Batas Cinta (#S1)

Batas Cinta (#S1)
Bab 21


__ADS_3

Hari Sabtu yang bikin kesal bagi Asma, karena ia harus berurusan dengan Luke lagi, baru saja kenal dengan Luke malah selalu bertengkar. Namun Asma tak mau terlalu benci pada Luke, ia takut kebencian itu jadi cinta, makanya Asma selalu berusaha bersikap biasa pada Luke


Sekarang waktu istirahat


"Ayo ke kantin Asma!" Ajak Mala, ia sudah mulai lapar sepertinya, hingga menarik narik tangan Asma agar ikut ke kantin, namun Asma tetap saja tak mau


"Aku lagi males" Jawabnya bohong, karena Asma tahu, kalau di kantin pasti ada Luke, Asma nggak mau berurusan lagi sama Luke, melihat wajahnya saja, rasanya mau kabur, apalagi sudah bertatap muka


Heran?


Luke itu tampan , tajir, keren, terus kenapa Asma nggak mau?, yah karena Luke bukan type Asma lah


"Aku laper nih" Ucap Mala sambil mengusap ngusap perutnya seperti orang hamil


"Sama Lia ajah"


"Emang" Jawab Mala dengan nada ketus, lalu memegang tangan Lia dan membawanya keluar menuju kantin


Tinggal Asma seorang di kelas itu, semua temannya masih ada di kantin,Asma melihat ke kanan dan kiri, ia tak mendapatkan siapapun, hanya dia sendiri dengan di temani tas yang berada di sampingnya


"Sendiri?" Cicitnya pelan pada dirinya sendiri, lalu kembali merebahkan kepalanya ke meja "Kenapa ya, kak Arga selalu nggak hadir sama kak Ali kalo hari sabtu?, apa mereka bolos ajah ya, atau mereka ...."


"Ya elah jomblo" Celetuk Farhan dari ambang pintu. Asma tak menjawab, ia tau perkataan Farhan ditujukan pada Asma


"Makanya, cepet cepet deh punya ge be tan!" Entah mengapa Farhan tiba tiba nyeletuk tanpa asal usul nya. Mungkin benar kata orang orang, kalau jin itu bisa berubah ubah menjadi apapun yang mereka mau, mungkin Farhan bukanlah Farhan?.


"....." Asma tak menghiraukan, ia sudah tau, kalau sudah berbicara dengan Farhan dan Fatah, atau sering di sebut ' dua cowok pluto ' , nggak akan ada habis habisnya


"Btw, ngapain lo tadi sama Luke?"


"Maksud kamu?" Bukan tidak mengerti atas pertanyaan Farhan Tapi karena Asma hanya ingin tahu apa maksud Farhan yang sebenarnya


"Lo berdua satu mobil kan?"


"Terus?" Beo Asma, sebenarnya ia mengerti maksud Farhan, tapi ia lagi males bahas soal Luke ke Farhan ,Asma juga heran kenapa Farhan bisa tahu tentang itu, padahal Asma nggak pernah ngasih tau ke Farhan


"Lo berdua saling suka?" Pertanyaan itu membuat Asma kaget, dan ia tiba tiba ketawa


"HaHaHahhhh"


"Nggak ada ombak nggak ada angin nggak ada panas, lo malah ketawa, lo waras?"


"Ya iyalah O'on" Tidak salah lagi, Asma menirukan gaya bicara Luke yang kemarin pagi , entah mengapa tiba tiba Asma jadi ketularan juga


Farhan memang sengaja ke kelas hanya untuk menemui Asma, ia ingin bertanya apakah Asma saling suka sama Luke, kalau itu benar, berarti itu adalah berita gembira buat Farhan karena Farhan adalah sahabat Jalu


Tak hanya Farhan, Jalu dan yang lainnya pasti akan tertawa kemenangan, bukan hanya itu mereka akan pesta besar besaran buat hari kemenangan itu


"Kalian berdua saling suka?" Pertanyaan yang sama yang di lontarkan Farhan


"Suka, ya kali aku suka sama dia"Jawab Asma setelah selesai tertawa"Kenapa kamu nanyain itu, dan kamu tau dari mana kalau aku tadi pagi sama ..... mmm..., sama.....???"


"Luke" Timpal Farhan


"Iya, diam diam kamu mergoki aku ya?"


"Gue nggak sengaja ajah liat lo sama Luke satu mobil" Jawab Farhan lalu pergi dari kelas itu, ia kira Luke sudah suka sama Asma, tapi nyatanya nggak. Kepergian Farhan menandakan kalau dia kecewa dengan jawaban Asma tadi


Setelah Farhan pergi, Asma pun ke kantin, ia mulai bosan di kelas menunggu Mala dengan Lia yang belum datang juga

__ADS_1


"Luke Luke" Subhan mmemanggil Luke karena Subhan melihat Asma,Subhan memang sudah tau kalau Luke dari tadi mencari Asma


Bukan karena suka, Bukan!. Tapi karena Luke mau nagih hutang Asma , itu loh, yang katanya 15 hari


"Mau kemana?" Tanya Luke saat Asma melewati kelas Luke


Asma menoleh ke arah Luke, ia tetap berjalan dan berusaha kabur dari pebglihatan Luke dan Subhan yang kini entah kenapa selalu mencari Asma


"Lo punya janji sama gue" Ucap Luke sambil berlari mengejar Asma bersama Subhan


Asma terbelalak dengan pernyataan Luke, bisa bisa ia mengingat itu , padahal Asma hampir saja melupakan saat Luke membuat janji itu "Astaga, ternyata dia masih ingat?" Batin Asma


"Berhenti lo!" Giliran Subhan yang memerintah


"Ini lagi siapa ?" Gumam Asma sesekali melihat ke belakang untuk mencari tahu wajah dari orang suara yang berbeda yang tak lain Subhan lah


"Lo udah punya hutang sama gue!"


