Batas Cinta (#S1)

Batas Cinta (#S1)
Di hukum


__ADS_3

Jam mulai menunjukkan pukul 06:18


Asma Az zahra, gadis yang masih duduk di kelas X ini belum juga berangkat ke sekolah


"Kamu berangkat sendiri dulu, Kakak lagi sakit nih" Ujar Hafida dengan suara yang tak biasa


"Yahhh..., aku sendiri dong kak"


"Iya..., Huaccih..." Jawab Hafids, sudah beberapa kali ia bersin, hafids mulai mengambil tissue untuk flunya itu


Asma melihat jam dinding, ia kaget karena sebentar lagi akan masuk sekolah, apalagi kalau ia sampai terlambat, bisa bisa ia di hukum berlipat lipat karena ia sudah menjadi osis


"Abi mana?, aku mau berangkat sama Abi pakai motor" Ujar Asma lagi, nampak iya naik turun tangga mencari keberadaan Abi nya, namun tak kunjung di temukan


"Abi udah berangkat kerja ngurus perusahaannya "


Asma tak berkutik, ia mulai berlari menuju sekolahnya, ia takut akan terlambat, mulai dari jalan berbelok ia lewati dengan cepat


Dan sampailah ia pada sekolah SMA Mutiara Indah


"Akhirnya sampai jug..."


Asma kaget karena kini jam pelajaran sedang di mulai, dan ia masih di depan gerbang sendirian, ia tak berani melangkah, rasa rasanya Asma ingin sekali bolos


Dan kebetulan gerbang nya di buka di karenakan Asma itu Osis, itu kata Pak Hendra, alias satpamnya


"Bolos kali ya" Batin Asma


"Enggak ah, di rumah ada kak Hafids, lagi pula kalo aku bolos ntar Abi di panggil ke sini, parahnya lagi aku masih punya tanggung jawab osis, Ya Allah tolong Asma" Lanjut batinnya lagi


"Kamu terlambat silahkan berdiri di sana " Bentak Pak Yanto, yang tak lain guru BK, yang selalu marah marah, entah mengapa guru BK itu selalu saja sama sifatnya. pemarah


Tentu Asma kaget, tanpa menjawab Asma pun melangkah tertunduk menuju halaman kelas dan berdiri di sana, namun tak lupa sebelum itu, Asma menaruh tas nya ke tempat yang lain agar tak ikut panas


Asma berdiri dengan seorang diri, tanpa teman


"Woi , itu cewek yang lagi viral di sosmed" Ucap salah satu siswa laki laki yang tak jauh dengan keberadaan Asma


"Bener bener, ngapain dia, apa dia lagi dihukum?" Tanya yang lain


"Ya iyalah, mau ngapain lagi, ya kali dia mau bikin kulitnya makin item" Jawab yang lain.


"Kalian kembali ke PELAJARAN" Teriak Guru yang sedang mengajari kelas itu, ia pusing dengan kelakuan mereka yang tak habis habisnya, sesekali guru itu mengelus ngelus dadanya dengan sabar


"Luke, lo liat tuh cewek yang lo bikin viral , dia lagi di hukum kayaknya" Ujar Subhan , teman sebangku Luke, lebih tepatnya teman baik sih


Luke hanya diam , ia tak ingin buat masalah kali ini


"mending lo samperin dia, dianya lagi di halaman "


Sebuah pesan dari Seseorang dengan nama kontak Arga di hp Luke


"Gue lagi males buat onar" Luke menjawab pesan itu dengan diam diam


"Bilang ajah kalo lo takut cinta sama dia"


Baru saja ia ingin menjawab chat dari Arga, namun


"Luke, kamu lagi ini nggak dengerin bapak apa" Bentak guru tersebut dengan mata melotot sambil memegang kayu panjang seperti ingin memukul Luke habis habisan

__ADS_1


"Terus?" Jawab Luke tanpa dosa


"KAMU KELUAR, BERDIRI DI SANA SAMPAI JAM IS TI RA HAT!!" Teriak guru tersebut, ia memijat mijat keningnya dengan perlahan agar tidak terlalu stres, sesekali murid yang melihat itu tampak lucu dengan Guru itu


"Ok" Jawabnya simple lau pergi berdiri di luar di samping Asma berjarak 5 m


Asma yang melihat Luke dekat jarak dengan nya, ia pun menggeser tubuhnya agar tidak terlalu dekat dengan Luke


Luke tersenyum tipis tanpa ada yang tau makna senyum itu


"Osis kok terlambat, cih" Ejek Luke, ia memang ingin membuat Asma marah


Asma sebenarnya ingin marah, tapi kini ia sedang mengalah karena terik ynag panas membuatnya lelah


"Kamu berdiri sampai istirahat!" Sahut Pak Yanto pada Asma, lalu meningalkan Asma bersama Luke yang berdiri seperti patung yang bernafas


"Kok 2 jam, kan biasanya sampai 1 jam" Ujarnya, tanpa sadar ada Luke di sebelahnya


