Batas Cinta (#S1)

Batas Cinta (#S1)
Curhat


__ADS_3

Waktu ketika Jalu menceritakan keluhannya kepada Ali sahabatnya tentang ia pertama kali ini di cuekin


"**Gua mau curhat nih bro!"Sahut Jalu yang lagi berdua di cafe bersama Ali dengan wajah serius sembari menyeruput kopi exspresonya dan menaruhnya kembali


"Apa ?"Tanya Ali


"Loh jan ketawa ya, awas !"


"Emang kenapa, lo mau buat lawak nih ye...?"


"Bukan mau curhat"Jawab Jalu serius lagi, menatap Ali dalam dalam


"Iya apaan!"


"Gini...., gua kan kalo ketemu ma cewek terus bicara, biasanya mereka bakal respon gua, tapi kenapa ya kali ini dia ga respon, padahal dia kan tau kalo gua itu tampan, kaya sejagat raya, terus banyak cewek yang naksir ma gua" Ucap Jalu dengan sedikit bangga namun masih ada kekesalan juga


"Gua tau banyak yang naksir ma loh, tapi loh cuekin mereka ajah, Tania ajah belum di jadiin pacar sama loh, padahal dia kan ngejar ngejar loh, terus gua juga tau kalo loh punya mantan lebih dari 10, tapi kenyataannya loh ga cinta sama mereka, loh ga nangis walaupun ditinggalin mereka, justru mereka yang nangis karena ditinggal loh"


Bicara Ali tanpa henti bicara, Jalu hanya mendengarkannya dengan santai mendengarkan pembicaraan Ali nampak tak begitu dramatis bagi Jalu,sementara Ali sangat serius bicara


"Hoaaammmm...,"Jalu menguap"Hedeh.., kok jadi tukang khotbah jumat loh Ali, gua yang curhat, kok loh yang banyak bicara"Ketus Jalu yang tak mengahargai pembicaraan Ali


"Sesekali gitu, loh mikir perasaan orang lain Jal, gua tau loh ga punya hati, tapi kalo loh nyakitin wanita, sama ajah loh nyakitin ibu loh!" Ali mencoba menahan kekesalanya dengan menyeruput kopi latte nya


"Kenapa dia ga respon gua ya?"Tanya Jalu yang tak mengubris perkataan Ali dan kembali ke pertanyaan awalnya

__ADS_1


Ali mencoba tenang, ia juga menggeleng geleng kepalanya perlahan karena sikap sahabatnya itu dan mencoba menjawab pertanyaan sahabatnya itu


"Mungkin dia ga tertarik sama loh Jal"


"Ah...,masa sih , apa gua coba nanya langsung ke dia ya besok?"


"Uhuk"Ali tersedak saat minum kopi, lalu ia menepuk beberapa kali dadanya"Ya kali, loh mau tanya langsung ma dia, tumben ajah loh kek gini"


"Ia juga ya, malu gua"


"Kayaknya gua bakal liat loh jatuh cinta untuk kedua kalinya nih, hemmmm....,ga sabar gua nih liat loh bahagia sambil gandeng tangan sama cewek lagi " Ali tersenyum jahil


"Ga akan, ga ada type wanita yang gua suka didunia ini, cuma Astrit yang terakhir di hati gua, sekarang gua mau coba lupain Astrit itu, camkan !"


*********


"waalaikum salam Hafids"Jawab Abi


"Abi kok tidak bekeja sekarang?"


"Abi kan jaga adikmu ini, masa dia harus sendiri, ya kan"Abi menjawab dengan senyuman , agar Hafids tidak khawatir


Hafids beranjak ke atas menuju kamar Asma


"Ini susu buat mu Asma"Ujar Hafids sambil memberi sekaleng susu beruang pada Asma yang terbaring lemas di kasur

__ADS_1


"Makasih kak"


"Terus ada salam dari Tazkia sama Taufiq semoga cepat sembuh"lanjut


Hafids


"Ia makasih lagi kak" Asma menjawab dengan senyuman manis


"Kok kamu bisa kenal Tazkia ?" Tanya Hafids


Asma pun menceritakan nya kepada Hafids, dan Hafids berekspresi dengan wajah senyum yang penuh arti


"Kak Hafids senyum senyum, haha....." Batin Asma yang melihat Hafids tersenyum sendiri"Terus katanya kita mau mengajar di Madrasah kak?"


"Kalo itu sih, 2 hari lagi katanya Abi"


"Oh ok!"


^********^


HAI HAI READERS SETIAKU, INI KARYA PERTAMA KU LHO, JADI JANGAN LUPA LIKE , KOMENT DAN VOTE YA


TAPI KALO MALES KOMENTNYA, KALIAN KLIK TOMBOL LIKE,


BIAR AUTHOR LEBIH SEMANGAT BUAT KARYA INI!

__ADS_1


IG @REZHAZULFA77


__ADS_2