AYASA

AYASA
aku tau kamu! (15)


__ADS_3

"ehh bangun b*ngs*t"teriak gress sambil duduk dan menarik selimut kasur untuk menutupi badannya itu.achel yang masih setengah sadar mengucek ngucek kan matanya,"kenapa gress sayang"ujar achel dengan santainya yang sedang berbaring itu,"b*ngs*t , bi*d*b f*ck dasar cowok murahan ckckkk",celetuk gress,gress dengan cepat menarik baju yang ada di dekatnya dan pergi ke kamar mandi dengan selimut yang ia genggam juga,


"kok ngomong gitu gak mau mandi sama bareng aku"sahut achel sambil tersenyum sinis kecil melekat di wajahnya,sementara gress dengan pemikirannya yang panjang itu terus bekerja bagaimana bisa kejadian semalam terjadi,dengan wajah ny yang setengah sadar kemarin malam?,sementara achel bergegas memakai celananya kembali dan berjalan menuju pintu kamar mandi tempat gress sedang mandi,dia menunggu dengan tangan di lipat dan menempelkan badannya ke diding,gress yang sudah siap mandi pun keluar dan terkejut melihat achel tiba tiba menunggu nya di depan pintu kamar mandi itu,"kenapa gak nunggu aku say....."


"plaakkkkkkplakk"pembicaraan achel berhenti ketika gress menampar pipinya


"sakit tau,semalam makasih y sayang"ujar achel sambil memegang erat pinggang gress,


"apaan sih lepas achel"teriak gress


"kalau aku nya gak mau gimana,"


"dasar b*jing*n,b*ngs*t sama lo tau gak,"


teriak gress sambil mendorongkan tangan achel agar melepaskan peganggan nya,tapi sayang tenaga achel jauh lebih besar di bandingkan dengan tenaga gress


"loh kok marah,kan kamu yang ngasih,salah aku di mana dong sayang"


"pikir pakai otak lo,kalok kayak gini harga diri gue hancur tau gak lo"isak seduh gress yg tiba tiba meneteskan air mata,


"yaudah kalau gitu kita nikah aja,gampang kan"jawab achel sambil memeluk gress


"jijik najis tau gak"teriak gress sambil mendorong achel sekuat tenaga ,


"pergi lo jauh jauh dari gue,dasar k*par*t"celetuk gress dan pergi dari genggaman achel,ia berjalan sambil membawa kunci kereta yang terletak di atas meja riasnya


"sampai ketemu nanti gress sayang"sahut achel sambil tertawa kecil

__ADS_1



ahsan yang sudah sadar bahwasannya bima sudah tidak ada lagi di lantai atas,dia pun langsung turun menaiki eskalator lagi


"ehh nabilla kau tadi nampak kan sih bima"prita ahsan sambil menatap nabilla


nabilla pun langsung menganggukan kepalanya dan tertawa


"biar loh capek ke atas"ujar nabila sambil tertawa lagi,dengan cepat ahsan langsung berlari ke arah parkiran,dan melihat mobil bima sudah tidak ada di parkiran lagi


"ehh nabilla,terus kayak mana ini,udah pulang dia"teriak ahsan ke pada nabilla



"naik di atas truk sana loh minta tumpangan"kekeh nabilla lagi




Diperjalanan seperti yang ia bilang bima mempunyai privasi untuk keluar rumah,ia berkunjung melihat pantai,dengan keadaan pantai yang kelihatan sunyi,ia pun langsung melihat ke arah awan berharap ayasa akan pulang lagi


"aya,aku kangenn"ujar bima yang tengah duduk dan meluruskan kakinya,rambutnya yang tebal itu membuat angin meniup nya,


hujan kini mulai turun dan gelombang pantai mulai naik,


"ayasaaa,ayaa,"teriak bima dengan kuat

__ADS_1



"bimaaaaaa"teriak aya,yang memunculkan wajah ke permukaan sedikit lalu ia melajukan kecepatan nya berenang di tepi pantai bima juga berjalan dan menghampiri ayasa,


"kamu kemana semalam"sahut bima sambil memegang rambut ayasa yang basah itu



"aku juga gak tau,cuman firasat ku suruh aku berenang dan datang kesini"jawab ayasa sambil menunduk



"maaf bima"jawab ayasa lagi sambil keluar dari permukaan air pantai



"tunggu dulu,"sahut bima



"kenapa bima"jawab ayasa yang kebingungan



"pakai ini jaket aku dulu,aku takut mata ku copot gara gara kamu aya"celetuk bima sambil memberikan jaket nya ke ayasa


ayasa dengan cepat mengambil jaket itu,dan seluruh badannya berubah menjadi manusia pada umumnya seperti biasa ia berubah menjadi manusia tanpa sehelai kain pun sehingga jaket itu hanya menutupi sebagian

__ADS_1



"lain kali kalo kamu kayak gini,mungkin aku harus bawak goni aja ya aya"kekeh bima sambil mencium kening ayasa.


__ADS_2