"Ya iyalah O'on, lo kan osis, makanya di kali dua" Celetuk Luke


"Ohhh.." Asma be-Oh saja dengan jawaban Luke, meskipun ia nampak kaget sebenarnya, tapi ia tak menampakkan


Luke sudah terbiasa dengan hal panas di pagi ini, karena ia beberapa kali di hukum


Luke melihat Asma yang sedang mengkipasi dirinya dengan tangan tangannya sendiri


"Lo kuat kan?" Tanya Luke, ia takut Asma pingsan, karena kalo Asma pingsan, ia tak mau menolong , takut dikira suka sama Jalu


Asma tak menjawab pertanyaan Luke, ia diam saja, dan terus mengeluh dalam hati nya


"Panas, gerah, capek, rasanya pengen pingsan tapi gak mau" Keluh Asma namun dalam hati


Lalu Luke memebri naungan pada Asma, agar dia tak terlalu panas


"Lo kecil, ntar nggak kuat, kalo gue sih biasa ajah, berasa adem"


"Aku ini kelas X kamu kelas X juga kan, ngapain kamu bilang aku kecil" Jawab Asma


"Lo gak liat tubuh pendek lo yang sejajar sama bahu gue" Timpal Luke dengan menghadap ke Asma


Asma memandang ke depan , ia fokus pandangan ke depan


"Kamu nya ajah yang ketinggian" Ketus Asma yang masih memandang ke depan, tanpa melihat Luke yang menghadapi nya


"Lo kuat gak?, Lo ga bakal pingsan kan?"


Asma tak bergeming sedikit pun


"Kapan istirahat nya sih" Keluh Asma, namun lagi lagi di batinnya


Luke sedikit kesal karena tak di jawab oleh Asma, ini pertama kalinya ada cewek yang gak suka dia, padahalkan secara penampilan Luke itu keren, tampan , terus kaya lagi


"masih 1 jam" Sahut Luke, ia hanya memberi tahu pada Asma agar Asma tahu


Beberapa kali Asma menghembuskan nafasnya, ia capek


"Itu kan cewek yang viral di sosmed akun Bang Luke"Salah satu cewek yang mengintip melalui jendela kelasnya


"Bener bener tuh cewek, sekarang dia mau deket sama Abang Luke"

__ADS_1


"Bang Luke, uhuyyyy...."


" Jangan deket deket sama tuh cewek!"


Semua ocehan yang dilontarkan Siswi pada Luke membuat Asma heran, Asma bingung kenapa semuanya meneriaki Luke seperti layaknya Artis, sedangkan Luke hanya terdiam tak mengubris perkataan para siswi untuknya


"Kamu siapa?" Tanya Asma


Luke mengernyitkan senyumannya, akhirnya Asma bertanya itu, padahal Luke baru saja ingin memberi tahu nya, namun Asma dulu yang bertanya


"Gue Luke adiknya Arga"


"Oh......"


"Kok-Oh, loh gak mau tau siapa Arga?"


"Udah tau"


"Siapa?"


"Ya di pikir sendiri!"


Luke sungguh jengkel dengan jawaban Asma


"Lo it...."


"Kak Jalu"


"Wah wah, jadi si Arga udah ngasih tau dia nih, bodoh lo Ga" Batin Luke sambil tersenyum sinis entah kemana


"Lo Asma namanya kan?"


Asma sedikit kaget , kenapa banyak orang yang tau padanya, padahal Asma gak pernah tau mereka dan tak pernah berurusan dengan mereka, Asma mencoba biasa biasa saja


"Kenapa?" Tanya Asma


Luke tak menjawab, ia ingat kalau nggak boleh sampai jatuh cinta sama Asma.


Keheningan .......


Asma sudah tak kuat lagi, rasanya ia ingin berteduh, sementara Luke masih diam sambil main hp, karena para guru gak ada yang jagain mereka berdua, jadinya si Luke mulai main hp deh


Mata Asma sudah tak kuat menahan panas yang makin terik, ia hampir saja jatu namun Asma segera sadar, kedua kalinya juga Asma hampir terjatuh namun lagi lagi ia memaksa sadar


Sampai ketiga kalinya, Asma di tangkap oleh Luke dari belakang, Luke memegang bahu Asma yang masih berdiri


Asma merasakan pegangan dari seseorang di bahunya, orang itu tak lain Luke.Asma mencoba tetap berdiri dan tidak jatuh ke tanah karena bisa bisa ia yakin akan di tolong oleh Luke sedangkan Asma tak ingin berurusan dengan Luke


"Lebbay lo, cuma gitu udah ga kuat"






__ADS_1


Like ya guys biar aku makin semangat, walau 1 like dari kalian itu buat aku seneng.......


Share novel ku ke orang terdekat kalian seperti, pacar , kakak, adik, sahabat, teman kelas, teman kerja, ibu, bapak, dan Mantan juga nggak papa kok. Biar aku makin seneng dan semangat berkarya:)


__ADS_2