Batas Cinta (#S1)

Batas Cinta (#S1)
Tantangan


__ADS_3

"Asma!" Sesosok pria dengan baju putih dan celana panjang abu abu dengan jam tangan yang mekingkar di tangannnya berwarna hitam khas laki laki , lebih tepatnya Hafids


"Apa kak?"


"Kamu nggak papa kan?" Tanya Hafids, ia khawatir karena Asma yang menjadi panitia mc nya, karena yang Hafids tau Asma itu pemalu


"Nggak " Jawabnya singkat


"Ya udah kita pulang dulu ya Asma" Pamit Mala samabil meninggalkan Asma dan Hafids bersama Lia


"Ini kamu kan?" Ujar Hafids sambil menyentuh kening Asma dengan tangan kanannya, ia yakin kalau ini bukan Asma, Hafids hanya merasakan dingin dalam sentuhan kening Asma tadi


Asma mengkerutkan keningnya, ia bingung , ada apa dengan kakaknya itu


"Kamu nggak panas"Ujar Hafids lagi sambil menurunkan tangannya dari kening Asma


"Emang kakak sangka aku gila?" Tanya Asma yang mulai kesal


"Iya, soalnya kamu nggak biasanya kayak gini" Jawab Hafids dengan sangat jujur tanpa bohong sedikit pun


"Pulang yuk, dari pada denger kak Hafids bicara aneh terus"


"Ya udah" Hafids terkekeh dengan ucapan Asma , ia tau kalau Asma sedang capek dengan kerjaan osisnya yang akhir akhir ini bikin lelah dia


Memang, akhir akhir ini Asma selalu sibuk dengan pekerjaan osisnya, entah itu saat di sekolah ataupun sore, seperti kemarinnya


Walaupun begitu, Asma tak mengeluh, Asma nampak mulai bersyukur karena bisa menjadi osis di sana, karena banyak mendapat pengalaman, itu menurut Asma Az zahra


________


Pagi yang sangat terik, bagi ke lima genk mafia ini


Arga atau sebutan Jalu, ia sedang nongkrong di rumah Armand, Arga yang masih fokus pada game kesukaannya, Fatah dan Farhan nampak berpelukan gaya pria, walaupun tadi pagi mereka masih berantem


Ali dan Armand melihat Fatah dan Farhan yang berpelukan , mereka sedikit geli


"Eh lo berdua kayak ga ketemu 1 abad " Pekik Ali membuat Fatah dan Farhan melepaskan pelukannya


"Emang lo liat muka gue udah tua!" Fatah menunjuk pada wajahnya sendiri


Arga atau Jalu hanya melihat sekilas pada 4 semprul itu, lalu mengangkat bahunya acuh,dan memilih kembali ke game nya


"Kapan gue bilang elo tua?" beo Ali, sambil menyeruput kopi latte buatan maminya Armand


"Lo kan yang bilang 1 abad" Timpal Farhan


"Bang5at...!!!!" Seketika teriakan Jalu membuat para 4 semprul itu melihat ke arahnya


"Kenapa lo, habis di tolak cintanya?"

__ADS_1


"Gue kalah main ML" Jawabnya datar lalu kembali ke hp


" 4*****! " Ali juga ikut teriak


"Napa lagi sih, ditolak lagi cintanya?" Pertanyaan yang terus di lontarkan oleh Farhan


"Nih lo liat" Ali memberikan ponselnya pada teman temannya, teman temannya pun ikut melihat isi ponsel yang berada dalam layar itu


"4njirrrr....! " Umpat Farhan, ia kaget dengan apa yang ia lihat tadi di hp nya Ali


Jalu masih tetap pada prioritasnya, ia lelah dengan 4 semprulnya itu, yang terus bicara nggak ada habisnya, membuat Jalu memilih diam saja


"Mending lo liat nih Ga" Ucap Ali pada Jalu yang tengah fokus pada hp nya yang bermerk langka


"Hm?"


Ali memberikan hp nya pada Jalu,lalu Jalu juga melihat nya


Jalu terpelonjak kaget, ia berdiri lalu mengambil dan memakai jaket yang berada di sandaran kursi , jaket yang bercorak blueband . Ia pergi keluar dan menghidupkan mesin motor sportnya, yang terbilang miliyaran rupiah ini


Armand Fatah Farhan dan Ali tak ingin diam saja, mereka mengikuti arah tujuan Jalu, karena mereka khawatir Jalu akan melakukan apa apa, mereka yakin Jalu akan melakukan pada sesuatu pada Luke adiknya


"Mending kita ikutin si Arga" Ujar Ali sambil memakai helm fullface nya lalu bersamaan dengan itu, teman temannya mengangguk mengerti dan mengikuti arahan Ali


###


"LUKE, DIMANA ELO HAH!!" Teriak Jalu yang membuat seisi rumah kaget dengan teriakannya, Lexa yang awalnya sedang berada di atas kamar kini keluar untuk melihat siapa yang berteriak, sementara pembantunya yang sedang memotong bawang juga ikut melihat


"Diamana Luke Ma?" Tanya Jalu sambil melihat lihat ke semua arah mencari Luke


"Di tempat biasanya nongkrong sama temen tem..."


