebentar,makan saja duluan jika kalian mau"senyum ayasa sambilembuka pintu kamar,mengganti baju dengan baju dress,kecil, yang dibawah nya langsung menyatu dengan celana pendek itu indah,bagiku pakaian cantik untuk Ayasa yg cantik.
serapan pagi ini berjalan sempurna memakan sop dengan meminum secangkir susu yang ayasa buat,duduk di ruang makan bersama
"aku pergi,hati hati dirumah ayasa"sahut bima sambil mengambil tas nya dan berjalan ke arah ayasa dengan mengelus kepala nya,sementara ahsan masih santai memakan sarapannya padahal jam sudah menunjukkan jam 09.13,ketika melihat jam ia pun langsung menyambar tas nya bagaikan elang yang terbang mengambil mangsa nya
__ADS_1
"aku pergi aya"sahut ahsan yang sambil berjalan ke arah pintu depan rumah
ayasa yang melihatnya pun mengikuti dua saudara itu dari belakang,ketika badan mereka masuk ke mobil ayasa melambaikan tangan kepada keduanya,ahsan dan bima tampak bahagia pagi ini,serapan pagi yang ditemani oleh bidadari cantik.