
1014 kata
Pagi itu Asma kembali terlihat cerah dan ceria bersama kakaknya Hafids
Mereka berdua berangkat ke sekolah bersama sama. melewati gerbang sekolah, lalu masuk ke kelas masing masing
Saat jam pelajaran dimulai
"Assalamualikun"Furqon memberi salam
"Waalaikumsalam"
"Maaf Pak mengganggu waktunya, saya ada perlu"Ucapnya dengan sopan
"Ia silahkan nak Furqon"
Furqon, ia adalah ketua osis di SMA ini, umurnya 17 dan masih kelas 3 SMA , anaknya ramah
Lalu Furqon pun maju tanpa malu karena sudah terbiasa
"Yang di panggil oleh saya maka langsung ke ruang Aula, berikut namanya, Fatah, Agis, Hilya dan terakhir Asma, mohon langsung ke Aula, karena ada rapat pemilihan calon osis!"
"Whattt..., kamu juga daftar Asma?"Tanya Mala yang tak percaya kalau nama Asma disebut tadi oleh ketua osis yang tak lain Furqon
"Enggak, Aku ga daftar kok, lho......, kok Asma di panggil ya,?" Jawab Asma kaget setengah mati karena ia merasa tak pernah mendaftar osis sebelumnya
"Mungkin kak Furqon salah nama nih"
"Ya Allah gimana ini, duhhhh..., nanti Asma malu kalo sampai disana"Asma mulai mengacak acak bukunya"Atau Asma ga hadir ajah ya?"Muncul ide baru
"Ya gapapa sih, tapi aku takut mereka jemput kamu lagi gimana?"
"Pokoknya Asma ga mau hadir!"
"Silahkan yang dipanggil oleh ketua osis ke Aula " perintah Pak Holil
^Ruang AULA^
"Silahkan semua masuk" Furqon "perasaan yang dipanggil tuh ada 4 orang, kok yang hadir 3 ya....?"
"Loh kok kurang satu sih?" Ujar Jalu
Sejenak Jalu terdiam dan mengingat lagi, siapa yang tak hadir, lalu ia ingat kalau Asma tak hadir dalam rapat ini
"Asma mana?"Tanya Jalu lagi
"Asma?" Gumam Agis "Bukannya Asma itu ga daftar osis ya kak?"
__ADS_1
"Tapi nama Asma di panggil tadi kan sama furqon?" Semua mengagguk kepala, karena yang dikatakan Jalu itu benar " ya seharusnya dia hadir donk"lanjut Jalu
"Gua panggil dia lagi deh!" Kata Ali sembari bangun dari tempat duduknya , tanpa ba bi bu, ia pun keluar dan pergi ke kelas Asma
"Assalamualaikum Pak, punya perlu Pak, " Pak Holil menjawabnya dengan anggukan"Asma silahkan ke ruang Aula!" Ali mengucapnya dengan melihat Asma yang sedang duduk santai
"Lho kok kak osis itu tau ke wajah Asma ya, apa dia punya indra ke enam?" Asma membatin dengan raut wajah kaget karena dipanggil lagi dan juga heran karena Ali bisa mengenalinya
Asma pun pergi tanpa basa basi, dengan raut wajah yang murung dan malu, ia mengikuti langkah Ali dengan menundukkan kepalanya.
Dan akhirnya pun sampai ke Aula
"Ini Asmanya"
Asma hanya terdiam tanpa melihat wajah semua orang
"Oh Ya ampun, kenapa ini, "
"Kita mulai rapatnya sekarang"
Mulailah cipika cipiki mereka ,tanpa deketahui dari tadi Asma hanya terdiam termenung dalam batinnya"Ya Allah, Asma ga pengen jadi osis, mending Asma jadi sosis ajah,tapi ga enak juga sih, Asma yakin kalo Asma ga bakal dipilih jadi calon ketua maupun wakil, pasti ga akan, mereka kan ga kenal Asma, haha..."
"Asma, Asma"
Lamunan Asma berhenti karena ia mendengar seseorang memanggilnya
"Dan sekarang kita sepakat kalo Andara calon ketua osis dengan wakil Fatah kandidat 1, lalu......"
Sementara Furqon memberi tahu informasinya, Asma tak mendengarkan perkataannya dari tadi, karena ia yakin kalau ia tak akan dipilih .