Jalu langsung pergi tanpa sepatah kata, lalu ia menghampiri tempat yang biasanya Luke nonkrong


###


Bughh...!


Tanpa ba bi bu, Jalu memukul wajah Luke adiknya yang sedang nongkrong enak enaknya, ehhh..., malah ada Jalu yang datang memukul wajahnya


Luke menunjukkan senyum sinisnya, ia menyeka perlahan darah yang keluar di sudut bibirnya itu, lalu maju ke depan ke arah Jalu


"Lo emosi?" Sahut nya


Teman teman Luke sebenarnya ingin menolongnya, namun luke mencegah dengan tangannya, seolah olah memberi isyarat 'Biar gue yang hadapin' , teman temannya pun menurut pada Luke


"Lo cemburu kan liat gue nemuin cewek lagi, hm?" Tanya Jalu sambil tersenyum mengejek pada Luke


4 semprul yang sedari tadi hanya menonton perkelahian itu, mereka tak ingin ikut campur jika sudah menyangkut perkelahian antara Jalu dan Luke adiknya

__ADS_1


"Gue cemburu?, lo nya ajah yang cari sensasi" Jawabnya penuh keberanian


"Terus ngapain lo narok foto Arga sama cewek di akun IG punya lo, lo kali yang iri karena masih jombs" Timpal Fatah


Fatah emang jagonya nih di bidang 'menyakiti tanpa berdarah' , makanya tak heran jika Fatah selalu mengeluarkan kata kata menyakitkan


Jalu marah bukan karena Luke menaruh fotonya sama cewek tapi yang bikin jalu marah itu kata kata yang Luke apload di IG milik Luke


' Udah punya cewek yang berprofesi sama, (osis), kalian nggak mau tau nih ceweknya, kek nya dia bakal jadi musuh para fans Jalu, hajar bos!!!!!"


Yang paling Jalu ingat ialah 'hajar bos!!!!!'


Itu isi kata katanya, tentu Jalu marah, karena di nggak mau si cewek itu terlibat, tentunya namanya Asma


"Kalo gua mau nyari cewek ya bebas, di luar sana banyak amat Ce wek" Ketus Luke sambil menekan kata yang berakhir di akhir kalimatnya


"Lo suka sama tuh cewek?" Jalu bertanya yang membuat 4 semprul itu saling bertatapan heran, mengapa Jalu bilang kek gitu, itu pikiran mereka


Karena mereka tau, selera cewek Luke, yang pasti nggak kayak Asma, karena itu jauh banget , bisa di bilang lima banding duapuluh, bukan bukan tapi satu banding seribu.


"Ngapain gue suka, gue nggak suka type kek dia, cewek lo nggak tau gaya, nggak menarik di lihat,nggak kayak yang lainnya"


"Oke, gue tantang lo suka sama dia" Jalu ngasal mengucapkannya, ia hanya ingin melihat seberapa bisanya Luke , walau Jalu mengatakan dengan sedikit mengejek


Tentu teman teman Luke dan 4 semprul itu kaget luar biasa


"Ok, kalo lo ga berhasil, lo harus turutin kata Papa buat pindah ke Amerika!" Jalu mengangguk dengan tantangan Luke


"Hm" Jawab Jalu dengan anggukan


Luke hanya tersenyum tipis, ia heran kenapa Jalu harus menantangnya dengan itu, padahal ia tau kalau type ceweknya nggak kayak Asma


Sebenarnya Jalu tak ingin melibatkan Asma dalam itu, tapi ia terlanjur berkata, ia tak bisa menarik lagi kata katanya, karena ia bukan type cowok nggak beranggung jawab atas perkataan , itu ajah


####


______ ♡♡♡ _______


Ketika kehadiranmu tidak


dianggap, ketahuilah bahwa


kamu sedang belajar tentang


cara PEDULI


______ ♡♡♡ ________


Kalian jangan lupa share novel ku ke mantan , pacar, ibu, bapak, temen sahabat, kerabat , temen kerja ,dan ke siapapun ya guys, biar aku makin senang:)

__ADS_1


Salam hangat dariku


@Rezhazulfa


__ADS_2