
*kamu kapan kembali?
aku lelah terus menerus merindu
manusia yang ku anggap setelah ayahku
I love u
aku capek,aku hanya ingin beristirahat
bukan menyerah,aku ingin menepi
bukan berhenti
sejatinya semesta telah memberi jarak
yang sulit di tempuh
aku mau kamu tapi
semesta menyuruh ku mundur
melepaskan mu.....?
menggegammu tangan mu saja belom pernah,lantas apa yang harus ku lepaskan.
kenapa tuhan mempertemukan kita
yang gak akan mungkin bisa bersatu?
ragamu tak bersamaku
ayo peluk aku dalam mimpi ku
sampai detik ini aku masih mencintaimu
hanya saja berhenti menunjukkannya
aku tahu tuhan itu adil
kok kangen?
ketemu aja belom pernah!
aku rindu Obrolan basi tapi seru,
seperti dulu
Terimakasih berkat mu aku tau cara
mengenang tanpa pernah menggenggam
because good by:D
__ADS_1
"achell,aku mau ketemu sama kamu"suara achel terdengar di telepon milik gress
"oke,btw gimana anak kita"sahutnya dengan tenang
"bising lo\*"
\*\*\*tut tutt tut tuutt
telepon pun terputus gress dengan geramnnya ia mengirim pesan map ke pada achel tempat obrolan yang sesuai dengan mereka
"sayang itu siapa"sahut sesa dari belakang yang masih tidur di kasur achel\*\*\*
"\*gress,minta ketemuan"
"jadi lo mau ketemu dia"celetuk sesa
"yah gausah lah,sekarang lo lebih mentingin si gress ya,sebenarnya gue yang lagi hamil besar achel"marah sesa sambil menangis sedikit
"(ribet banget sihh,)celetuknya dalam hati
"sebentar aja kok,kan bentar lagi kita nikah sesa,yah gue lebiah sayang ama lo lah"jawab achel sambil mengelus rambutnya sesa dengan lembut
di cafe gress sudah menunggu 18 menit lamanya,ia bahkan terus menggerami tanggannya karna mamanya sudah tau ke adaan putri semata wayang nya itu hamil diluar pernikshan,mamanya,menyuruhnya menikah dengan achel,dan mendatangi kediaman ortunya,ia makin bertambah stress dengan itu,dia ingin saja menggurkan kandungannya,ternya gress masih punya hati baik ia benci dengan achel saja bukan berarti anak nya juga.
"sayangg Gress"sahut achel dari kejauhan sambil melambaikan tangannya ke udara,gress hanya diam,sambil menunjukkan ekspresi wajah marah,ketika achel baru duduk ia langsung menampar pipi achel,
"kenapa"celetuk achel bingung
__ADS_1
"mama gue udah tau gue hamil di luar nikah gara gara lo,ini semua gara gara lo"marah nya
"gue gak mau nikah sama lo"
"lo harus tanggung jawab setidaknya"
"kalo lo masih ngajak gue nikah,dan kita jadi nikah,"achel mengeluarkan hp nya dari kantong dan melihat video yang telah di rekamnya sambil tertawa
"paansih gak jelas,ketawa sendiri geser otaknya"celetuk gress sambil pergi meninggal kan tempat duduknya itu
"lain xx badan kamu di jaga,jangan sampai orang tau,termasuk abang"sahut bima
"terus kalo sama loh boleh gitu"celetuk ahsan
"iya"nyahut ayasa yang polos
"euy kumaha mana bisa wae atuh belom nikah"celetuk bima
"gak tau itu"sahut ayasa ,yang membuat bima dan ahsan masih bingung tapi ia malah asik memakan snack dan minum Cocacola hingga cegukan
"Hahahaaaa,ayasa lucu"sahut bima
"kok ekhh bisa ekhhh ginii ekhhh"cegukan ayasa membuat pembicaraan nya putus putus
"minum air aya"sahut ahsan sambil memerikan segelas air ke pada ayasa
"esok ko libur bim"
"iya,cuman nganter skripsi aja,kayakanya"
"besok abang sama bima kuliah"
"enggak aya"sahut bima
"bunda lama xx bim pulangnya telepon coba"sahut ahsan memberi saran
"iya bentar"
"aya mandi lagi ya bima"
"udah di bilang di jaga badannya aya"ngomel bima
__ADS_1
"udah sana mandi aya"suruh ahsan
"enak aja lo"celetuk bima*.