Asma berlali makin cepat, ia menuju ke taman taman sekolah yang luas, disana terdapat siswa dan siswi yang sedang dduk di taman ada juga yang bermain ponsel dan yang lainya


"Astaghfirullah" Asma hampir saja menabrak siswa di hadapannya, untungnya ia langsung mengerem kakinya dengan cepat "Ya Allah, aku kira apa?" Cicitnya pelan, nafas Asma mulai makin kencang karena berlari tadi


"Kenapa?" Tanya siswa itu


Saat Asma mendongak, ternyata itu Ilham "Kak Ilham?" Ujarnya namun dalam hati


Ilham adalah salah satu pria yang di gemari Asma karena dia tampan selain itu, ia ramah baik dan pintar lagi. Ingat waktu Ilham menyuruh Asma naik mobilnya, disaat itulah Asma menjadi penggemarnya Ilham walau belum bisa di bilang suka


Rasanya Asma ingin bermajas 'Nikmat apa yang engkau dustakan?' Itulah sedari tadi yang ia ingin katakan pada Ilham, cowok yang berada di depannya namun Asma tak kunjung berani


"Kenapa?" Tanya Ilham lagi


"Siapa?" Ilham melihat di belakang Asma, nampak Luke dan Subhan sedang berlari ke arah Ilham, Ilham tak yakin jika Luke dan Subhan lah yang mengejar Asma, bukan karena apa. Itu karena Luke dan Subhan cowok yang punya type paling gengsi jika harus berurusan dengan wanita yang berhijab


"Siapa?"Tanya Ilham lagi, karena ia yakin bukanlah Luke


Asma mengatur nafasnya , "Luke"


Benar saja, Ilham yang mendengar itu membuka mata lebar lebar karena tak percaya. Ilham tau kalau Asma nggak kayak cewek lain, dia nggak banyak tau tentang Ilham dan pastinya tentang Luke


"Woi, lo mau kemana?" Subhan mengatur nafas sejenak lalu ke arah Ilham


Asma bersembunyi di balik badan Ilham yang tinggi "Jangan kasih tau kak" Lanjut Asma lagi dengan cicitan pelan


Sebenarnya Asma malu pada Ilham, namun tak ada plilihan lagi, kalau ia memilih melanjutkan lari nya, otomatis ia akan berjalan menuju toilet Asma nggak mau terjebak di sana dan yang kedua, disana banyak siswa dan siswi yang pastinya akan menilai Asma salah pastinya


"Ngapain lo ?" Ilham bertanya


"Lo tahu, tu cewek tadi kemana?"


"Di belakang gue" Jawab Ilham, sambil menunjuk dengan arahan matanya


"Mati aku, kak Ilham tega banget jadi orang" Gerutu Asma dalam hati, sambil memukul jidat nya sendiri


"Keluar lo!" Subhan memerintah dengan nada tinggi karena Subhan bukanlah type orang penyabar


Asma keluar dari persembunyiannya, ia menunduk malu sekaligus takut


"Sana pergi lo, gue ada urusan sama dia" Usir Luke pada Ilham. kakaknya sendiri. Luke tahu apa yang akan terjadi jika Ilham berada di situ

__ADS_1


"Kalo gue nggak mau?"


"Ilham!" Bentak Luke


"Alien?" Asma menengadah ke atas , ia mencoba meyakini Luke dan Subhan


Luke Subhan dan Ilham juga ikutan melihat ke atas awan, karena ucapan Asma tadi, walau sedikit aneh mungkin dengan ucapan Asma


"Mana?" Beo Subhan


Saat Luke dan Subhan sedang sibuk mencari alien di langit, Asma malah menepuk nepuk bahu Ilham. Ilham mengangkat satu alisnya heran apa yang terjadi . Asma memberi kode kalau ia akan lari dan Ilham hanya mengangguk mengiyakan


"B3go!"


"Kenapa?" Beo Subhan


"Dia hilang, lagian gue kok bisa percaya sih sama alien" Ucapnya menggerutu diri sendiri


"4njay di boongin, yaaahaaaa!" Dialog terbaru Subhan yang bikin Luke kesal


"Gara gara lo Bang"Ucapan Luke tertuju pada Ilham


"Lagian lo ngapain main kejar kejaran sama tuh cewek"


"Bukan urusan lo!" Jawaban Cuek dari Luke


"Gue sih B ajah" Ujar Ilham acuh


Sedangkan Asma sudah sampai ke kelasnya dengan nafas putus putus


"Selamat aku" ucap nya gelisah


"Lo habis latian lari?" Sekarang Fatah


"Iya" Jawab asma, ia nggka mau banyak bicara sama 'cowok pluto'


"Oh"


Sungguh..., jawaban Fatah membuat Asma tak percaya, kalau Fatah gampang di tipu. Mungkin karena Fatah lagi males juga kali ya, buat debat?, ah ngapain juga mikirin?......,


Pertanyaan yang muncul seketika di benak Asma







15 like dan lanjut....


Hehe....nggak papa lah


Kalau menurut kalian ini sedikit, itu benar karena Aku lagi males malesnya ngetik. Tapi kalian nggak lupa kan buat terus dukung aku dengan 'vote' aku biar aku makin semangat


@rezhazulfa

__ADS_1


__ADS_2