
"bunda,ayah kami pulang sahut bima"membuka pintu depan rumah
"bunda,ama ayah pergi ke toko,lama banget pulang"celetuk ahsan sambil memakan kue
"mau,"sahut ayasa sambil berjalan ke arah kue yang di makan ahsan
"ehy,aya,kenapa leher kamu"sahut ahsan sambil melirik bima
"owh,ada nyamuk abang"jawab ayasa sambil tersenyum
bima yang mendengarnya pun hanya tersenyum kecil kepada ahsan
"owh iya,semalam bunda bawak oleh oleh,buat kalian,punya ku udah ku ambil"kat ahsan sambil meminum seteguk susu vanila
"mana,abang,aya mau lihat"
"di ruang tv"
ayasa pun langsung berjalan menuju ke ruang tv,dan mengambil sebuah kantong tas belanjaan,yang berisi baju
"wah,cantik"sahut ayasa dari ruang tv,sambil mengepaskan dress yang bunda beli,warna yang indah untuk orang cantik,

"bima,abang lihat deh cantik kan"kata ayasa dgn senang
"geulis pisan aya"jawab bima sambil memperhatikan ayasa
"cantik,pandai bunda milih"jawab ahsan
__ADS_1
"tapikan,bima,tolong kancingkan yang dibelakang susah betul"kata ayasa sambil berbalik ke arah belakang dan mencoba menutup kancing belakang bajunya
"yaudah,sini duduk"
ayasa pun langsung duduk dibawah sofa,dan meletakkan rambutnya yang terurai hitam panjang itu ke arah depan
ahsan yang dari tadi hanya diam saja melihat leher belakang ayasa pun langsung minum seteguk jus yang ada diatas meja
"sudah"
"makasih bima"senyum ayasa
"gadak lagi,aya"sahut ahsan
"gadak abang,owh iya,baju bima keren loh sabar biar kuambil"kata ayasa sambil berlari ke ruang tv
ayasa pun mengambil baju milik bima,dari ruang tv,baju yang bagus untuk orang yang keren
"mau kemana ayasa,pakai ini gak ganti"sahut bima
"nanti saja,owh iya abang ahsan sama bima,senang gak lihat aku tinggal sini"celetuk ayasa sambil melirik bima dan ahsan yang sedang duduk disana
"kenapa ngomong gitu"kata bima
"iya,kenapa gitu"jawab ahsan sambil melirik ayasa
"gak,aku takut aja ngerepotin keluarga ini"jawab ayasa sambil menundukkan kepalanya itu
"hey,jangan bilang itu lagi"sahut ahsan sambil memeluk ayasa,langsung saja suasana jadi hening kembali seperti sebelumnya
__ADS_1
"aya,apapun nanti,ujungnya jangan bersedih ya"sahut bima sambil memeluk ayasa juga
ayasa pun langsung ketawa dan tersenyum kembali melihat dua saudara ini memeluk erat tubuh ayasa yang mungil
"hiiii,udah abang udah bima,aku masih mau hidup"kekeh ayasa sambil melirik ke arah ahsan dan bima
"haaa,iya ayaa"sahut bima sambil mengelus kepala ayasa yang tiba tiba memerah
"ayasa,gemess"celetuk ahsan sambil mencubit pipi ayasa yang juga pipinyabtiba tiba memerah
"ahaa,aya jadi tomat"celetuk ahsan
"iyakah"
"iya,karna pipi kamu aya"sahut bima
20.13
"bunda makasih hadiah nya aya suka"sahut ayasa ke pada bunda,yang sedang duduk di sofa ruang tv,keluarga itu ngumpul menyaksikan acara tv,
"iya,sama sama aya,ahsan sama bima bilang apa"
"makasih juga bunda kami sayang"jawab mereka berdua sambil memeluk bunda nya
"aya,juga mau peluk bundaa"teriak ayasa sambil memeluk bundanya juga ketiga anak itu memeluk erat sang ibu
"ayah juga mau dong"sahut ayah yang tidak mau kalah dari bunda
"sini aya juga mau peluk ayah"jawab ayasa sambil menghampiri ayahnya dan memeluknya
__ADS_1
"ahaaa ayasa lucu"kekeh keluarga itu