
Hay hay guys sudah baca belom episode sebelumnya,gimana tuh kedekatan mereka lucu ya ^•^ yuk baca selengkapnya episode di bawah,jangan lupa di like and di jadikan favorit ya by bye......
"minta popcron bim"sahut ahsan yang berada di belakang bima
"enak aja,punya lo habis kan"
"dah ah ahsan,pelit bima"ragas nabilla
"paansih,dasar anak semut kelen"
"bima,lihat deh itu hantu nya di situ masak dia gak nampak sih,**** Uuhh"celatuk ayasa dengan polos
*hening*
"hey,tadi kamu bilang apa aya"sahut bima
*duh aya kampret,mampus gue*(dalam hati ahsan)
"ngomong ****,dapat dari mana kata itu aya"
"semalam dari bang ahsan"
"dasar ko ahsan ngajarin anak kecil yang gk betul"sahut nabila
"ehhhh,gak ngajarin kok cuman biasa nihh mulut keceplosan kalo lagi gila"kekeh ahsan
21.40
__ADS_1
"panas"bisik ayasa pelan
"ayok makannnn,gue dah laper nih dan"sahut nabila
"ahsan bayari,yah kan san"sahut nabila lagi sambil tersenyum nakal
"Hhhhhh,iy....iya.....iyaaaa"
"kalian makan berdua aja,kami mau keluar sebentar"sahut bima,sambil menarik ayasa menjauh dari ahsan dan nabila
beberapa menit setelah mereka berjalan dan memasuki area parkir leher ayasa tiba tiba saja mengeluarkan bercak merah dan sisik sisik ikan.
"aku udah tau kok,dari mata kamu,kita kepantai"sahut bima menggendong ayasa yang sudah lemas itu
"bima aku, panas"kata ayasa sambil mengibas ngibaskan kerah baju nya
"iya,iya sabar kita kepantai terus kamu istirahat disana"
"ayasa turunan baju nya,ngapain begit......."sahut bima sambil menyetir mobil sesekali melihat ke arah ayasa yg gelisah
belum siap ia ngomong lagi
karna kepanasan ayasa malah membuka dan melempar baju nya ke kursi belakang,entahlah dipikiran mungkin itu sangatlah panas,padahal bima sudah menyetel suhu ac mobil nya menjadi sangat dingin,tapi malah membuat dia kedinginan ahhaaa.
"ayasa Astagfirullah,duh konsen nyetir nya bima,duh mata,mana lah kaca mata"bisik bima pelan sambil tetap fokus melihat kedepan
"bima,masih lama lagi ya,sampainya"
__ADS_1
"iy.....iya....iyaa bentar lagi,tapii tolong lah ayasa yaampun"sahut bima dengan gugup
setelah melewati cobaan itu mereka akhir nya sampai di pantai avetlana,tanpa basa basi pun bima langsung keluar dan menggendong ayasa keluar dari mobil sambil melihat ke arah pandangan lain.
ayasa yang senang itu pun langsung berenang ke dalam aliran air pantai,sampai tubuh nya benar benar jadi ikan duyung yang indah,dengan keheningan malam itu bima menunggu kemunculan ayasa dari permukaan sambil berbaring di atas pasir pantai putih itu,dan menghitung bintang yang ada di langit
"kenapa,seperti ini andai kau sama dengan ku atau tidak apa yang terjadi"sahut bima sambil melamun dan menghitung bintang,
tanpa ia sadari,bersamaan dengan perkataan itu ayasa perlahan muncul ke darat tanpa sepengetahuan bima,
"cinta"bisik ayasa di kuping bima
ia yang terkejut pun langsung menoleh kearah suara bisikan itu,dan atasan duduk tepat di samping bima
"kenapa dengan cinta,kamu idah balik yuk balik juga sudah malam setelah itu kita makan kamu laper kan"sahut bima sambil memutar pembicaraan nya itu
"aku gak mau,aku mau kamu"bisik ayasa lagi,yang membuat bima langsung duduk dan hening
"ahhh,kamu ngomong ap sih aya"
"kenapa gak selalu bersama walau wujud ku seperti ini"tunduk ayasa
"owh,mau bersama atau tidak kamu akan selalu tetap menjadi bagian dari ku"
"bima,"
peluk erat pun langsung berada di tubuh bima
__ADS_1
"jangan menangis,kamu jelek seperti tu"
"hiiii iyaa bima"sahut ayasa sambil mengusap air matanya itu.....