
Sesampainya di bascamb ahsan langsung berbincang bincang oleh teman temannya,mereka menyebut bascamb nya hanya untuk perkumpulan biasa saja,
"tumben kesini san"sahut ghaji
"bosen aing,wihh makin rame aja y"jawab ahsan sambil mengambil minuman di samping nya
"ahsann,wa mu ganti"sahut rara
"Iya,"
rara,teman kuliah ahsan di bascamb nya banyak sekali teman teman kuliah nya,
"ehh,san bima mana"ujar eyrick
"inii,jalan jalan dia,biasa,privasi katanya"
"yaelah"jawab rara
"btw kelen ku tengok tengok makin kece ya bajunya"sahut ahsan sambil meminum setegguk lagi
"ahaa,ckckk"
"minum loh kuat juga,ya"ujar vany
"mabuk lo san entar"sahut ghaji lagi
waktu kini semakin berlalu ahsan sampai gak bisa pulang kerumah karna ia terlalu banyak minum,teman temannya ada yang sebagian sudah pulang dan tidur disana untuk mengawasi ahsan sangking mabuknya ia
__ADS_1
"bima,abang mu nihhh mabuk xx dia"sahut ghaji
"iya,iya,aku kesana"jawab bima
bima,pun langsung bergegas ke arah mobil,tidak lupa dia pamitan ke bundanya
"bima,mau kemana"sahut ayasa yang langsung berlari ke arah bima yang memegang kunci mobil itu
"mau,ke tempat abang"jawab bima sambil tersenyum,
"aya,mau ikut ya bima"ragis ayasa sambil berlari ke arah mobil,dan berdiri disana sambil menunggu bima menghampirinya juga
"bundaa,aya ikut bima ya,dada"sahut ayasa sambil melambaikan tangannya,begitu juga dengan bunda ikut melambaikan tangganya juga ke arah ayasa,
kini ayasa dan bima menuju bascamb ahsan yang agak jauh dari rumahnya,
"aya,gak ngantuk sudah malam ikut aku"sahut bima sambil menyetir sesekali ia juga melihat ke arah ayasa
sesampainya dia bascamb,disana baju bima jauh lebih keren,dia menggunakan kaos pendek berwarna coklat lengan pendek dan celana panjang warna hitam menurutnya baju itu terlihat biasa saja,akan tetapi ketika ia memakainya jauh lebih bagus,dari pada itu
"ahsann,buat kerjaan orang aja nih anak"celetuk bima sambil menggoyang goyangkan badan abang nya itu
"mabuk xx dia bim,di bilangin bandel nih sodara mu"sahut rara sambil melihat ke arah ayasa,ayasa dengan itu,langsung tersenyum dan dibalas oleh rara,senyuman ayasa,membuat rara,gaji,vany dan teman lainnya terkejut melihat itu,
"astaga senyumnya"sahut rara
"aduhh gusti anak siapa naon bima"ujar ghaji
__ADS_1
"bima,mataku hilang,geulis pisan"sahut teman lainnya yang tiba tiba pantauan mereka k arah ayasa
"namaku ayasa,kalian teman abang ahsan ya"jawab ayasa dengan wajah imut nya dan polosnya
"iya,aya,"jawab bima sambil memperkenalkan teman teman bascemb ahsan itu dengan senang hati
"itu apa bima,bau"prita ayasa sambil melihat dan sesekali melirik ke arah minuman minuman yang mereka tadi minum
"itu,masak kamu gak tau ayaa"jawab vany
bima pun dengan cepat mengganti topik pembicaraan agar ayasa tidak terkicau dengan hal itu,akan tetapi ayasa malah datang ke arah minuman itu dan mengambil sekaleng minuman bir yang kadar mabuknya 85â„…persen
"ini enak bima"sahut ayasa sambil meminum bir itu dengan penasaran
"aduh, ahsan teu acan gugah ayasa, ayasa(yaampun,ahsan belom bangun ayasa ,ayasa)"jawab bima yang langsung menghampiri ayasa yang tiba tiba mabuk dengan cepat,bima dengan cepat pun menangkapnya,hampir ayasa jatuh
"kunaon ini bima,"sahut ghaji yang kebingungan itu
"tapi ayasa cantik ya"ujar reihan sambil mendekat ke arah ayasa sambil memperhatikan bibir dan matanya
"jangan kayak gitu xx lihatnya"celetuk bima yang langsung menggendong ayasa dan di rebahkan didalam mobil tempat duduk depan sementara ahsan diletakkan dibelakang,
mobil kini berjalan menuju arah rumah mereka
"akuu,kepanasaan,ahhaaa"desah ayasa yang sedang mabuk itu,seketika membuat bima,terkejut
"aduh ayasa, otak ulah ngumbara mangga(aduhh ayasa,otak jangan traveling tolong ayasa"
__ADS_1
"bim,aku mau,iya itu langka kan hewannya"sahut ahsan yang sedang mabuk itu
"aduh gimana naon,diamlah ahsan,pening aku"celetuk bima,yang kebingungan menghadapi dua makhluk itu