Batas Cinta (#S1)

Batas Cinta (#S1)
Kecewa


__ADS_3

Pagi itu, akan di mulainya pencoblosan ketua dan wakil osis, para calon pun menduduki panggung


Asma hanya diam tak bergeming, mau gimana lagi, itu kan bukan kemauan Asma


"Kata kak Ali mau bantuin Asma, tapi kenyataannya enggak, kak Ali php nih" Asma membatin dengan menghadap kosong ke depan


Sementara itu......


"Asma jadi calon wakil tuh Hafids, wah wah, ga nyangka gua" Taufiq tersenyum kagum,


"Tapi kok dia nggak bilang apa apa ke gue ?" Ujar Hafids yang masih melihat Asma tanpa kedipan, sampai sampai bolpen yang Hafids pegang ga sengaja jatuh


"Napa loh Hafids, kagum ya sama adek loh"


"Gua heran ajah, kan dia ga begitu ramah sama orang,loh liat tu si Agis" Tunjuk Hafids "Dia kan orangnya udah di kenal para osis, karena pacaran ma Indra, terus si Asma adik gua, dia kan....."


Belum selesai bicara, Taufiq malah memotong "Mungkin dia akrab sama pak Riyan, kan pak Riyan gitu orangnya"


"Gak mungkin, pasti ada yang janggal nih" Hafids mulai curiga


*******


~Kembali ke Asma


"Ya Allah, tolong Asma dong, apa Asma mau lari ajah ya?" Pikir Asma, yang otak liciknya mulai tumbuh, sambil tersenyum karena telah menemukan ide, tapi seketika, senyuman itu hilang karena ia sadar, kalu pikirannya itu salah"Tapi kalo Asma lari, larinya kemana, dan pastinya Asma dikejar, " Asma menghembuskan nafasnya dalam dalam karena di kecewain Ali,

__ADS_1


Kalian pernah gak guys kecewa sama seseorang, huhu......., lanjut


Asma masih kesal dan tetap memandang kosong ke depan, namun seseorang membuyarkan lamunannya


"Dek" Panggil calon pasangan ketua osis


"Eh, iya kak, ada apa?"


"Jangan melamun!" Ujarnya


"Iya kak" Jawab Asma yang dibalas senyuman


"Kak Ali.....!!!!" Teriak Asma dalam hati


Teriak kok dalam hati, haha......


"Suara terbanyak ialah kandidat......"


"Jangan, jangan sampai kandidat 3, jangan" Asma berdoa dalam hati yang mendalam


"Kandidat nomor 1, yaitu Andara dengan wakik Fatah, Jadi sudah di tetapkan, kalau mereka ketua dan wakil"


"Yeah, yeah," Asma gembira, namun gembira itu sebatas dalam batinnya, karena takut ada yang curiga


"Yah......," Ifa menghela nafas, Ifah Adalah calon krtua dengan kandidat no 3, lalu dilihatnya Asma yang senyam senyum sendiri, bukannya sedih, tapi bahagia

__ADS_1


"Kok kamu seneng?" Tanya Ifah pada Asma


" Ga papa kak, kita ikhlaskan saja" Asma menjawab dengan nasehat, agar Ifah tak curiga


"Iya bener tuh kata kamu"Ifah menghela nafas lagi mencoba mengikhlaskan


Dari Tadi Asma melihat kanan kiri, ia mencari Ali, karena ia ingin bicara padanya, meskipun itu butuh keberanian. Tapi Asma tak menemukan keberadaan Ali maupun Jalu sahabatnya


"Kak, kok kayaknya, kak Ali ga ada ya?" Asma hanya menanyakan Ali bukan dengan Jalu


"Masa kamu ga tau sih?" Ifah balik bertanya, namun Asma menjawab dengan gelengan kepala,


" Jalu itu emang selalu ga absen kalo hari sabtu, ga ada yang tau kenapa, tapi yang pasti, teman temannya Jalu itu tau tapi nggak ada yang ngasih tau ke selain temn temannya kak Jalu" Ucap Ifah dengan jelas


"Ohhh....." Asma mengangguk mengerti


"Kamu sih kurang update, jadinya ga tau" Ujar Ifah, yang dibalas dengan senyuman malu


"Masa nih orang ga tau sama Jalu dan Ali yang keren, tampan , kaya, emmmmm, imuttttt" Gumam Ifah


" Asma kan ga punya hp, emang punya sih, tapi dipakainya berduaan sama kak Hafids, lagi pula buat apa Asma update cuma buat tau info tentang kak Jalu dan kak Ali, apa istimewanya?" Chatting Asma sama batinnya


__________


JANGAN LUPA KOMEN NYA YA GUYS, KOMENT, KALO UDAH BOSEN KOMEN, KLIK LIKE YA GUYs

__ADS_1


||@Rezhazulfa


__ADS_2