Batas Cinta (#S1)

Batas Cinta (#S1)
Mencari


__ADS_3

^Sepulang sekolah


"Oh iya Hafids, titip salam buat Asma, gws ya!"Taufiq buka kata


"Iya, iya "Jawab Hafids dengan nada malas


"Hafids!" Sesosok wanita memanggil nama Hafids


Saat Hafids menoleh, tak disangka itu adalah Tazkia, wanita yang ia sukai


"Ada apa Tazkia?"Tanya Hafids .


"Duh , jantung ku mau copot nih kayaknya. Tazkia, jangan bikin aku tambah gugup dong"Gumam Hafids yang sangat gugup sambil melihat Tazkia dengan batin yang sangat senang


Bagi Hafids, ini adalah moment yang langka banget, jarang jarang mereka bicara berdua kayak gini.


"Mau Pulang bareng Hafids ya Tazkia!"celetuk Taufiq dengan nada gombal


"sssttt...., " Hafids mencubit Taufiq dengan tatapan sinis"Maaf ya Tazkia, si Taufiq suka bercanda, hehe"ucap nya pada Tazkia agar tak salah paham dengan sedikit candaan


"Iya gapapa. Oh iya, aku titip pesan buat Asma semoga cepet sembuh, dariku" Timpal Tazkia


"Iya Tazkia, btw (by the way:ngomong ngomong), kamu tau dari mana kalo aku punya adik, terus adik aku sakit?"Tanya Hafids


Dengan pertanyaan Hafids yang banyak itu, Tazkia hanya bisa menjawab


"Aku buru buru nih, aku pulang dulu ya!" Jawab Tazkia sembari berlari untuk pulang


"Eh, Tazkia, belum juga di jawab udah pergi, btw kenapa Tazkia bisa tau ya"


"Ya bisa lah, kamu kan orang istimewa bagi Tazkia"Celetu Taufiq


"Taufiq, kalo didepan Tazkia jangan bilang yang aneh dong!"


"Hehe..., iya maaf ya Hafids!"Jawab Taufiq sambil tersenyum melihat ekspresi wajah Hafids yang malu itu


" cepetan Li!" Ucap Jalu sambil berlari sekencang kencangnya

__ADS_1


"Iyahh... Jalhh....hhh....."Jawab Ali panik dengan nafa putus putus


"Si Jalu ngapain main lari larian ama Ali"Sahut Taufiq


"Temenku yang satu ini kok gini ya, sikapnya kayak anak kecil". Batin Hafids sambil melihat Taufiq


"Jalu!" Panggil Hafids


"Apaan sih !"Jawab Jalu Judes


Hafids memang tak menghiraukan sikap Jalu yang cuek, ga punya hati, pemarah, karena walaupun itu menyakitkan, kata kata itu pasti tak tulus


Jadi teman Jalu ajah harus sabar, apa lagi sahabat, terus pacar, wkwkkk.


Wahhh..., harus sabar ya kalo jadi sahabatnya si Jalu ini, terutama Ali sahabatnya


"aduhh......., capek, untung mereka belum keluar kelas"Ucap Jalu dengan nafas terengah engah


"Nungguhh.., siapahhhh...sih...?"


"Eh Jal, mau berapa lama kita berdiri kek gini terus" Sahut Ali yang kesal


"Ok Jal, eh emang lo lagi nunggu siapa?"Tanya Ali


"Ntar gua kasih tau!"Jawab Jalu yang fokus melihat siswi keluar dari kelas satu persatu


"Gua perhatiin, kayaknya si Jalu lagi nunggu seseorang, masa ia, dia lagi merhatiin satu persatu murid yang keluar dari kelas itu"Gumam Ali yang lagi kepo sambil melihat kelas yang dilihat oleh Jalu yang tak lain adalah kelas Asma


"Pulang!"Ujar Jalu"berarti Hafids ga bohong nih"


"Siapa sih?"Tanya Ali yang semakin kesal karena Jalu tak menjawab pertanyaannya


"Bang Jalu, Bang Ali" Sapa Luke


"Duh ada Luke nih, gua harus cepet pergi nih" Gumam Jalu yang sedang melotot kaget melihat Luke


"Gua tau nih, pasti Jalu bingung karena ada Luke, gua kerjain ajah dia, siapa suruh ga jawab gue dari tadi" Batin Ali yang tersenyum licik ke Jalu

__ADS_1


"Sini Luke!" Ajak Ali


"Ali" Bentak Jalu. Namun Ali tak merespon


"Sini Luke!"


"Awas ya loh Ali, gua habisin nanti kalo ga ada Luke" Jalu tersenyum sinis


"Bang Jalu lagi nunggu Tania ya, tapi kayaknya kelas Tania bukan ini Bang"


"Iya gua tau !Jawab nya cuek


"Loh mau ngambil pacarnya Hafids ya Jal?" ketus Ali


"Ember loh Ali!" Teriak Jalu yang sedang sangat marah


"Sini loh ikut gua dulu!" Jalu menarik tangan Ali dan membawanya untuk berbicara padanya sebentar


"Pacarnya Hafids?, Gua harus cari tau siapa itu Hafids dan pacarnya, kok kayaknya Bang Jalu ngejar dia ?"Pikir Luke


"Loh bisa gak diem dulu, kan ada Luke, !"


"Loh sih ga ngasih tau gua!"Ali menjawab tak mau kalah


"Tapi kan loh tadi tau apa tujuan gua hah...!"


"Jadi bener tujuan loh itu, ga nyangka gua bener" Ali menggeleng kepalanya


"Untung loh sahabat gue, kalo nggak pasti loh udah abis !"


"Iya maaf Jal !"


Sebenarnya readers, Jalu itu udah cerita tentang Asma yang selalu ga respon


perkataan Jalu, Jalu kan kesel, jadi ia cerita sama Ali sahabatnya, Jalu tau kalau Ali tak akan menghianatinya


_ _ _ _ _ _ _ _ _ _

__ADS_1


Jangan lupa ya pencet tombol like, kalo udah komentar juga gapapa


@rezhazulfa77


__ADS_2