Batas Cinta (#S1)

Batas Cinta (#S1)
Takut


__ADS_3

~Hari Kamis~


"Abi, Asma udah hafal 3 juz"Kata Asma dengan gembiranya


"kalo Hafids 5 juzz"


"Alhamdulillah, anak anak Abi udah besar"


"Ya udah kami berangkat dulu ya Bi?" Hafids pergi dengan bersalaman pada Abi, begitu pula Asma adiknya


"Iya


^Pertengahan jalan


"Itu anak baru ya kak, ?Tunjuk Asma sembari melihat dengan serius"Fajar!"


"Fajar, emang kenapa?"


"Kok dia berangkat dari warung Bik Ani?"


"Yai yalah, dia kan anaknya, hahaa!"


"Haaah.....!"


"Santuy ajah, emang kamu baru tau, diakan temen masa kecilmu dulu, kakak masih inget waktu kamu masih kecil banget, kamu main sepeda sama diaterus kamu jatuhh, "


"Asma inget kok, Tapi Asma ga tau, soalnya wajahnya beda sih.."


"iya bener, beda banget. Dia waktu smp nya sekolah di Kairo buat belajar, terus SMA nya balik deh"


"hooh.., jau banget "


"Mending berangkat sekolah, dari pada bahas itu!" menoleh ke Asma sekilas lalu berjalan kembali


####


"Gak kerasa ya Asma, udah mau nyampek gerbang sekolah tercinta kita"


"Iya Kak Hafids


"Ayo cepet!"Bentak Jalu


"wahhh..., ada Tania"Ketus Hafids pada Jalu, sebenarnya sih niatnya menggoda


"Cepet masuk sana, sama temen cewek loh, loh bikin gue badmood !"


Usir Jalu untuk menghindar pertanyaan Hafids, karena Jalu tak ingin Asma tau .


Asma hanya terdiam melihat cipika cipiki dari kak hafids nya dengan Jalu


Emangnya Jalu suka ke Asma? Pengen tau...., Yuk lanjutin baca novel .


Dari pada penasaran .....


^jam pertama di mulai (kelas Asma)


"Anak anak, kita tunda nanti ulangannya , karena ibu ada kepentingan"


"Iya Bu..."


"Asma,Mala!"Panggil Agis


"paa....?"Jawab Asma dengan cuek


" Nanti bagi bagi jawaban donk"Rayu Agis dengan sedikit suara keras


"Terserah kamu Gis!"

__ADS_1


"Kamu beneran Asma?"


"Bagi jawaban salah , hahah.."


"Haha...."


"Yuk ke Kantin Ma!"Ajak Mala


"Ayooo!!" Jawab Asma dengan semangat, karena perutnya sudah sms dari tadi


"Kertas pendaftaran osisnya mana?"


"Oh ya, Asma ambil dulu "


^Kantin^


Seperti biasa, genk Mafia itu sedang nongkrong di kantin


"Lho, bukannya itu teman temannya Jalu, kayaknya Jalunya gak Ada"


"iya ga ada, yuk kita tanya ke mereka!"ketus Asma


"Whattt.., you ga takut ga malu sama mereka?" Jawab Mala dengan mata lebar lebar sambil menggelengkan kepalanya


"yuk ah.., kita kesana"Kata Asma dengan santainya,


Asma dan Mala mendekati genk Mafia itu


"Tarik nafas(haaahuuuhaahuu), baca bismillah,berangkat..!!"


"Main berangkat ajah you!"timpal Mala


"Assalamualaikum"Ucap Asma dengan suara pelan


"Waalaikumsalam" Jawab mereka bersamaan


"cari Kak Jalu"


"Kirain gue, ingat ya, Jalu itu udah punya cewek!"


"Saya maukasih kertas pendaftaran osis" Balas Asma sambil memperlihatkan kertas itu


"Oh, kirain"


"Kak Jalunya dimana?"Tanya Asma lagi


"Di hati ku , eh salah, di kelasnya "Gombal Luke dengan memainkan alisnya sembari tersenyum


"Ada ada ajah si Luke, hahaa..." timpal salah satu temannya


Asma langsung pergi menjauh, karena ia mulai takut dengan genk itu,awalnya ia biasa saja, karena ia pikir mereka tak kenal dengan Asma, tapi karena mereka berkata yang tak di sukai Asma, Asma pun takut.


^Kelas XII putra


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam, nyari siapa?" Kata Ali sahabat Jalu


"Cari kak Jalu" Jawab Asma pelan


"Jal, pacarnya loh, lagi nyariin loh tuh!"


Jalu yang sedang tidur tiduran pun terbangun karena mendengar ucapan sahabatnya Ali "Pacar?"


"Mana?"Tanya Jalu pada Ali


"Tuhh.., disana"Jawab Ali dengan menunjuk tangannya ke pintu kelas

__ADS_1


"Ngapain kesini,"Ucap Jalu kepada mereka yang sedang memegang kertas pendaftaran osis"Oh.., kertasnya, mana!"


"Ini kamu yang ngasih Mal,aku malu!"Kata Asma dengan pelan


"Kok aku sih, ?"


"Tolong dong , kamu kan sahabat aku!"


"Hiya deh,"Jawab mala terpaksa"Bau aroma khas laki laki"


Kalian tau kan aroma parfum pria?..., Yups... betul, itu lah bau yang di cium oleh kedua gadis yang sedang berada di kelas putra itu


Mala pun masuk dan memberikan kertas itu pada Jalu


"kok bukan dia yang ngasih kok temannya , perasaan tadi kertasnya di pegang dia deh"Gumam Jalu yang sedikit melihat pada Asma lalu berhenti.


Asma dan Mala pun pergi dari kelas yang menakutkan itu


"Kelasnya harum ya Mal, pasti mereka pakai pengharum ruangan"


"Ya ampun Asma..., itu minyak yang di pakai mereka, eh apa tadi kamu bilang, harum ...?"


"Iya harum banget, Asma suka"Jawab Asma yang masih membayangkan bau harumnya


"Ih.,aku gak nyaman di kelas itu" Mala terkekeh geli dengan tingkah Asma


"Yuk ah ke kelas"


#####


Ulangan di kelas Asma pun di mulai


"Baik anak anak, kita mulai ulangannya"


"Baik Bu...!"


20 menit


"Asma.. sstt..., woii, tolong di jawab, mumpung ga ada Bu Okta"Ucap Soleh dengan sangat pelan


"Apa?"


"Nomor 5 apa jawabannya?"


"jawabannya, kita itu kemaren harus belajar!"Jawabnya sambil tersenyum


"Jan bercanda"Ketus Soleh yang mulai kesal


"Iya bener tuh kata Soleh , jangan bercanda!"Agis buka kata


"Jawabannya a"


"oh makasih "Jawab soleh


"Kok kamu ngasih jawaban ke mereka Asma?"celetuk Mala


"Asma jawab ngasal, Asma juga ga tau apa jawabannya"


"Kirain"


_________


assalamualikum


Jangan lupa di balas salamnya ya


@rezhazulfa

__ADS_1


__ADS_2