Batas Cinta (#S1)

Batas Cinta (#S1)
Pertemuan part 1


__ADS_3

~1 pekan


"Kak Hafids, Asma berangkat dulu ya!"Teriak Asma dengan terburu buru, tanpa memikirkan Hafids


"Asma itu tidak peduli kakanya apa?" Hafids berbicara saat Asma sudah pergi meninggalkannya


"Kamu tau kan sifat adikmu yang sedikit nakal itu, "


"Dia juga pernah melawan aku Bi"Ucap Hafids semakin kesal


"Namanya juga Asma"Kata Abi sambil memotong bawang putih


"Haduuh.., Asma harus cepet nih"Kata Asma sambil melihat gerbang sekolah, dan berlari dengan sekencangnya, ia hanya terfokuskan pada gerbang sekolah SMA MUTIARA INDAH


"Hati hati, ntar jatuh terus nangis deh" Sahut Luke


Luke Aryan Ginata adalah adiknya Jalu Aryan Ginata,ia sedang menggantikan Jalu yang sedang ke Tandas


"siapa sih, orang ini, ikut campur, kayak es campur"Batin Asma yang kesal sambil menatap Luke lalu kembali fokus ke depan


"Apa liat liat gue, emang gue kurang tampan apa? Celetuk Luke, setelah Asma menoleh ke depan lagi


"hmm..?"Jawab Asma dengan geli"aduhh.., ke g-r ran nih"


Asma langsung meninggalkan Luke tanpa berkata apa apa padanya


"Siapa sih tuh cewek, kok cuek bener. Tambah lagi dia ngacangin gue, emang gue ini rujak"Gumam Luke sambil melihat Asma dari belakang


cklik....


"Ngapain loh moto moto gua?"


"Ini kan adegan terbaru Bang Luke lagi di cuekin cewek " Jawab salah satu siswi cewek yang lagi memperlihatkan mata genitnya pada Luke


"Bruuggg..". Asma terjatuh karena berlari"Haduhh"


"Sini aku bantuin kamu" celetuk Tazkia sembari mengambil tangan Asma


"Makasih kak. Loh, kok kakak bisa kenal aku ya?"


"Ya kenal , kamu kan temannya Hafids"Jawab Tazkia sembari tersenyum.


Sebenarnya Tazkia cemburu ketika melihat Hafids menunggu Asma. Tazkia kira, Asma adalah temannya, bukan adik


"Kak, aku ini adiknya "


"Oh adiknya ya, yaudah kak Tazkia pergi dulu"."syukurlah, dia adiknya, berarti aku punya adik ipar ya, hahah"Gumam Tazkia sambil tersenyum sendiri. Diam diam, Tazkia juga menyimpan perasaan pada Hafisds


"Eh, Asma cepetan piket kelas" ketus Agis dengan nada tinggi


"Sabar dong". Agis memang selalu membuat Asma kesal. Saat pertama kali masuk kelas, Agislah yang melotot pada Asma.Asma tetap teguh, karena setiap mencari ilmu, pasti ada cobaannya


Setelah beberapa jam


1 jam...

__ADS_1


2 jam...


~jam istirahat


"Aaaaa....."Teriak Agis"Enggaakkk..!" Semua mata tertuju pada Agis dengan tatapan heran


"jangan lebar lebar buka mulutnya, ntar kemasukan gajah, upssss" celetuk Fatah yang langsung mengakhiri perkataannya dengan 'upsss' seketika itu ia menutup mulutnya


Agis mendaak berhenti dari tangisnya dan menatap Fatah dengan sinis, walaupun Fatah tak menghiraukannya, Agis kembali bersedih


"Sabar Gis, kalo udah di putusin sama indra, buang ajah ,dia udah jadi sampah" sambung temannya, Fani


"Tuhaaannn....."ucap Agis sembari mengacak ngacak bukunya


"Oh....., jadi loh di putusin , wkwkwk......, sakit battt" Farhan tiba tiba bicara sambil mengatakan 'sakit battt' dengan akting dramatis


