AYASA

AYASA
RSU (18)


__ADS_3

"bundaaaaa"teriak bima yang berdiri di depan pintu masuk rumah,


"Iyaa,bima,mana ahsan sama aysa"sahut bunda sambil menghampiri anaknya itu yang berdiri di depan pintu rumah


"bantuin bima,bukain pintu kamar orang itu berdua bunda"sahut bima kepada bundanya


"kenapa,bukannya ayasa baik baik aja,ke napa 2 orang"sahut bundanya


"iya,ayasa ketiduran,mungkin nyenyak xx kalau ahsan baru bundaa"jawab bima,walau dia berkata bohong ke pada bunda bundanya,padahal ayasa mabok sampai ketiduran


bunda pun langsung membuka kan pintu kamar mereka,sementara bima langsung memapah jalan ahsan beda dengan ayasa,


"berat xx kau ahsan,"celetuk bima sambil meletakkan ahsan di ranjangnya


"banyak dosanya bima"kekeh bundanya


"makanya jangan suka minum,kann kena akibatnya anak bunda" celetuk bunda lagi sambil mengelus rambut ahsan

__ADS_1


setelah itu bunda beranjak ke kamar ahsan ke kamarnya,"bima jangan lama lama di kamarnya ayasa ya"celetuk bundanya sembari melewati kamar ayasa


"oke siap bunda"sahut bima sambil tersenyum,sementara bima masih di kamar ayasa dan duduk disamping ayasa tidur


sesekali melihat kearah jendela melihat indahnya rembulan malam,mata ayasa yang indah terbuka perlahan dan menyebut satu nama


"bimaaa"


"iya,sayang"celetuk bima yang langsung hening itu


sementara,itu gress sibuk untuk keluar masuk untuk memeriksa keadaan perutnya ia hamil atau tidak,yaa pasti kalian tau kan gress itu, ia tidak mau hamil di luar nikah,apalagi anak yang ia kandungi anak dari achel,mantan yang paling ia benci,yang pernah ia temui,


akan tetapi ia tetap diam dan langsung pergi begitu saja,


"dasar,achell aku benci lo,sampai kapan pun lo terap jadi cowok brengsek yang pernah gue temui"tegas gress sambil berjalan mengendarai motornya ke arah rumah sakit kehamilan


"ehy gress ngapain lo kemari"sahut sesa,sambil menepuk pundaknya gress

__ADS_1


akan tetapi gress diam selama 3 menit dan ia mulai bicara ketika tiba achel datang merapikan lengan lehernya dan berjalan lalu berdiri di hadapan nya dan disamping sesa


"dasar laki laki br*ngs*k"marah gress sambil menampar pipi achel dengan kuat sehingga membekaskan bercak merah,


achel dengan tenang nya ia hanya melontarkan senyum sinis nya kepada gress sambil memegang pipinya dengan gaya nya.


"lo juga sesa,gue udah tau maksud kalian sekarang dasar jarum lo ya"pekik gress sambil mengarahkan jari telunjuknya dan mengadahkan jari telunjuknya ke arah dada sesa,"paansih gress,ngiur lo"jawab sesa dengan menggesarkan jarinya gress


"lo tau gak,achel udah buat hidop gue hancur tau gak,berapa xx gue kerumah sakit,hasilnya positif,gue gak tau sekarang hasilnya gimana gue benci sama lo achel,br*ngs*k,f*ck"teriak gress yang membuat orang menoleh ke arah nya,lagi lagi achel hanya melontarkan senyum sinisnya ke arah gress


"makanya,gak usah keras kepala lo jadi cewek,dasar murahan"celetuk achel sambil melambaikan tangannya,dan melontarkan senyum sinis lagi ke pada gress,yang di usir oleh pihak rumah sakit


"achel,lo lakuin dia kayak gue"sahut sesa sambil pupil matanya membesar


achel masih terlihat santai dengan keadaan itu pada hari ini


"lo bilang udah putus gimana sih,nihh juga perut gue makin lama makin besar,awas lo gak mau nikahin gue"celetuk sesa sambil meninggalkan koridor lorong rumah sakit,

__ADS_1


"sayangg,kok gitu ngomong nya,yang jebak bukan aku tapi dia tau,aku janji kok nikahin kamu"jawab achel sambil berlari ke arah sesa,dan mencium rambut belakang sesa itu.


__ADS_2