
"gresss aku pergi!"kata itu keluar dari ruangan yang terasa damai tapi suasana mencekam,tidak ada jawab selain kicauan burung.
gak terasa sudah 3 bulan mereka menikah tapi masih dalam kondisi berantakan.
"bi,nanti jangan masak malam,kami mau dinner diluar"
"baik tuan"
seulas senyum kecil muncul dari mulut nya,dia pin beranjak dari rumah itu.
"nyonya,tuan achels udah pergi"teriakan itu sontak membuat gress terbangun,tidak mau mengingat kejadian tadi malam perutnya yang sudah masuk 9 bulan itu pun makin membesar,tidak mau USG hanya karna membencinya setelah menikah.
"mau masak apa nyonya?"
"smoothies almond aja,saya mau mandi dulu"jawabnya dengan nada serak dan langsung beranjak ke kamar mandi.
"apa!kamu lihat apa!"letusan itu menyambar matanya yang seketika mengedip,dan mengucek ngucek matanya.
"nyamuk,tadi terbang"jawaban konyol itu keliar dari mulut nabila
"ahaaa,gak ditangkap?"
"gak soalnya udah ketangkap jawabnya sambil terkekeh dan menepuk nepuk meja di depannya.
__ADS_1
"aku!"jawaban itu langsung membuat ia terdiam
"iya"
"ganteng gini dibilang nyamuk,oke kita pacaran!"perranyaan apalagi ini dia mengucapkan tanpa aba aba membuat detuman jantung nabilla berhenti.
"terlalu banyak bercanda hidup lo san"
"menurut lo,mata gue bercanda?"ia langsung menelan ludah sendiri dan menggaruk tengkuk lehernya,matanya memperhatikan sekeling cake shop itu.
"menurut kamu,aku kiat gak?"
"kuat apa,orang selalu nangis ke aku,tapi kamu kuat karna bisa nahan semua itu!"jawabannya membuat ayasa nangis lagi dan memeluk erat tubuh laki laki itu.
"kamu cinta sama aku?"mendalami mata ayasa dia semakin memperhatikan nya hingga membuat perempuan itu menoleh dan memiringkan kepalanya sedikit.
"apa... tadi kamu bilang apa?"
"aku sayang kamu,dan kamu jangan pergi lagi!"pelukan langsung tererat di pinggang ayasa.perempuan itu juga memeluknya dengan hangat,tidak ada yang berubah hanya saja kamu yang berubah,aku disini benar benar merindukanmu,suara hati nya membuat dia ingin memeluk lebih erat.
"aku mau kamu selamnya bahkan ketika kita tidak bersama bima"
"iya dan aku akan terus menunggu,aku tidak akan pergi dan aku tidak akan pernah membiarkan mereka mengambil mu"
__ADS_1
kecupan singkat mendarat di bibirnya laki laki itu,sekarang lihat lah betapa dia sudah bisa melakukannya yang pertama ada kemajuan jika bersama seorang laki laki nya,ajaaa dasar.
"manis"kecupan kedua juga mendarat lagi untuk waktu yang singkat.
"milkshake,buatan abang ahsan"
"untung masih hidup,dan masih bisa kecup aku"kekehan geli terdengar diantara mereka berdua,cinta tidak selamanya menjadi hak kita,dia akan berganti seiring waktu,dan jodoh selamanya,dia akan selalu ada bahkan ketika kita mati.
"loh bibi cepat banget pulangnya,untuk makan malam gak masak?"
"kata tuan gak usah!"
"kenapa?"
"gak tau nyonya,saya pulang dulu"
pikiran aneh muncul entah dari mana saja menghantui isi kepalanya.malam itu ia ingin cepat cepat tidur agar tidak melihat wajah achels pulang.
"lohhh,udah makan malam!"suara kembut dan tangan besar milik seorang laki laki menghelus rambutnya
"aku udah boking tempat malam ini"terkadang lembut,romantis,playboy,dan emosional.
"udah kenyang,sana enyahlah"kata kata itu mendapat respon tenang olehnya lalu tangangnya yang satu menarik rambut panjang milik gress,hingga rontok.
__ADS_1
"sakit, baj*ng*n,lepasin gue,maksa banget jadi orang lo"teriakan keluar dan memenuhi suasana rumah itu.
"oke,makanya nurut sayang"