Semua murid disitu ikut tertawa terpingkal pingkal melihat tingkah Farhan, Agis menatap mereka sambil menunjukkan mata sinisnya lagi, mengisyaratkan agar berhenti berbicara


"Haha........." Farhan dan Fatah masih tertawa di atas penderitaan orang lain


"Pacar kok di tangisi "Kata Asma dengan pelan


"Nih orang, ga pernah ngerasain cinta"Timpal Mala


"Itu siapa ya Mal?"Tanya Asma sambil menunjuk ke arah luar pintu yang ada sosok lelaki


"Fajar"Jawab Mala simple dan datar


"Bukan, yang waktu itu tanya siapa nama guru?" Elak Asma yang masih terfokuskan pada sosok lelaki yang ada di depan pintu kelasnya , Asma masih ga percaya kalu Mala tau namanya


"Dia udhpah pergi..,"Gumam Asma "Kok kamu tau namanya ?"


"Dia kan Sepupu aku"


"hhha" jawab Asma kaget dengan mata lebar lebar


"Biasa ajh kali"


"Lihat fajar terus ngelamun tuh, jatuh cinta ya?


"Bukan cinta Mal, tapi kagum akan kuasa Allah, Subhanallah"Jawab Asma dengan senyuman manis


"Itu sama ajah , c i n t a!" Mala mengucapkan kata cinta dengan tekannan


Sebenarnya Asma hanya ingin mengenalnya saja, tapi ia tak mengelak perkataan Mala yang bilang cinta padanya, karena ia takut benar benar cinta


Asma memang type orang ingin 'mengenal di lebih dalam', tapi ia hanya ingin mengenalnya, tak lebih, Asma sosok gadis yang tak mudah jatuh cinta, walaupun dari kelihataannya ia sangat mudah


"heheh.., .Oh ya, kamu tau gak genk mafia yang sering ngumpul di Kantin?"


"Ya iyalah, mereka kan anak ga jelas" celetuk Mala


"Jangan salah nilai Mal, salah satu di antara mereka ada yang menjadi andalannya Bapak Sam, katanya sihhh"


"oh ya....."Belum selesai bicara, bel pun berbunyi

__ADS_1


"Kriingg...!"


"Besok ajh Mal lanjutannya!". Kata Asma sambil membersihkan bangkunya dengan tergesa gesa


~Sepulang sekolah


"Bruggg" Seperti biasa, Asma elalu terburu buru dan terjatuh , dan parahnya, ia tak sengaja menabrak bahu seorang lelaki


"Aduhh, maaf !".Ucap Asma tanpa melihat orang itu, sembari mengambil tasbih nya yang ia sayangi dan selalu di bawa kemana mana , terkadang ia simpan di sakunya


"Iya"Jawab lelaki itu . Asma bangun dari jatunya, ia kaget ketika melihat siapa yang ia tabrak tadi


"Astaghfirullah.., ini Fajar kan, Asma ga mimpi kan Ya Allah"Batin Asma yang sangat senang, tapi tak menampakkan pada Fajar. Asma pandai berakting ternyata.


"Sekali lagi Maaf ya, aku ga sengaja"Ucap Asma dengan rasa bersalah


"Iya ga papa "


"Asma!"Panggil Hafids dari kejauhan


"Iyatunggu kak Hafids"ucapnya pada Hafid" Aku pergi dulu "


"Asma namanya ya. Eh, Itu kan kak Hafids, terus si Asma siapanya?"Gumam Fajar sambil melihat Asma lari menuju Hafids


"Maaf kak Hafids"


"iya"


"Asma!" Sapa Taufiq


"Iya?"


"Hedeh.., yuk pulang"Ajak Hafids yang bosan melihat tingkah Taufiq


"Besok ketemu lagi ya!"


"Itu siapa kak?"Tanya Asma pada Hafids


"Taufiq, temen kakak" Jawab Hafids malas, tak ingin panjang panjang, ia tau temannya si Taufiq itu suka sok kenal


"Ramah ya"






@rezhazulfa


Asslamualaikum


"jangan lupa jawab salam" :-

__ADS_1


__ADS_2