Namun tiba tiba
"dengan wakil Asma kandidat 3, kita hanya memilih 3 kandidat saja"
"Tunggu tunggu, Asma jadi wakil, whattt...., tapi kan ..., loh kok,arghhhh....., apa ini, !!"
"Setuju semua?"
"Ya.....!!" Jawab semua yang nampak setuju
"Maaf sebelumnya, bukan karena saya ga setuju, tapi kan saya ga pernah daftar osis?" Asma bicara di saat mereka sudah setuju "Semoga Asma ga salah ngomong nih, tolongg.......!!"
Mendengar ucapan Asma, Jalu langsung memainkan alisnya pada Ali sebagai kode, ntah kode apa itu, tapi Ali langsung mengerti apa arti kode itu
"Tapi Pak pembina (Riyan) udah milih kamu lho" Sambung Ali
"oh......" Asma menjawab kecewa"Apa Bapak Riyan udah kenal sama Asma ya, tapi Pak Riyan ga pernah ketemu sama Asma nih, ada yang aneh"
__ADS_1
"Tunggu, apa dia ga tertarik jadi osis, padahal banyak yang minat lho, dikelasnya ajah 23 orang yang daftar, di kelas Luke ada 19 yang daftar, untung dia di pilih sama aku buat jadi osis, jarang jarang gua daftarin cewek ,tapi kenyataannya dia ga seneng, pusing gua kalo sama cewek ini"Jalu membatin sembari melihat Asma dengan herannya
Mereka pun keluar menuju kelas masing masing, tapi Asma masih bingung apakah ia harus bicara pada Ali, atau ia harus pasrah
"Kak" Panggil Asma
Ali yang tak percaya bahwa Asma yang memanggilnya"Iya?"
"Tolong kak, Aku ga bermaksud untuk membantah, tapi..., Aku ga setuju sama keputusan tadi, tolong kak!"Asma terpaksa memohon karena ini jalan satu satunya yang harus ia lakukan
"Kenapa ?"
"Aku ga mau ajah jadi osis, tolong kak, tolong banget!" Asma memohon tanpa melihat wajah Ali yang melihatnya, Asma tak ingin jadi osis karena Asma pikir semua anggota osis itu tak disukai Asma sifanya
Sementara itu Jalu yang sadar kalau sahabatnya dari tadi tidak ada , Jalu langsung mencarinya dan ternyata iasedang bicara sama Asma, Jalu kesal karena ia yang mencoba dekat dengan Asma, malah Ali yang dekat
"Ia aku akan coba bilang nanti , kamu ga usah hawatir" Ali menjawab keluhan Asma, ia merasa bersalah karena telah membantu rencana Jalu
"Ia kak, makasih "Asma mulai tersenyum lega
"Ali !" Panggil Jalu keras
"Apa Jal?"
Asma yang menyadari kalau ada Jalu yang datang, ia langsung berpamit pada Ali "Ya sudah, Asma pergi dulu, terimakasih atas bantuannya" Asma pun meninggalkan mereka berdua
"Oh iya, namaku Ali" Kata Ali, namun Asma hanya membalas dengan tersenyum sebagai pengganti arti iya
"Loh lagi ngapain?" Jalu bertanya karena mulai khawatir
"Jadi gini, katanya dia ga mau jadi osis, gua juga ga tau kenapa kok dia bisa ga mau"
"Gua heran juga"Jawab Jalu sambil melihat Asma yang semakin menjauh
"Eh tapi btw, senyumnya tadi bikin gemes ajah deh.., jadi pengen cubit cubit pipinya gitu , grr....."Ali berkata sambil tersenyum membayangkan senyuman Asma tadi
"Udah ah, loh ini!" Jalu mulai kesal dengan tingkah Ali dan menginjak kakinya
"aw...., sakit tau Jal, cemburu nih ye....."
"Gak denger gue"
******
JANGAN LUPA PENCET TOMBOL LIKE YA READERS, KOMENTNYA YA.......
INI KARYA PERTAMAKU LHO, JADI SARAN KALIAN JUGA PENTING BUATKU, BIAR AKU TAU MANA LETAK KESALAHANKU
__ADS_1
@rezhazulfa